Sistem CashBack 200%

Sistem CashBack 200%
Musuh yang Sesungguhnya


__ADS_3

Lilit , dan para dewa pelayan waspada saat Dark Dragon turun dari langit ,Mereka mengira jika Dark Dragon akan menyerang.


Tapi Dark Dragon menundukan kepalanya ,dia menurunkan Bela yang sudah terbangun dari istirahatnya.


Bela menyapu pandangannya untuk mencari Brandi , saat dia melihat Brandi yang berdiri disamping Lilit , Bela berteriak " Kakak !!!" Ucap Bela sambil berlari kearah Brandi.


Brandi terkejut , dia tidak percaya jika Bela yang mengendalikan naga tersebut , dia mematung di tempat saat Bela menghampirinya.


Bela memeluk Brandi " Syukurlah kakak tidak kenapa - napa , aku khawatir banget sama kakak " Ucap Bela sambil menitihkan air matanya.


Semua orang tercengang, termasuk Lilit dan yang lainnya , Mereka tidak menyangka jika pengendali Naga tersebut adalah adik Brandi.


Brandi tersadar " Ka..mu.. Be..nar..Be..nar.. Bela ?" tanya Brandi tergagap.


" Kakak jahat ih.. sudah tidak mengenali Bela lagi !" Ucap Bela merengut.


Brandi langsung memeluk erat Bela " Maaf... kakak cuma khawatir sama kamu "


Lilit menghampiri Brandi dan Bela yang sedang berpelukan " Siapa kamu sebenarnya ?" Lilit menegur Bela , pasalnya dia masih belum mengenal Brandi dengan dekat.


Bela melepaskan pelukannya dari Brandi " Aku adiknya kakak Brandi " ucap Bela polos.


Brandi menimpali " Benar Nona , dia adikku "


Lilit menggelengkan kepalanya " tapi ..bagaimana bisa manusia sepertimu mengendalikan Binatang Kayangan ?"


Bela tersenyum " oh ..itu berkat Darksi , dia yang menyuruh aku untuk memanggil teman - temannya "


" Darksi ?" Beo Lilit.


Bela mengangguk " Iya.. nama dia Darksi " Bela menunjuk Dark Dragon.


Lilkt terkejut saat mendengar jika Dark Dragon telah diberi nama , padalnya jika Binatang Kayangan di beri nama oleh Dewa saja dia akan menguras banyak Aura penjinaknya.


Tapi Lilit melihat Bela baik - baik saja ,dia tidak seperti kehabisan Aura ,apa lagi Bela seorang manusia , bagaimana mungkin dia bisa memanggil begitu banyak Binatang Kayangan.


Lilit Mau bicara lagi , tapi Darksi berbicara dengan suara khas Monster yang mengelegar " Nona Bela , di Utara terjadi Fluktasi Energi yang sangat besar , saya rasa di sanalah sumber masalah dari semua ini !"


" Baiklah kita kesana , Lagi pula Monster disini biara di urus Chimera sama Grifon " Saat Bela akan pergi naik Darksi kembali.


Brandi mencekal lengannya " Kakak ikut Bela !" ucap Brandi tegas.


" Kakak istirahat saja dengan yang Lain , aku akan pergi dengan Darksi untuk menyelasaikan masalahinisecepatnya !" Ucap Bela yakin.

__ADS_1


Brandi menggeleng , dia memaksa untuk ikut , pasalnya dia tidak mungkin membiarkan adiknya kenapa - napa.


Padahal tanpa Brandi pun ,Bela bisa melindungi dirinya sendiri , tapi Bela mengerti perasaan Kakaknya , jadi dia memperbolehkan Brandi ikut dengannya.


***


Sementara itu , Leon dan Liya sudah sampai di lokadi gerbang Neraka , mereka berdua sangat terkejut saat melihat gerbang yang sangat besar tersebut terus menerus mengeluarkan Monster.


Leon menggertakan giginya " Brengsek !, makhluk macam apa yang berani membuka gerbang neraka di Bumi !"


Liya menimpali " Apakah ini ada hubungannya dengan Wanita itu Leon ?"


Leon menggelengkan kepalanya " Entahlah , Lebih baik kita urus ini dulu , Liya pinjamkan aku sedikit kekuatanmu !"


Liya mengangguk , dia langsung menyelimuti tubuh Leon dengan Auranya " jangan terlalu memaksakan diri Leon !" ucap Liya tegas.


Seketika Leon langsung membuat segel , dia mengeluarkan lubang hitam lagi tapi sedikit kecil di depan gerbang neraka.


Saat lubang hitam terbuka , semua monster yang muncul langsung terhisap masuk kedalam lubang hitam tersebut.


Gerbang neraka juga perlahan tersedot masuk , tak berselang lama , gerbang hampir masuk sepenuhnya kedalam lubang hitam.


Tapi tiba - tiba...


" Slaassss !


" Duar !


" Duar !


Leon diserang oleh panah cahaya dari atas , untung saja di selimuti oleh Aura Cahaya milik Liya ,jadi dia tertolong , Walau dia sedikit terluka.


Leon dan Liya menatap keatas , terlihat Sarah yang dinselimuti Aura cahaya dengan skala besar ,dia terbang di langit.


" Sarah !!" ucap Leon terkejut.


" Hahahaha.... Akhirnya kamu tiba juga Dewa terbuang !" Lucifer tiba - tiba muncul di samping Sarah bersama Sariel dan Greda.


Liya memapah Leon yang terkena serangan Sarah , dia langsung mencoba untuk memulihkan Leon dengan Auranya.


" Leon , Aura dia mirip dengan Auraku , siapa sebenarnya dia ?" Tanya Liya sambil mengobati luka Leon.


Leon menggeleng " Entahlah... dulu dia mantanku , tapi entah kenapa dia bisa memiliki kekuatan sebesar itu !"

__ADS_1


Leon menatap Sarah tidak percaya , padahal dia manusia biasa , tapi kenapa tiba - tiba Sarah memiliki kekuatan yang sangat besar.


Leon hanya bisa menebak - nebak , jika Sarah juga merupakan Reinkarnasi Dewa , tapi siapa ?, pasalnya waktu pertemuannya dengan Sarah di pernikahan dia juga Sarah belum memiliki kekuatan seperti itu.


" Liya , kita harus lebih hati - hati , orang - orang yang bersama Sarah juga sepertinya bukan orang biasa !"


Liya mengangguk mengerti , dia juga merasakan ketiga orang tersebut memiliki Aura Cahaya , tapi entah kenapa mereka juga diselimuti Aura kebencian yang sangat besar.


Tanpa basa - basi , Sariel dan Greda langsung menyerang Leon dan Liya dengan pedang suci milik mereka masing - masing.


Leon dan Liya yang mengira jika pedang tersebut hanya pedang biasa ,mereka berdua mencoba menahannya dengan Aura mereka.


" Slaasss !!"


Leon terkejut karena pedang tersebut mampu menebas Aura mereka.


Leon yang melihat pedang milik Greda akan mengenai Liya , dia langsung melempar Liya dengan Auranya.


Sementara Leon mencoba menahan pedang Sariel dengan tangan kirinya.


" Craaaattt " Darah segar mengalir dari tangan kiri Leon.


" Leon !" Liya yang tersungkur akibat dilempar oleh Aura Leon , dia sangat khawatir dengan Leon.


Leon menggunakan Auranya untuk menyerang Sariel dan Greda , dua Malikat jatuh itu terbang mundur menjauhi Leon.


" Hoss..Hosss..." Leon terengah - engah , dia menatap dua orang yang tadi menyerangnya.


" Bunuh mereka Sarah !!" Lucifer berteriak.


Sarah mengangguk , dia mengeluarkan panah Cahaya dari Auranya sebesar Gunung.


" Liya !, Lari dari sini !" Teriak Leon ,yang menyadari jika mereka dalam bahaya .


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2