Sistem CashBack 200%

Sistem CashBack 200%
Proyek Besar yang di Rencanakan Leon


__ADS_3

Wesley menyunggingkan Senyum pada keduanya, Karena Wesley tahu siapa mereka berdua.


Marcel adalah anak Edi ,bawahan Drake , sementara Jason sepupunya ,mereka berdua mengenal Wesley karena Mereka pernah di ajak Edi untuk menemui Wesley dan Drake.


Marcel berkata sambil tergagap " Ke..napa a..anda berada disini Tuan Wesley ?"


" Jadi kalian teman Nona Selene ?" Wesley malah balik bertanya.


Marcel dan Jason saling menatap " Nona ?" Sedetik kemudian wajah mereka berubah menjadi jelek, pasalnya jika Selene adalah Majikan Wesley , mereka tidak layak untuk duduk bersama Selene.


Marcel dan Jason seketika langsung berdiri , mereka tidak berani duduk sejajar dengan Selene .


Luna mengerutkan keningnya " Kalian kenapa berdiri ?"


Marcel tersenyum kecut " ah.. kami hanya ingin berdiri "Marcel menyikut Jason.


" Be..benar kata Marcel , kami hanya ingin berdiri " ucap Jason menimpali.


Luna bingung dengan apa yang sebenarnya terjadi , dia memandang Wesley yang berada di belakang Selene ,Karena penasaran siapa orang yang bersama Selene tersebut.


Luna akhirnya bertanya pada Selene " Selene, siapa orang di belakangmu itu ?"


" Dia Paman Wesley, pengawal pribadi ibu Angel , tapi sekarang dia yang menjagaku jika aku pergi keluar " Selene berkata dengan Santai.


" Ibu ??!!!" Marcel dan Jason seketika terkejut.


" Tu..Tunggu dulu Selene , maksud kamu Nona Angel menikah dengan Ayah kamu ?" Tanya Marecel penasaran.

__ADS_1


Selene mengangguk " ya.. baru saja kemarin mereka menikah , bukankah kalian harusnya mendengar tentang pernikahan Ibu Angel jika kalian mengenal paman Wesley ?" ucap Selene santai.


" Haaahhh... !!" Marcel dan Jason terkejut lagi , karena mereka mendengar jika Angel menikah dengan pria seusianya ,bagaimana mungkin Selene adalah anak dari pria tersebut.


Semakin memikirkannya Marcel dan Jason semakin tidak mengerti , karena jika Selene anak dari pria tersebut ,itu srmua di luar nalar mereka.


Luna yang tidak tahu apa yang di bicarakan mereka, dia bertanya " Sebenarnya kalian membahas apa sih ?" tanya Luna penasaran.


" Sudahlah tidak usah membahas hal tersebut , Kalian berdua duduklah , pesan sesuatu , biar aku yang traktir " Selene sengaja mengalihkan pembicaraan.


Marcel dan Jason menatap Wesley yang berdiri di belakang Selene meminta persetujuan , Wesley menganggukan kepalanya. Seketika keduanya langsung duduk kembali.


***


Sementara itu Leon dan Eros yang sudah di Hart Corporation ,dia memasuki ruangan CEO.


Arin dan asistennya sudah menunggu di sana , Leon menghampiri kursi CEO dan mendudukinya , Sementara Eros dengan latuh duduk di sofa ruangan tersebut , pasalnya dia hanya akan mendengarkan pembicaraan ayahnya saja.


" Mereka akan berangkat besok Tuan Leon , saya juga sudah memberitahu Tuan Zendrick jika mereka akan tiba di Rasdale paling lambat Besok sore " jawab Arin.


Leon menganggukan kepalanya " Baguslah , Bagaimana proyek kita di kota Futown ?:


Asisten Arin maju " Tuan Leon semua berjalan lancar, jika tidak ada gangguan yang berarti gedung Hart Corporation akan berdiri paling lambat dua bulan lagi "


Leon terkejut , pasalnya pembangunan gedung Hart Corporation begitu cepat , tapi Leon berusaha tetap tenang agar tidak menurunkan wibawanya.


" Terus , apa ada yang mau kalian laporkan lagi ?" tanya Leon santai.

__ADS_1


Arin buka Suara " Tuan Leon , Hart Corporation berhadil bekerja sama dengan tujuh perusahaan yang bergerak di bidang yang berbeda - beda sesuai kemauan Tuan , kita juga sudah mengakuisisi 60% saham mereka , jadi perusahaan - perusahaan tersebut sudah resmi menjadi perusahaan cabang milik Hart Corporation ".


Leon mengangguk puas " Kerja kalian cukup bagus , Oh ya Arin... Tolong kamu cek beberapa Rumah sakit yang ada provinsi Haringtown, Kalian Cari Rumah sakit yang ada di pelosok jangan di kota besar , aku ingin memberikan sedikit bantuan medis pada kalangan bawah " ucap Leon lembut.


Arin dan Asistennya saling menatap , mereka benar - benar di buat kagum oleh Leon , entah sudah di rencanakan atau belum , yang pasti jika Leon akan menyumbang dana pada rumah sakit pelosok berarti dia orang yang sangat dermawan.


" Tuan Leon , jika saya boleh memberi saran , bukankah kita lebih baik membuat Rumah sakit sendiri ?, dengan begitu kita bisa mengontrol biaya perawatan pasien , obat pasien dan yang lainnya , kita juga bisa menekan harga serendah yang Tuan mau " Ucap Arin memberikan saran.


Leon mengangguk mengerti " Tapi kita perlu waktu untuk membangun sebuah rumah sakit , sementara pasien - pasien kritis dari kalangan bawah terus bertambah jika seperti itu " Leon berkata dengan tidak berdaya.


Arin tersenyum " Tuan tidak perlu khawatir , saya tahu banyak tentang gedung kosong yang bisa kita jadikan Rumah sakit dan hanya perlu di renovasi sedikit saja "


Leon terkejut " Kamu sudah ada rencana ini ?"


Arin menggeleng " tidak Tuan , saya sebenarnya berencana menyarankan Tuan untuk membeli gedung - gedung ini dan merenovasinya untuk di jadikan apartemen , karena tempat -tempat tersebut masih memiliki banyak lahan kosong kita juga bisa membangun Mall ,taman dan yang lainnya , tapi jika Tuan maymu menggunakan untuk Rumah sakit ,itu juga tidak buruk "


" Aku memang tidak salah mempekerjakan kalian , baiklah ,beli gedung - gedung tersebut juga lahan di sekitarnya , dan segera jalankan proyeknya !" Ucap Leon tegas.


Leon mengeluarkan sesuatu dari sakunya " Ambil ini Arin , di dalamnya ada 5 Milyar dolar , jika kurang hubungi aku lagi !" Leon meletakan BlackCard di meja hadapannya.


Arin mengambilnya dengan senang hati ,dia sudah tidak terkejut lagi dengan tindakan Leon , karena dia sudah terbiasa melihat Leon mengeluarkan banyak uang.


Sementara Asisten Arin yang baru melihat , Rahangnya seperti mau jatuh , dia menatap tidak percaya jika Tuannya memberikan Black Card berisi 5 Milyar Dolar pada Arin tanpa khawatir dia akan membawanya kabur .


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2