
Setelah melihat - lihat mobil tersebut, Eros menyunggingkan sebuah senyum pada Angel dan Karina , dia kemudian berkata dengan santainya " Aku mau yang ini "
Staf pameran Mobil langsung menghampiri Eros , dia tersenyum " Pilihan yang bagus Tuan , Mobil ini memang sangat cocok untuk pria Tampan seperti Tuan " Staf pameran Mobil berkata dengan Centil.
Eros yang tidak tahu jika Wanita didepannya Seorang staf , dia dengan reflek bertanya " siapa kamu , tiba - tiba nyamber aja kaya petir !" ucap Eros acuh.
Staf Wanita mengerutkan keningnya , tapi dia mencoba untuk tetap sabar menghadapi Eros " perkenalkan Tuan , Saya Meri salah satu staf di sini " Ucap Meri seramah mungkin.
" siapa yang tanya nama kamu " Eros mendengus , dia meninggalkan Meri dan menghampiri Angel dan Karina.
Meri tertegun, dia terlihat seperti orang bodoh , Karena biasanya banyak pelanggan Pria yang menggodanya , tapi Eros malah mengabaikannya.
Sebenarnya Meri cukup cantik untuk kalangan Wanita di Bumi , dia juga memiliki perawakan yang ideal, tapi sayangnya Eros tidak tertarik sama sekali dengan Meri .
bagaimana mau tertarik ,sedangkan hari - hari Eros selalu melihat Dewi - Dewi Cantik di kayangan, pasalnya Kecantikan Meri tidak ada apa - apanya juka dibandingkan Dewi kayangan, jangankan Dewi kayangan denfan Homusubi saja yang notebenya pelayan masih lebih Cantik Homusubi.
Saat Eros berjalan kearah Angel, Karina dan Selene, Meri langsung tersenyum Pait " pantas saja dia tidak tertarik denganku " Batin Meri.
" Aku mau mobil yang itu boleh B..B..Bu " Eros memaksakan memanggil Angel dan Karina ibu, sebenarnya dia sedikit enggan, tapi mengingat jika Ayahnya menyuruh dia untuk mengikuti aturannya di Bumi, jadi dia mau tidak mau harus menyesuaikan diri seperti Selene.
Angel dan Karina saling Menatap, mereka merasa salah dengar ucapan Eros, pasalnya baru kali ini Eros memanggil mereka ibu.
Angel langsung bertanya " tadi kamu bilang apa ?"
" aku mau mobil itu " Eros membuang mukanya.
__ADS_1
" Bukan itu, setelahnya " Karina juga ikut bersemangat.
Eros berdecak " Ck ' aku cuma bilang itu saja " Eros masih mencoba menghindar.
Tapu Angel tidak kehilangan akal, dia menggoda Eros " oh..ya sudah , berarti tidak usah beli mobil, ayo pergi dari sini "
Eros mulai panik , pasalnya dia sudah diajari jika membeli sesuatu harus pakai uang , sementara dia tidak memiliki uang sepeserpun, jika dia menggunakan kekuatannya untuk mengambil mobil tersebut dengan paksa , dia yakin jika Leon akan langsung mengusirnya.
Eros akhirnya menyerah, Saat Angel berbalik Mau pergi , Eros berkata " Tunggu , Ibu aku mohon belikan aku mobil itu yah " Mata Eros terlihat memelas seperti anak TK yang meminta di belikan mainan.
Selene terkikik geli melihat tingkah laku kakaknya " Hihihi... Kakak lihat dirimu , Jika ibun..."
Eros langsung mendekap Mulut adiknya " Jangan bicara yang tidak - tidak, lagi pula mereka juga calon ibu kita kan " Eros melepaskan tangannya dari mulut Selene.
" iya..,iya ..deh ,terserah kakak aja " ucap Selene santai.
" Baik Nona !, tolong tunggu sebentar !" Staf langsung bergegas memproses pembayaran, Sementara Karina juga membayar tiga ponsel untuk Eros, Selene dan Homusubi yang tidak memiliki ponsel.
Homusubi terlihat sangat senang , pasalnya dia juga ingin memiliki ponsel, tapi dia tidak berani untuk meminta , Karena di kayangan Pelayan tidak ada yang pernah meminta sesuatu pada Tuannya, Kecuali Tuannya yang memberi.
Di tempat Leo , Sistem berbunyi dua kali, setelah pembayarn Ponsel dan Mobil telah selesai, Karena Angel dan Karina membeli dengan Black Card yang diberikan oleh Leon.
[ **Selamat anda telah membelanjakan 4.500 dolar . anda akan mendapatkan Cashback 200% sebesar 9000 dolar .uang telah di kreditkan ke akun Bank anda .]
[ Selamat anda telah membelanjakan 18 juta dolar. anda akan mendapatkan Cashback 200% sebesar 36 juta dolar. uang telah di kreditkan ke akun Bank anda** ]
__ADS_1
Leon yang sedang melihat - lihat berkas perusahaan mengerutkan keningnya , Karena tiba - tiba sistem berbunyi.
" Apa Angel dan Karina sedang berbelanja ?, tapu mereka beli apa sampai 18 juta dolar ?" gumam Leon bertanya - tanya apa yang di beli Angel dan Karina.
Tapi Leon tidak memeperdulikannya, toh semakin mereka menghabiskan uangnya , maka hal tersebut semakin Baik , Karena dia tidak perlu repot - repot untuk menghabiskan uang sendiri.
Kembali ke tempat Eros dan yang Lainnya.
Setelah pembayaran dan berkas - berkas selesai di urus, Angel bertanya pada Selene dan Eros " Kalian mau kemana lagi ?"
" Tunggu Bu !, Mobilnya kok di tinggal ?" tanya Eros polos sambil sedikit Marah.
Karina tersenyum " Mobilnya nanti di kirim ke rumah , lagi pula kamu juga belum bisa banget mengemudi , jadi lebih baik langsung dikirim ke rumah saja " Ucap Karina Lembut.
Eros mendesah Kesal " Tapi.. kan..."
" Kakak !, jangan kayak anak kecil kenapa , jangan bikin repot Ibu " Selene menegur kakaknya.
Eros langsung menundukan kepalanya , dia kesal tapi tidak berani menentang adiknya , bukannya Eros takut hanya saja Eros tidak mau bertengkar denga saudarinya tersebut.
Angel mencoba menghibur Eros " kamu tenang saja , aku sudah meminta untuk di kirim segera , jadi saat kita pulang nanti Mobilnya sudah ada di rumah "
Benar saja Eros langsung sumringah " Benarkah ?, Terimakasih Ibu "
Angel dan Karina sebenarnya merasa sedikit aneh dipanggil ibu oleh orang yang sepantaran dengannya, tapi Mereka juga tahu harus segera membiasakannya , Karena mau bagaimanapun Eros dan Selene anak Leon.
__ADS_1
..