
" Apa maksudmu? " Key menatap Adit penuh tanda tanya. Sedang Adit terlihat acuh dengan tangan bersedekap dan wajah datar seperti biasa.
Key yang melihat itu berdecak. Matanya berubah tajam menatap Adit di depannya. " Jadi Kau percaya dengan foto itu? Kau menganggap Ku berselingkuh, dan apa tadi... Kau menyuruhku untuk berselingkuh?! " Kesalnya.
Pendengarannya masih berfungsi dengan baik, dia mendengar semua ucapan Adit, hanya saja dia ingin mendengar kembali dari bibir pria itu.
Key tidak habis pikir dengan ucapan Adit padanya. Harga dirinya sedikit tercubit saat Adit dengan terang menyuruhnya berselingkuh. Dia seperti gadis murahan yang bermain dengan banyak pria.
Melihat Adit yang terus diam, membuat Key semakin kesal. Ingin sekali dia mengacak-acak wajah datar Adit, jika tidak mengingat siap pria di depannya itu. Dia menyesal sempat memuji bahkan hampir terbawa suasana begitu Adit membelanya di depan semua orang. Tapi sekarang dia sadar, kalau semua itu hanya imitasi, pria itu begitu licik dan begitu hebat memainkan perannya, dan sialnya dia hampir terbawa arusnya. Astaga betapa polosnya dia... pikir Key.
" Keluarlah! " Usir Adit tiba-tiba, setelah cukup lama dia diam dan hanya menatap Key.
Ucapan Adit sukses membuat emosi Key semakin tersulut. Matanya semakin menatap tajam pria itu, seolah mengibarkan bendera perang. " Tidak, karena Aku belum selesai! " Tolaknya dengan tegas, tanpa rasa takut sedikitpun pada Adit.
Adit hanya bisa menghela napas dalam mendengarnya. Pria itu berjalan ke arah kursi kebesarannya dan duduk di sana. Adit memutar kursinya menghadap Key yang masih menatapnya nyalang penuh emosi. Seringai kecil terbit dari bibir tebal pria itu, seraya menatap Key penuh makna.
" Gadis licik. " Lirihnya pelan, tanpa Key sadari.
" Keluarlah atau Aku yang mengeluarkan mu! " Adit sedikit memberi ancaman agar Key cepat keluar dari ruangannya, karena Ia benar-benar ingin sendiri dan menjernihkan pikirannya, dan Key semakin membuat dia stress karena kecerobohan gadis itu.
Melihat tidak ada pergerakan dari Key, Adit bangkit dari duduknya. " Baiklah, sepertinya Kau ingin Ku antar! "
Merasa dalam bahaya, Key memundurkan tubuhnya mengambil jarak dengan Adit yang perlahan melangkah mendekatinya dengan wajah menyeramkan di matanya, seolah hendak menerkamnya bulat-bulat.
Bagaimanapun dia hanya seorang gadis, dan dia masih menyayangi nyawanya. Dia tidak ingin mati sia-sia, apalagi ditangan pria seperti Adit.
Secepat kilat Key membalikkan badan dan melesat keluar dari ruangan Adit yang terasa begitu mencekam. Aura Adit sungguh menakutkan, keberanian sang sempat meluap menciut bagai kertas terkena air. Lari adalah pilihan terbaik, atau pria itu benar-benar memangsanya.
Adit yang melihat itu, hanya menggeleng, sembari menghela napas kasar. Sepertinya dia harus rutin chek up, selama Key berada di sekitarnya, karena gadis itu benar-benar menguji emosinya.
__ADS_1
Di tempat lain, Dika yang tengah sibuk memeriksa dokumen yang akan dia serahkan pada sang bos, dikejutkan dengan kedatangan Key yang tiba-tiba dengan napas memburu. Entah apa yang terjadi pada tunangan sang bos dengan bosnya, saat mereka di dalam hingga Key terlihat seperti ketakutan. Ruangan Adit yang kedap suara, membuatnya tidak bisa mendengar pembicaraan mereka. Tapi yang jelas dia yakin pembicaraan dua insan itu, berakhir dramatis seperti biasanya.
Penasaran dengan apa yang terjadi pada Key, Dika bangkit dari duduknya menghampiri Key, yang tidak menyadari keberadaanya, karena posisi Key membelakanginya.
" Anda baik-baik saja nona? "
Key memekik kaget, saat mendengar suara Dika yang sudah berada di belakangnya. Entah sejak kapan pria itu berada di belakangnya.
Key membalikkan badan menghadap Dika, dan menormalkan mimik wajahnya. Dia tidak ingin pria itu berpikiran macam-macam tentangnya. Napasnya masih sedikit memburu, namun tidak seperti tadi.
" Ada apa? " Tanya Key.
" Ah tidak, apa anda baik-baik saja? " Dika kembali mengulangi pertanyaannya.
Baru saja Key ingin menjawab, sebuah pesan masuk dari ponselnya, dan langsung dilihatnya. Pesan yang berasal dari Adit, membuat mata Key membola begitu membaca pesan itu.
Pesan kembali masuk dari orang yang sama, dan kini membuat Key berdecak.
" Jangan lupa dengan makan malam nanti. Satu lagi, Aku tidak suka menunggu, jadi tidak usah berdandan! "
Astaga pria ini begitu menyebalkan!
Key pergi begitu saja dengan perasaan kesal. Dia mengabaikan pertanyaan Dika, bahkan terkesan tidak peduli dengan pria itu.
Dika hanya menghela napas kasar, melihat Key yang sudah hilang dari pandangannya. Dia kembali ke mejanya sembari bergumam pelan. " Aku yakin jodohku baik seperti halnya diriku."
***
Brak!!
__ADS_1
Suara bantingan keras, membuat siapapun di sana terjengkit kaget. Mereka menoleh pada sang pelaku yang tidak merasa bersalah.
Key. ya, gadis itu membanting tasnya pada meja kerjanya. Begitu dari ruangan Adit, Key langsung menuju ke ruangannya. Gadis itu terlihat masih kesal dengan perilaku Adit padanya. Entah kenapa rasa kecewa juga dia rasakan, bahkan lebih besar dari kekesalannya.
Ucapan Adit yang menyuruhnya berselingkuh, membuatnya kecewa. Tapi dia tidak mengerti kenapa dia begitu kecewa. Bukankah itu wajar? sebagai seorang gadis, yang bahkan tidak pernah sekalipun menjalin hubungan dengan seorang pria, dan sekarang seorang pria dengan lantang menyuruhnya berselingkuh. Dan itu membuatnya begitu kecewa, entahlah dia tidak mengerti dengan perasannya sekarang. Pikirannya begitu kacau, dan itu membuatnya tidak bisa berpikir jernih.
Key duduk tanpa rasa bersalah. Dia bahkan mengabaikan protesan lainnya terutama Sisil yang berada di sampingnya. Dia berusaha mengenyahkan pikiran aneh yang sempat terlintas di kepalanya. Dia tidak ada waktu untuk memikirkan perasaan aneh itu, karena masalahnya lebih penting sekarang. Dia akan mencari tahu siapa yang telah mengambil foto dirinya hingga tersebar di grup kantor.
" Lihat saja pria licik, Aku akan membuatmu ternganga nanti malam! " Seringainya, penuh rencana.
*
*
*
Assalamualaikum readers😊 semoga Al
happy reading
Maaf ya othor baru up sekarang☺️🙏
Jangan marah dulu ya, kasian othor nih🥺
Jadi alasan othor baru up sekarang, karena othor harus belajar. Iya belajar, othor belajar buat UAS, jadi biar othor fokus belajarnya, jadi othor ga up dulu, eh malah keterusan maap yak, jangan marah sama othor yang lemah lembut ini😚 lain kali othor bakal bilang dulu deh sebelum ngilang😚🙏 maap yak😘
Lope you all❤️❤️❤️
Semoga suka, dan ga bosen sama ceritanya☺️
__ADS_1