
Sarah menyerang kembali , tapi sebelum dia menyerang phoenix menembakan bola - bola api padanya , walau Sarah tidak terkena efek tersebut tapi setidaknya bisa menghambat Sarah untuk melakukan serangan.
Lucifer ,Sariel dan greda yang melihat hal itu tidak tinggal diam , mereka mulai menyerang Phoenix .
Saat kekuatan mereka akan menuju phoenix ,Mikhael dan Uril datang menahan serangan tersebut.
" Duaarrr !"
Setelah kepulan asap menghilang , terlihat sosok Mikhael dan Uril yang membuat perisai di depan phoenix.
Lucifer menggertakan giginya " Mikhael !!!" raung Lucifer.
Mikhael hanya tersenyum " lama tidak bertemu Lucifer " ucap Mikhael santai.
Leon dan yang lain menatap dua malaikat surga tersebut , mereka sekarang mengerti siapa yang sedang mereka lawan.
Sementara Mikhael dan Uriel melawan Lucifer ,Sariel dan Greda , Leon fokus untuk melawan Sarah yang terlihat semakin marah.
Leon menatap Niks " Niks kamu bias memanggil Dark Dragon kemari ?" tanya Leon serius.
Nuks menggeleng " Aura saya sudah di ambang batas Tuan , saya hanya bisa memanggil mereka berdua " jawab Niks sendu.
Leon mengangguk mengerti pasalnya Niks memamng terlihat sudah sangat kelelahan ,jika dia memaksa menggunakan Aura terakhirnya dia mungkin akan Mati ditempat.
Leon menepuk bahu Niks " Kamu mundur dulu !" ucap Leon tegas.
Niks mengangguk mengerti , karena dia tahu jika Aura Leon sudah sedikit pulih " Liya Ayok !!"
Liya mengangguk , Leon membungkus Liya dengan Auranya dan terbang di hadapan Sarah.
Leon berpikir jika Sarah sedang tidak fokus , jadi dia ingin menyegel Sarah sekarang .
Tapi sayangnya sarah mengetahui hal itu , dia menembakan Cahaya - cahaya kecil seperti jarum kearah Leon dan Sarah.
" Sial !!, bagaimana mungkin ini terjadi !!" gerutu Leon yang tidak siap menerima serangan tersebut.
Liya langdung menggunakan Aura cahayanya dan Melindungi Leon dan dirinya sendiri.
__ADS_1
" Hati - Hati Leon !" teriak Liya yang berada di belakang Leon.
" Cuub
" Cuub
" Cuub
Ratusan tembakan jarum cahaya tersebut terus menyerang Leon dan Liya , Phoenix menembakan Bola Api yang sangat besar , berharap dia bisa mengalihkan perhatian Sarah.
Sarah menahan Serangan tersebut dengan sangat mudah menggunaka perisai cahanya.
Leon mulai teringat kekuatan Sarah mirip dengan Theia " Liya kamu kekuatannya mirip denganmu , apa ada kelemahan yang dia miliki ?" tanya Leon berharap.
Liya menghela napas " Bukankah kamu sudah tahu kelemahannya ?"
Leon mengernyitkan dahi , dia benar - benar tidak tahu kelemahan Liya selama ini , mungkin Liya hanya salah sangka saja.
Liya yang masih melihat Leon terdiam ,dia menggertakan giginya " Apa kamu lupa kejadian di Lembah kegelapan eaktu aku pertama kali bertemu denganmu lagi !!" ucap Liya kesal.
Leon terkejut saat mendengar hal itu , karena kejadian tersebut merupakan kejadian yang sangat intim untuk mereka berdua.
Saat Leon baru mengerti dan meneoleh ke arah Sarah , Ribuan Panah Cahaya di tembakan Oleh Sarah .
Tentu saja Leon dan Liya panik , Leon menggertakan giginya " tangkap dia !"
" Eh.. Leon apa yang ka....., Arghhhhhh !!!!" Liya di lepaskan dari balutan Aura Leon , dia terjatuh ke bawah.
" Buuggg !!" Seekor Naga menangkap Liya .
" Brandi !" Ucap Liya kaget.
Brandi tersenyum." Salam Nyonya , Maaf kami telat !"
Liya menggelengkan kepalanya , karena dia merasa jika Brandi tidak telat sama sekali , pasalnya jika Brandi tidak datang ketempat tersebut tepat waktu , mungkin Liya sudah patah tulang karena jatuh dari ketinggian.
" Liya !!, Bersiaplah !" Teriak Leon yang sedang menuju kearah Sarah dengan Kecepatan penuh.
__ADS_1
" Wuuuzzzzzz !"
" Klaapppp !" Leon memeluk Sarah , Phoenix yang tadi menembaki Liya berhenti.
Leon menatap Sarah dengan seksama , Lein melihat jika Sarah ternyata di kendalikan " Sarah bangunlah !" Ucap Leon sambil perlahan menyerap Aura Cahaya milik Sarah.
Ribuan panah yang tadi bermunculan ,perlahan menghilang satu persatu , Sarah meronta - ronta karena Auranya diserap Leon ,tapi Leon membungkusnya dengan Aura kegelapan miliknya.
Sarah mulai menemukan kesadarannya ,dia dengan samar memanggil nama Leon " Leon...."
Leon terus menyerap Aura Sarah , tapi Aura Sarah terlalu banyak , sementara tubuhnya sekarang hanya manusia biasa " Liya sekarang !"
Liya mengangguk , dia menyuruh Bela untuk mendekati Leon " Darksi terbang keaatas !" Perintah Bela pada Dark Dragon.
" Baik Nona !" Darksi langsung menghampiri Leon.
Setelah mereka sampai di dekat Leon, Liya langsung membuat segel .
Lucifer yang melihat itu langsung menerjang ke arah Leon , Tapi Bela dan Brandi mencoba menghalangi " Darksi !!"
" Baik Nona !" Darksi menembakan bola - bola apai pada Lucifer ,membuattnya tidak bisa menghampiri Leon.
" Sial !!, minggir kalian !!" Lucifer meraung marah.
Tapi Brandi dan Bela tidak menggubrisnya , mereka berdua tetap menyerang Lucifer dengan kemampuan Mereka.
Segel Mutlak mulai tercipta , Liya dan Leon mulai mengalirkan Auranya pada segel tersebut.
Sarah terlihat sudah setengah sadar , dia tersenyum penuh arti di hadapan Leon , tapi Air matanya mengalir " Aku mencintaimu Leon " Ucap Sarah Lirih.
" Cup " Bibir sarah bertautan dengan Bibir Leon , Lterkejut dengan tindakan Sarah , tapi dengan Seperti Itu , Leon dan Liya bisa menyegel Sarah dengan Mudah , karena Sarah sudah tidak melawan sama sekali.
.
.
.
__ADS_1
.