Stuck With New Employe

Stuck With New Employe
Bab. 15


__ADS_3

" Lokasinya tidak jauh dari apartemen Ku, karena waktu itu Aku sedang ada janji dengan teman lama Ku yang baru kembali ke sini setelah lama berada di LN. Kami berencana makan bersama di salah satu restoran di sana. Suasana di restoran waktu itu cukup ramai, karena pada saat itu bertepatan dengan weekend. Dan begitu Aku ingin masuk, tiba-tiba ada seorang gadis mabuk, yang menabrak Ku. Awalnya Aku mengabaikannya, namun karena dia mabuk, dia terus menyalahkan Ku dan memaksa Ku untuk meminta maaf." Cerita Adit seolah bernostalgia dengan kejadian waktu itu.


" Aku tidak akan menjelaskan secara rinci kejadian itu pada kalian, karena itu akan sangat panjang nantinya. Pada intinya semua kejadian itu berawal di restoran itu, dan itupun tidak disengaja. " lanjutnya


" Apakah tidak ada orang yang melihat kejadian itu tuan Adit? Bukankan keadaan restoran cukup ramai seperti yang tuan katakan tadi? mustahil bukan jika tidak ada seorang pun yang melihatnya. " Tanya salah satu wartawan.


" Ya kau benar, suasana waktu itu memang cukup ramai karena weekend, tapi berbeda dengan suasana di luar restoran yang begitu senggang waktu itu. Dan untuk pertanyaan itu, Aku hanya bisa menjawab, Aku juga bingung dengan itu, karena pada kenyataannya memang tidak ada seorang pun di luar restoran kecuali gadis itu, mungkin saja mereka sibuk menikmati makanan mereka atau sesuatu yang lain... ya, mungkin seperti itu. "


" Lalu apa benar anda membawa gadis itu ke hotel? " Tanya mereka lagi.


" Aku membawanya ke hotel, karena tidak ada pilihan lain lagi. Aku tidak mengenal siapa dia, dan tidak tau harus membawanya kemana, karena waktu itu gadis itu pingsan akibat mabuk berat. Aku hanya menolongnya, dan itu justru menjadi bumerang untuk Ku. Seseorang dengan sengaja mengambil kesempatan dengan membuat Ku seolah melakukan hal tidak baik pada gadis itu." Geram Adit begitu mengingat kejadian yang membuatnya harus terlibat skandal karena kelakukan orang bejat yang dipastikan adalah musuhnya.


" Untuk hal itu Aku memiliki bukti rekaman cctv yang ada di hotel itu. Aku juga meminta pada resepsionis yang melayani Ku waktu itu untuk memberikan keterangan atas kejadian yang sebenarnya. " Lanjut Adit.


Bukti-bukti itu pun ditampilkan di layar. Mulai dari bukti cctv di hotel, hingga rekaman video seorang resepsionis yang melayani Adit waktu check-in di hotel dengan menerangkan kejadian yang sebenarnya.


" Apakah video ini nyata tuan? dan apakah tidak ada unsur pemaksaan di dalamnya terhadap resepsionis itu? " Tanya mereka lagi kini seolah menekan Adit.


" Aku sudah menduga kalian akan melontarkan pertanyaan ini. Aku yakin kalian tidak akan semudah itu untuk percaya, maka dari itu Aku sudah mendatangkan langsung resepsionis itu ke sini, dan jika kalian masih mengira jika Aku memaksa dia untuk datang ke sini sebagai saksi, maka itu sudah menjadi urusan kalian. Percaya atau tidak, Aku hanya berusaha mengumpulkan bukti untuk mendapat keadilan! " Tegas Adit, berusaha keluar dari tekanan.


Semua orang yang ada di sana mulai berbisik-bisik, mempertanyakan kebenaran dari bukti-bukti yang Adit tampilkan. Mereka masih berpikir jika Adit melakukan manipulasi pada bukti bukti itu, melakukan pemaksaan pada seorang resepsionis hingga bersedia untuk menjadi saksi.


Sementara Adit, berusaha bersikap tenang, meskipun sebenarnya dirinya begitu cemas, sampai suara yang begitu dikenalnya masuk dan membuatnya terkejut.


" Apa yang dikatakannya benar!! " Teriak seseorang yang tengah berdiri di depan pintu.

__ADS_1


Semua orang langsung menoleh ke asal suara, yang yang ternyata adalah Feri sang papa.. Seolah tidak peduli dengan tatapan semua orang padanya, Feri langsung masuk dan menghampiri putranya yang menatapnya bingung.


Begitu berada di samping Adit, tuan Feri langsung mengambil alih pembicaraan Adit yang belum selesai. Dia tidak peduli dengan tatapan putranya yang meminta penjelasan padanya, karena untuk saat ini, itu tidaklah penting, dia akan menjelaskannya nanti begitu konferensi ini selesai.


" Apa yang dikatakan putraku semuanya benar! Aku mengatakan ini bukan berarti aku tengah membelanya karena dia putraku. Aku mengatakan ini bukan tanpa alasan, karena aku sendiripun sudah menyelidiki kebenarannya, dan selama penyelidikan itu, Aku bisa menyimpulkan, jika putraku memang tidak bersalah. " Terang tuan Feri membela Adit.


" Jika kalian menganggap Ku melakukan ini karena membelanya, maka silahkan. Sekarang Aku ingin bertanya pada kalian, apakah salah jika seorang ayah ingin melindungi anaknya? Perlu kalian ketahui, Aku bukanlah ayah yang baik selama ini baginya. Aku terlalu egois untuk disebut sebagai ayah untuknya. Selama ini, Aku membiarkan putra Ku sendiri seolah tidak memiliki orang tua di kehidupannya, dan itu karena keegoisan kami sebagai orang tua. Tapi sekarang Aku sadar, hati dan pikiran Ku terpukul begitu mendengar perkataan istri Ku. perkataan yang akhirnya membuat Ku menyadari semuanya, dan sekarang, Aku akan melindungi putra Ku! " Ujar papa Adit, dengan menahan tangis yang hampir luruh begitu mengingat semua kelakuannya pada Adit.


Adit yang mendengar itu tentu merasa terkejut tidak percaya bahwa papanya akan melakukan hal yang menurutnya tidak mungkin untuk dilakukan oleh seorang Feri Bagaskara, dan semua itu kini terjadi didepan matanya, dan dihadapan awak media yang sedang menyiarkannya secara langsung


Dalam sekejap suasana menjadi melow dan penuh haru, namun suasana itu hancur begitu pertanyaan terlontar kembali kini dari salah satu petinggi yang sepertinya tidak terprovokasi oleh keadaan.


" Tuan Adit, dimana gadis itu sekarang? apa anda sengaja ingin menyembunyikan gadis itu pada kami, karena dia karyawan anda?" Pertanyaan yang bermaksud menjatuhkan Adit sengaja dilontarkan oleh Doni.


Mendengar itu suasana penuh haru mendadak berubah bising, dan pertanyaan yang sama kini terlontar dari semua orang yang berada di sana yang begitu penasaran dengan sosok gadis itu.


Sebentar lagi... sebentar lagi fakta tentang dirinya akan terbongkar, dan Key yakin semua orang akan mempertanyakan ini padanya nanti. Tapi Key tidak memiliki pilihan lain saat ini, ia harus menerima itu demi hubungannya bersama mamanya. Key tidak peduli lagi tanggapan orang padanya nanti, yang ia pedulikan saat ini hanyalah tanggapan mamanya padanya.


" Orang itu! " Geram Dika begitu melihat Doni yang dengan sengaja melontarkan kata kata itu. Dika hendak beranjak dari sana dan ingin menghampiri Doni lalu merobek mulut Doni. Namun dirinya ditahan oleh bosnya yang mengetahui niatnya yang ingin menghampiri Doni.


Adit hanya tidak ingin suasana semakin runyam, jika ia membiarkan asistennya itu melakukan rencananya. Sekarang yang dilakukannya hanya perlu melawannya tanpa halus tanpa emosi.


" Doni, jaga bicaramu! Adit tidak mungkin melakukan itu!" Teriak tuan Feri tidak terima putranya difitnah tanpa alasan.


Adit kemudian bangun dari duduknya, dan memegang tangan papanya seolah menyuruh papanya untuk tenang. Dan untungnya papanya mengerti akan maksudnya itu, memilih tidak melanjutkan amarahnya pada Doni.

__ADS_1


" Sepertinya anda begitu penasaran dengan gadis itu tuan Doni! " Ucap Adit dengan seringaian kecil di bibirnya.


" Baiklah, saya akan membawa gadis itu ke sini! " Tukas Adit dan langsung beranjak dari tempatnya menghampiri Key, yang sudah mematung di tempatnya.


Tanpa sepatah katapun, Adit langsung menggandeng tangan Key untuk mengikutinya. Key pun hanya bisa pasrah mengikuti Adit yang membawanya ke depan.


" Kau tidak perlu takut, kau hanya perlu mengikuti apa yang Ku katakan, Kau mengerti?! " Bisik Adit di telinga Key.


Key mengangguk takut. " Ba-baik tuan. "


" Bagus, sekarang perkenalkan dirimu dulu!" Suruh Adit, dan langsung dikerjakan oleh Key.


" Se-selamat siang... Sa-saya Keysha Aileen Nathania, karyawan Bagaskara corp, dan gadis yang bersama pak Adit di foto itu " Tutur Key pasrah tanpa ingin melihat awak media yang kini merekamnya.


Rasanya Key begitu lemas dan ingin pingsan, di depan, tapi Key berusaha menahan itu semua, demi mamanya.


TBC


*


*


*


HAPPY READING😘 SEMOGA SUKA

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya ya temen-temen🙏😊😘


Lope.you all❤️


__ADS_2