Stuck With New Employe

Stuck With New Employe
Bab. 35


__ADS_3

" Apa jadwalku setelah ini? " Tanya Adit.


" Anda sudah tidak memiliki agenda apapun setelah ini tuan, hanya memeriksa berkas saja. "


" Baiklah, kalau begitu Kau urus pekerjaanku Dik! Aku harus keluar sekarang. " Suruhnya, membuat Dika penasaran.


" Anda akan pergi kemana tuan? Apa perlu saya antar? " Tanya Dika, dan seperti biasa jawaban ketus yang diterimanya dari Adit.


" Sejak kapan Kau berubah cerewet! lakukan saja apa yang Ku suruh! " Ketus Adit, dan Dika mengumpat kesal dalam hatinya. Dia tidak berani melakukan itu, karena ia masih sayang pada dirinya.


" Baik tuan. " Ucap Dika pada akhirnya.


Adit hanya berdecak, kemudian keluar dari ruangannya meninggalkan Dika.


" Apa dia tidak pernah sekolah? aish.. kalau tidak pernah sekolah dia tidak mungkin sesukses ini. Aku yakin saat sekolah mulutnya tidak pernah di bawa, maka dari itu dia begitu kasar! " Umpat Dika saat Adit sudah pergi.


Pria itu tidak henti menggerutu kesal. Rencana ingin berleha sebentar setelah pekerjaannya selesai harus urung karena harus mengerjakan pekerjaan Adit yang begitu menumpuk di meja, membuat Dika menarik napas dalam serta mengusap dadanya sabar. Entah apa yang dilakukan bosnya itu sedari tadi, melihat berkas yang masih menumpuk di mejanya. Mau tidak mau, suka tidak suka Dika membawa berkas itu ke mejanya, dan mulai memeriksa berkas yang masih bisa ia periksa, tentu dengan bibir yang tidak henti menggerutu.


" Tuan Dika! "


Dika terlonjak kaget sampai kursi kerjanya terdorong ke belakang. Pria itu mengusap dadanya dengan napas tidak beraturan, sepertinya dia benar-benar kaget.


" Astaga nona Key! Anda membuatku kaget. " Protes dengan sedikit gerutuan. Key hanya tersenyum melihat reaksi Dika. Apa dia terlalu berlebihan sampai pria itu begitu kaget? bahkan suaranya sangat pelan tadi.


Bukan suaramu yang membuatnya kaget tapi kedatanganmu yang seperti jailangkung itu Key. Dasar!


Key nyengir, memperlihatkan barisan giginya tanpa rasa bersalah. " Maaf membuat Anda terkejut tuan. Itu karena Anda terlalu serius bekerja, jadi tidak menyadari kedatanganku. " Key justru menyalahkan Dika yang bekerja, membuat pria itu hanya menghela napas kasar.


" Kenapa Aku harus berada dia antara pasangan gila ini. " Gerutu Dika dalam hati dan tersenyum paksa pada Key.


" Ada apa nona Key? jika nona ingin bertemu tuan Adit, beliau sedang keluar. " Ucap Dika tanpa basa basi. Dia sudah yakin diluar kepala jika gadis di depannya ini ingin bertemu dengan Adit bosnya.


" Keluar kemana? Apa Anda bisa memberitahuku tuan Dika? Aku memiliki urusan penting dengannya.. maksudku bos Adit. "

__ADS_1


Dika mengangkat bahunya acuh. " Aku tidak tahu kemana tunanganmu itu pergi. Sudah sebaiknya nona pergi sekarang karena pekerjaanku masih menumpuk. " Usir Dika dengan sengaja. Jika tidak seperti itu maka pekerjaannya tidak akan selesai karena mengurusi tunangan bosnya yang sedikit miring itu menurutnya.


" Astaga, Anda harus lebih sabar tuan Dika. Lihatlah wajah Anda sudah mengeriput. " Ucap Key masih sempat membalas Dika yang mengusirnya, membuat Dika mengumpat gadis itu.


Setelahnya Key pergi dari hadapan Dika, dengan senyum puas karena berhasil membalas pria menyebalkan itu.


" Bos dan asisten sama saja. Gila! " Gerutu Key kesal.


Key sudah keluar dari kantor untuk mencari keberadaan Adit. Benar saja, Ia melihat pria yang yang dicarinya berjalan tergesa ke arah mobil, membuat gadis itu bingung, apa yang membuat pria licik itu terlihat tergesa.


Tidak ingin Adit pergi, Key melesat begitu cepat menyusul tunangannya itu. Setelah memastikan situasi aman, Key segera masuk ke dalam mobil Adit yang memang terparkir di depan kantor. Sontak tindakannya itu membuat Adit yang akan menjalankan mobilnya terjengkit kaget karena Key yang tiba-tiba masuk.


" Kau! apa yang Kau lakukan?! Keluar sekarang! " Sentak Adit.


" Jalankan mobilnya sekarang! " Seolah tuli, Ia malah menyuruh Adit menjalankan mobilnya, membuat pria itu semakin meradang.


" Apa Kau tuli?! Aku bilang keluar sekarang! " Dengan penuh penekanan Adit mengusir Key yang tetap tidak bergeming. Bukannya takut dan segera keluar, Key hanya berdecak melihat emosi Adit.


" Ck, Kau ingin kita berdebat di sini dan karyawanmu melihatnya, baiklah Aku keluar sekarang. " Ancam Key, dan berhasil. Adit mulai menjalankan mobilnya dengan emosi. Key tersenyum puas dan setelahnya mencibir Adit.


Mobil mewah itu berhenti di bahu jalan tidak jauh dari gedung kantor. Adit lebih dulu keluar dan diikuti Key. " Cepat katakan apa yang ingin Aku bicarakan! dan kuharap Kau tidak membuang waktu ku hanya untuk kelakuan gila mu itu. " Sarkas Adit, membuat Key geram.


Jika bukan bosnya, sudah dia gampar pria didepannya itu, lalu ia buang ke penampungan sampah. Pikir Key.


" Mama mu menghubungiku tadi. Dia mengundangku makan malam. Aku ingin Kau yang membatalkan makan malam itu! "


Adit tidak bergeming membuat Key kesal. " Hei Kau dengar tidak! " Sentak Key. Adit hanya menatapnya dingin.


" Aku ingin Kau yang membatalkan makan malam itu. Aku tidak bisa datang, karena Aku ada acara malam itu, dan mamamu tidak percaya, jadi Aku ingin Kau yang membatalkannya. " Pinta Key.


" Aku tidak punya waktu meladeni kelakuanmu ini! " Ucap Adit dan berlalu pergi akan kembali memasuki mobilnya.


" Tunggu, Kau belum menjawabnya! " Key menahan Adit dengan memegang sebelah tangah pria itu.

__ADS_1


Adit yang kesal dengan tingkah Key sedari tadi, menyentak kasar tangan gadis itu. " Apa mau mu ha?! "


Key sedikit meringis karena sentakan Adit. Bukannya merasa bersalah pria itu malah menanyakan maunya.


" Aku ingin pertunangan ini batal! " Sentak Key menatap tajam Adit.


Smirk licik mulai keluar dari bibir Adit begitu mendengar ucapan Key. Ia menatap Key dan bersedekap dada. " Aku tidak pernah menganggap mu sebagai tunanganku, jadi apa yang harus dibatalkan. Kau yang ingin pertunangan ini batal, maka lakukanlah sendiri, jangan menggangguku, Kau mengerti! " Terang Adit setelah itu kembali masuk dengan menutup pintu mobilnya kencang, membuat Key tersentak kaget.


Adit meninggalkan Key begitu saja di jalan, dan Key hanya menatap kepergian pria itu dengan mendengus kesal.


" Dasar pria licik, gila, tidak waras! lihat saja, Aku pastikan Kau akan jatuh cinta padaku!! "


*


*


*


Huhu😭 maapkan othor yang udah gantungin kalian selama ini😭


Lahir batin all🙏 othor belum sempet ngucapin sama kalian ya... huhu🤧


othor usahain buat up ya meski cuma se bab. Alasannya tidak jauh dari kesibukan real life, dan sempet up di karya othor yang lain, jadi othor sempet hiatus hampir dua bulan🤧 meng syedih.


Setelah sekian purnama akhirnya othor up juga🤧 maapkan othor yang durhakim ini ya🤧


Btw masih pada nungguin ga😁


Yaudah ...Happy reading all😘


Jangan lupa like, komen dan vote nya ya biar othor semangat up nya


lup all ❤️😘

__ADS_1


Jangan lupa mampir di karya othor yang lain ya😊


__ADS_2