Sistem CashBack 200%

Sistem CashBack 200%
Segel Mutlak


__ADS_3

Sarah menyerang kembali , tapi sebelum dia menyerang phoenix menembakan bola - bola api padanya , walau Sarah tidak terkena efek tersebut tapi setidaknya bisa menghambat Sarah untuk melakukan serangan.


Lucifer ,Sariel dan greda yang melihat hal itu tidak tinggal diam , mereka mulai menyerang Phoenix .


Saat kekuatan mereka akan menuju phoenix ,Mikhael dan Uril datang menahan serangan tersebut.


" Duaarrr !"


Setelah kepulan asap menghilang , terlihat sosok Mikhael dan Uril yang membuat perisai di depan phoenix.


Lucifer menggertakan giginya " Mikhael !!!" raung Lucifer.


Mikhael hanya tersenyum " lama tidak bertemu Lucifer " ucap Mikhael santai.


Leon dan yang lain menatap dua malaikat surga tersebut , mereka sekarang mengerti siapa yang sedang mereka lawan.


Sementara Mikhael dan Uriel melawan Lucifer ,Sariel dan Greda , Leon fokus untuk melawan Sarah yang terlihat semakin marah.


Leon menatap Niks " Niks kamu bias memanggil Dark Dragon kemari ?" tanya Leon serius.


Nuks menggeleng " Aura saya sudah di ambang batas Tuan , saya hanya bisa memanggil mereka berdua " jawab Niks sendu.


Leon mengangguk mengerti pasalnya Niks memamng terlihat sudah sangat kelelahan ,jika dia memaksa menggunakan Aura terakhirnya dia mungkin akan Mati ditempat.


Leon menepuk bahu Niks " Kamu mundur dulu !" ucap Leon tegas.


Niks mengangguk mengerti , karena dia tahu jika Aura Leon sudah sedikit pulih " Liya Ayok !!"


Liya mengangguk , Leon membungkus Liya dengan Auranya dan terbang di hadapan Sarah.


Leon berpikir jika Sarah sedang tidak fokus , jadi dia ingin menyegel Sarah sekarang .


Tapi sayangnya sarah mengetahui hal itu , dia menembakan Cahaya - cahaya kecil seperti jarum kearah Leon dan Sarah.


" Sial !!, bagaimana mungkin ini terjadi !!" gerutu Leon yang tidak siap menerima serangan tersebut.


Liya langdung menggunakan Aura cahayanya dan Melindungi Leon dan dirinya sendiri.

__ADS_1


" Hati - Hati Leon !" teriak Liya yang berada di belakang Leon.


" Cuub


" Cuub


" Cuub


Ratusan tembakan jarum cahaya tersebut terus menyerang Leon dan Liya , Phoenix menembakan Bola Api yang sangat besar , berharap dia bisa mengalihkan perhatian Sarah.


Sarah menahan Serangan tersebut dengan sangat mudah menggunaka perisai cahanya.


Leon mulai teringat kekuatan Sarah mirip dengan Theia " Liya kamu kekuatannya mirip denganmu , apa ada kelemahan yang dia miliki ?" tanya Leon berharap.


Liya menghela napas " Bukankah kamu sudah tahu kelemahannya ?"


Leon mengernyitkan dahi , dia benar - benar tidak tahu kelemahan Liya selama ini , mungkin Liya hanya salah sangka saja.


Liya yang masih melihat Leon terdiam ,dia menggertakan giginya " Apa kamu lupa kejadian di Lembah kegelapan eaktu aku pertama kali bertemu denganmu lagi !!" ucap Liya kesal.


Leon terkejut saat mendengar hal itu , karena kejadian tersebut merupakan kejadian yang sangat intim untuk mereka berdua.


Saat Leon baru mengerti dan meneoleh ke arah Sarah , Ribuan Panah Cahaya di tembakan Oleh Sarah .


Tentu saja Leon dan Liya panik , Leon menggertakan giginya " tangkap dia !"


" Eh.. Leon apa yang ka....., Arghhhhhh !!!!" Liya di lepaskan dari balutan Aura Leon , dia terjatuh ke bawah.


" Buuggg !!" Seekor Naga menangkap Liya .


" Brandi !" Ucap Liya kaget.


Brandi tersenyum." Salam Nyonya , Maaf kami telat !"


Liya menggelengkan kepalanya , karena dia merasa jika Brandi tidak telat sama sekali , pasalnya jika Brandi tidak datang ketempat tersebut tepat waktu , mungkin Liya sudah patah tulang karena jatuh dari ketinggian.


" Liya !!, Bersiaplah !" Teriak Leon yang sedang menuju kearah Sarah dengan Kecepatan penuh.

__ADS_1


" Wuuuzzzzzz !"


" Klaapppp !" Leon memeluk Sarah , Phoenix yang tadi menembaki Liya berhenti.


Leon menatap Sarah dengan seksama , Lein melihat jika Sarah ternyata di kendalikan " Sarah bangunlah !" Ucap Leon sambil perlahan menyerap Aura Cahaya milik Sarah.


Ribuan panah yang tadi bermunculan ,perlahan menghilang satu persatu , Sarah meronta - ronta karena Auranya diserap Leon ,tapi Leon membungkusnya dengan Aura kegelapan miliknya.


Sarah mulai menemukan kesadarannya ,dia dengan samar memanggil nama Leon " Leon...."


Leon terus menyerap Aura Sarah , tapi Aura Sarah terlalu banyak , sementara tubuhnya sekarang hanya manusia biasa " Liya sekarang !"


Liya mengangguk , dia menyuruh Bela untuk mendekati Leon " Darksi terbang keaatas !" Perintah Bela pada Dark Dragon.


" Baik Nona !" Darksi langsung menghampiri Leon.


Setelah mereka sampai di dekat Leon, Liya langsung membuat segel .


Lucifer yang melihat itu langsung menerjang ke arah Leon , Tapi Bela dan Brandi mencoba menghalangi " Darksi !!"


" Baik Nona !" Darksi menembakan bola - bola apai pada Lucifer ,membuattnya tidak bisa menghampiri Leon.


" Sial !!, minggir kalian !!" Lucifer meraung marah.


Tapi Brandi dan Bela tidak menggubrisnya , mereka berdua tetap menyerang Lucifer dengan kemampuan Mereka.


Segel Mutlak mulai tercipta , Liya dan Leon mulai mengalirkan Auranya pada segel tersebut.


Sarah terlihat sudah setengah sadar , dia tersenyum penuh arti di hadapan Leon , tapi Air matanya mengalir " Aku mencintaimu Leon " Ucap Sarah Lirih.


" Cup " Bibir sarah bertautan dengan Bibir Leon , Lterkejut dengan tindakan Sarah , tapi dengan Seperti Itu , Leon dan Liya bisa menyegel Sarah dengan Mudah , karena Sarah sudah tidak melawan sama sekali.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2