
" Ehem!! "
" Su-suara itu .... " Batin Key ketar-ketir.
Jantung Key terasa berhenti berdetak, acara mondar-mandirnya turut terhenti, begitu mendengar suara yang tidak asing lagi di pendengarannya. Perlahan Key memberanikan diri membalikkan badan dengan rasa takut yang menguasainya.
" Ya Tuhan selamatkan aku!! " Batin Key menjerit takut. Hingga mengurungkan niatnya membalikkan badan karena takut.
" Ehem!! " Untuk kedua kalinya Adit berdehem dan tetap diabaikan Key yang tetap pada posisinya.
Berjalan mendekati Key " Kau... "
Key langsung membalikkan Badan menghadap Adit yang mulai mendekat padanya . " Tuan tolong maafkan saya, jangan penjarakan saya tuan. Sa-saya benar-benar tidak sadar waktu itu, saya benar-benar tidak tahu jika tuan adalah bos saya. Tolong jangan penjarakan saya tuan, saya masih memiliki mama di rumah yang pasti akan sangat sedih dan kesepian jika tidak ada saya. Apa tuan tidak merasa kasihan pada saya, bagaimana jika tuan berada diposisi saya, pasti mama tuan juga akan bersedih jika anaknya dipenjara karena kesalahan yang tidak disengaja. " Cerocos Key memotong ucapan Adit.
Bukannya kasihan atau sedih mendengarnya, Adit justru merasa jengkel dengan ucapan Key, yang menurutnya sangat berani. Padahal gadis itulah penyebab dirinya terkena skandal, hingga membuat ketenangan hidupnya selama ini terganggu, dan sekarang dengan beraninya gadis ini memposisikan dirinya seolah sebagai korban, dan membawa-bawa mamanya sekaligus.
Adit berusaha menahan rasa kesalnya pada gadis di depannya ini, sebisa mungkin Adit mengatur itu dengan menghela napas pelan menekan rasa kesalnya. Adit pikir tidak ada waktu meladeni gadis itu saat ini, dia hanya perlu bicara dan menyelesaikan semuanya dengan cepat. Adit berusaha fokus pada rencananya membawa gadis itu ke apartemennya.
Membuka jasnya dan meletakkan nya asal ke sofa lalu duduk
" Duduk !! " Suruh Adit tegas
Key yang kaget, reflek menatap Adit, dan kembali menunduk begitu melihat tatapan tajam Adit padanya, kemudian berjalan ke arah sofa yang berada di depan Adit dan duduk berhadapan dengan Adit.
" Kenapa kau tidak masuk kerja hari ini, apa kau sengaja ingin lari dari ku!! " Cecar Adit begitu Key duduk
Key yang semakin ketakutan, hanya bisa menggeleng, menyangkal apa yang Adit katakan, meskipun itu tidak sepenuhnya salah.
" Tatap lawan bicaramu dan gunakan bibirmu untuk menjawab. Bukankah kau tadi sangat berani bicara tanpa ku suruh, kenapa sekarang tidak!! " Ucap Adit menakutkan
__ADS_1
Dimata Key Adit begitu menakutkan saat ini, tatapan matanya yabg tajam dan mulutnya yang pedas semakin membuat nyali Key menciut hanya untuk sekedar bicara. Ada rasa kesal dalam hati Key begitu mendengar ucapan bosnya itu yang menurutnya sangat kejam. Tetapi mau tidak mau Key hanya bisa menurut dan diam karena tidak ingin menambah masalah lagi.
" Apa suaramu sudah hilang?! " Tanya Adit masih dengan nada yang tak bersahabat
" Ti-tidak tuan, itu ... tidak benar, saya izin tidak masuk kerja hari ini, karena.... karena.. saya ingin menemani mama saya belanja, ah ya, benar. Ha- hari ini sedang ada acara di rumah saya, jadi saya menemani mama belanja untuk acara itu ... "
Hanya ide itu yang muncul di kepala Key, dan dia merutuki itu. Kenapa disaat genting seperti ini otak Key yang licin itu mendadak buntu. Key hanya bisa pasrah setelah ini dan berharap bosnya akan percaya dengan alasannya.
" Dasar bodoh!! " Batin Adit
" Terserahlah. Aku peringatkan padamu, jangan coba bermain-main denganku!, kau mengerti nona Keysha Aileen Nathania!! " Peringat Adit menyebut nama lengkap Key
Deg ...
Mengangguk pelan " Ya tuhan kenapa dia sangat menakutkan sekali,,, dan kenapa hal ini harus terjadi padaku " Batin Key takut dengan ancaman Adit yang menurutnya sangat mengerikan
" Kau akan aman jika kau menuruti perintahku, aku tidak akan memenjarakan mu, dengan satu syarat. Tapi itu terserah padamu nona, kalau kau menolak, artinya kau siap dipecat dan bahkan terancam dipenjara, karena skandal itu muncul karena ulah mu yang mabuk waktu itu " Ujar Adit menakuti Key dengan memberi pilihan dengan maksud tersembunyi
" Syarat a-apa tuan " Tanya Key gugup
" Kau yakin ingin melakukannya? " Tanya Adit memastikan
" I-iya tuan, saya akan melakukannya, saya tidak mau dipecat dan dipenjara. Sa-saya akan menuruti perintah tuan, saya akan melakukan apapun, asalkan saya tidak dipecat dan dipenjara " Jawab Key terpaksa, karena memang sudah tidak ada pilihan lain untuknya menolak.
" Pilihan bagus " Ucap Adit
" Baiklah, karena kau sudah setuju, biar kuberi tahu syaratnya. Kau harus ..... " lanjutnya menjelaskan
*****
__ADS_1
" Kepalaku,,, kepalaku sakit sekali "
" Anda sudah sadar nyonya "
Mama Key baru saja sadar dari pingsannya, ia pingsan cukup lama, karena melihat Key yang dibawa paksa oleh orang asing membuatnya tak sadarkan diri. Dan kini mama Key dijaga oleh anak buah Dika yang memang diperintah menjaga mama Key yang pingsan.
Menatap anak buah Dika yang berdiri di sampingnya " Kamu!! kembalikan putri saya!! kenapa kamu membawa putri saya!! cepat kembalikan putri saya, atau saya laporkan kamu ke polisi karena menculik putri saya " Ancam Mama Key pada anak buah Dika, begitu ia sadar dan teringat tentang kejadian tadi yang membuatnya pingsan.
Merasa diabaikan, mama Key pun turun dari sofa tempatnya tidur tadi, kemudian mengambil ponselnya yang ada di kamar, dan kembali lagi dengan ponsel yang sudah dibawanya. Mengetik nomor ponsel yang ternyata nomor polisi, membuat anak buah Dika dengan reflek merebut ponsel itu dari mama Key dan menyembunyikannya, membuat mama Key terlihat sangat murka karena telah gagal menghubungi polisi.
" Kembalikan ponsel saya !! kembalikan putri saya atau saya akan berteriak memanggil orang dan kamu akan dipukuli nanti. Cepat kembalikan putriku sebelum saya teriak memanggil orang ke sini !! " Ancam mama Key lagi, kali ini dengan ancaman lain yang sama sekali tidak membuat anak buah Dika takut.
" Nyonya tenanglah dulu, kami tidak menculik putri anda, kami hanya membawanya sebentar untuk bertemu bos kami, karena bos kami tengah mengalami masalah dengan putri anda saat ini. Nyonya tidak perlu khawatir, bos kami bukanlah orang jahat, dia tidak akan menyakiti putri anda, dan putri anda akan dikembalikan begitu urusannya dengan bos selesai " Jelas anak buah Dika yang mencoba menahan mama Key yang hendak keluar melakukan ancamannya itu.
" Kamu pikir saya akan percaya dengan itu!! saya melihat bos kamu membawa Key dengan paksa tadi, dan kamu bilang dia tidak akan menyakiti putriku!! memang apa masalah bos kamu dengan putriku!! " Teriak mama Key tak percaya
Kemarahan mama Key belum reda, dia terus mengumpat anak buah Dika yang melarangnya menyusul Key ke kantornya. Mama Key yakin jika sekarang Key berada di kantornya, karena ucapan anak buah Dika yang mengatakan akan membawa Key kepada bosnya yang juga merupakan bos Key dikantornya. Hingga ...
" Mama!! "
*
*
*
Happy Reading😊
Semoga Suka😘
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, dan vote nya temen-temen🙏😊