Sistem CashBack 200%

Sistem CashBack 200%
77. Perubahan Sifat Leon


__ADS_3

Leon dan Rombongan sudah sampai di Vilanya, Laura yang tadinya cemberut, berubah menjadi Sumringah.


" Kakak , apa ini Rumah kakak ?" Tanya Laura Semangat.


Leon hanya mengangguk, Mobil pun Memasuki Gerbang Vila.


saat di depan Vila Mobil Berhenti, Laura turun dengan semangat.


" Jin , Perketat penjagaan, aku tidak Mau kejadian ini sampai terulang lagi , paham !!" Nada bicara Leon tidak seperti biasanya, dia terlihat lebih dingin.


" Baik Tuan Leon !" ucap jin tegas.


Leon kemudian Turun dari Mobil , Jin dan Wesley saling pandang saat Tuannya sudah Beberapa langkah dari mobil.


" Tuan Jin ...?" Wesley bertanya dengan tidak percaya.


Jin mengangguk " Sepertinya Tuan Leon telah Berubah !"


Jin dan Wesley melihat sorot Mata Leon yang tidak seperti biasanya, Tatapannya seperti seperti seorang yang telah melewati banyak penderitaan, Tajam dan tak goyah.


Angel yang sudah di beritahu Wesley ,jika Adik Leon di culik , dia sudah menunggu di depan pintu , untuk menyambut Leon dan adiknya.


" Leon, kamu tidak apa - apakan ?" Tanya Angel khawatir.


Laura yang ada di samping Leon bertanya " Kakak, dia pacar kakak ?" Tanya Laura Polos.


" Bukan , Ayo masuk !" Leon tidak menggubris Angel, Laura mengangguk dia mengikuti Leon yang berjalan di depan.


Hati Angel terasa sakit , saat Leon mengatakan jika dia bukan pacarnya, tapi memang kenyataannya seperti itu, jadi Angel Mencoba untuk bersabar.


Angel Menghirup napas dalam - dalam kemudian mengeluarkannya " Sabar Angel, mungkin Leon sedang Marah " Gumam Angel menghibur dirinya Sendiri.

__ADS_1


Angel kemudian Masuk ke Vila mengejar Leon dan Laura.


di dalam Vila , Laura yang melihat kedua orang tuanya ,langsung menghambur ke arah Mereka " Ayah , Ibu ..., Hiks..Hiks.." Laura menangis di pelukan ibunya.


Frista Memeluk anaknya " Hei, kamu kenapa sayang ?" tanya Frista pada Laura.


Leon kemudian Menjawab " Dia tidak apa - apa bu, mungkin Laura sangat senang karena akan tinggal Di rumah besar ini !" Ucap Leon datar.


Frista mengerutkan Keningnya , Dia kemudian bertanya pada Laura Lagi " apakah benar sayang ?"


Laura menatap Leon , tapi Leon hanya menggendikan bahu , Laura tahu jika Leon tidak ingin orang tuanya Khawatir jadi dia berbohong " Kakak benar Bu, aku terlalu senang " ucap Laura memaksakan sebuah senyum.


" Kalian bersiap - siaplah , Kita akan pergi kesuatu tempat untuk Membeli keperluan Kalian , Aku menunggu di Luar !" Leon langsung bangkit dari duduknya dan langsung Keluar.


Angel yang dari tadi melihat sifat Leon yang sedikit Aneh pergi mengikutinya.


saat sampai di Luar , Angel Menarik tangan Leon " Leon !, Kamu kenapa sih ?, tiba - tiba berubah kayak gini ?" Angel bertanya dengan Nada tinggi.


Dunia Angel seakan runtuh , saat mendengar ucapan Leon , dia tidak menyangka jika Leon akan berubah hanya dengan semalam.


" Leon !!, apa maksudmu ?!" Angel Masih ingin meminta penjelasan Lebih.


Leon menatap Angel dengan tajam " Apa masih kurang jelas Angel ?, Jangan ganggu aku lagi , Kamu juga lebih baik jangan tinggal di rumah ini Lagi !" Leon kemudian langsung pergi meninggalkan Angel yang terdiam terpaku sendirian.


Dalam langkahnya Leon membatin " Maaf Angel, aku tidak ingin kamu terseret dalam masalahku , aku takut tidak bisa melindungi kamu karena aku harus menjaga keluargaku sendiri !"


Leon kemudian memanggil Jin , dia menyuruh Jin agar Menyiapkan Mobil untuk keluarganya .


Karena tidak ada Brandi jadi Jin yang menggantikan tugas Brandi , Jin juga tidak keberatan ,Karena dia sudah bertekad akan terus di samping Leon.


Leon menelpon Rosalin , saat Panggilannya di angkat , Leon langsung ke intinya " Rosalin , carikan aku Helikopter terbaik, dan kirim ke Sekolah Beladiri !" Rosalin belum menjawab , Leon langsung mematikan ponselnya.

__ADS_1


Leon Mentransfer uang 500 juta dolar pada Rosalin, Karena dia pernah membaca di sebuah situs Web jika Helikopter berharga ratusan juta dolar.


Bukan tanpa Alasan Leon membeli Helikopter, Karena dia butuh untuk Bolak - balik dari provinsi Brenton ke provinsi Marhaz, Karena mau bagaimanapun dia harus melihat sendiri bagaiman Adrax Capital yang sekarang menjadi miliknya.


di tempat Rosalin, dia sudah tidak heran dengan Bosnya yang sudah Biasa memberi perintah mendadak. orang kaya mah bebas.


tapi dia terkejut saat Leon mentranfer uang 500 juta dolar padanya " I..ini ,astaga " Rosalin tidak bisa berkata - kata saat melihat saldo di akun bank nya.


Tapi Roaslin mencoba untuk tetap tenang , Karena bukan cuma kali ini dia di kagetkan dengan Kekayaan Leon.


Sementara Angel Ambruk di lantai, Air matanya mengalir deras , dia sangat syok dengan ucapan Leon.


Wesley langsung memapah Nonanya agar berdiri " Nona Angel, Lebih baik anda Turuti saja kemauan Tuan Leon dulu "


" Tapi paman Wesley .." Angel tidak rela jika harus berpisah dengan Leon.


" Percayalah Nona , Tuan Leon melakukan ini pasti bukan tanpa Alasan !" Wesley menghibur Angel. Karena Wesley sudah di beritahu Jin, jika musuh Leon bukan orang sembarangan.


Angel mengangguk. dia kemudian meninggalkan Vila tersebut dan kembali ke rumahnya dengan Wesley.


Leon yang melihat kepergian Angel , Pura - pura Acuh ketika Angel menatapnya dari jendela mobil.


Kedua orang Tua Leon dan adiknya keluar dari Vila, dengan memakai baju terbaik mereka , Leon yang melihat baju kedua orang tuanya sangat miris.


Pasalnya walaupun baju itu terbaik, tapi baju tersebut hanya berharga puluhan dolar saja, berbeda dengan baju Leon yang mencapai Ratusan dolar per potongnya.


Karena Jin tidak biasa menyetir, dia memperintahkan anak buahnya untuk menyetir, dia duduk di sebelah Sopir menjaga orang Tua Leon.


Sementara Leon dan Laura menggunakan mobil satunya Lagi.


Jin juga mengintruksikan para Asasin untum mengikuti Mereka , untuk berjaga - jaga, agar tidak terjadi hal yang membahayakan keluarga Tuannya.

__ADS_1


Mereka semua berangkat menuju Mall Terbesar di Kota Siegel , Luxury Mall yang merupakan Mall Milik Shayne Grup.


__ADS_2