Stuck With New Employe

Stuck With New Employe
Bab. 36


__ADS_3

Key menghentakkan kakinya kesal ke aspal saat melihat Adit benar-benar meninggalkannya begitu saja. Pria tidak berperasaan itu, menelantarkan dirinya yang notabenya adalah tunangannya sendiri.


Tunangan? bukankah beberapa menit yang lalu dia ingin membatalkannya? Entahlah, tapi yang jelas pria itu sama sekali tidak memiliki perasaan dan dia tidak mau hidup bersama dengan pria seperti itu selamanya.


" Tidak, Aku tidak bisa terus seperti ini! Aku tidak mau terjebak dengannya karena pertunangan konyol ini! Aku bisa gila jika itu sampai terjadi. Aku harus melakukan sesuatu, Aku harus segera membuatnya membatalkan pertunangan konyol ini. "


Seperti orang gila, Key terus berbicara sendiri sembari mondar-mandir seperti setrika rusak. Dia tidak memperdulikan tatapan bingung orang yang melewatinya. Ia terlalu sibuk dengan pikirannya sampai mengabaikan situasi disekitarnya.


" Tapi bagaimana caranya. Apa Aku harus lebih kasar dari tadi? tapi apa Aku terlihat kasar tadi? bahkan dia lebih menyeramkan dariku. " Ucapnya bergidik ngeri mengingat emosi Adit tadi. Pria itu benar-benar seperti monster. Entah wanita tidak beruntung mana yang akan memiliki suami sepertinya.


Key menggeleng kuat. " Tidak, Dia tidak akan mempan dengan cara kasar seperti itu. Lalu bagaimana? apa Aku bersikap manis padanya? haish... itu tidak mungkin, Dia tidak pantas mendapatkan itu dariku. " Key kembali bergidik saat membayangkan Ia harus bersikap manis pada Adit.


Key terus berbicara sendiri di pinggir jalan, bahkan Ia tidak sadar jika kini gadis itu menjadi pusat perhatian orang yang berlalu lalang. Gadis itu terus mondar-mandir dan kembali berhenti, terus seperti itu tanpa lelah. Bahkan rambutnya sedikit berantakan karena sesekali mengacak rambutnya itu. Dia benar-benar mirip gadis tidak waras karena penampilan dan sikapnya itu. Beruntung tidak ada orang yang mendekatinya, atau sebenarnya mereka takut untuk mendekatinya.


" Tapi tunggu, Aku rasa itu bukan ide yang buruk. " Smirk Key keluar. Sepertinya gadis itu barus saja mendapat ide brilian dari otaknya. Lihatlah wajahnya terlihat begitu berseri, sangat berbeda dengan beberapa menit yang lalu terlihat begitu kusut dan frustasi.


Key merapikan penampilannya. Ia mencebik tapi bukan pada dirinya melainkan pada Adit yang menjadi penyebab penampilannya begitu acak-acakan saat ini.


" Lihat saja, Aku akan membuatmu membatalkan pertunangan ini sendiri atau merasakan sakitnya jatuh cinta padaku pria licik!" Dengan begitu percaya diri Ia mengatakan itu. Padahal dia tau pria seperti apa yang akan Ia hadapi. Key meringis mengingat itu, tapi keputusannya sudah bulat, Dia akan membuat Adit memutuskan pertunangannya sendiri atau pria itu Dia buat jatuh cinta padanya. Dia tidak akan berhenti sebelum keinginannya tercapai. Apapun yang terjadi Dia akan mendapatkan apa yang diinginkannya.


Melihat penampilannya lebih baik dari pada tadi, Key mulai beranjak akan pergi dari sana dan kembali ke kantor. Dia hanya perlu jalan kaki sebentar karena jarak kantor tidak terlalu jauh dari tempatnya sekarang. Tapi tetap saja Ia sangat kesal karena ditinggalkan begitu saja dipinggir jalan.

__ADS_1


Baru saja melangkah, sebuah suara menginterupsi Key untuk berhenti. Mau tidak mau Key berbalik dan melihat siapa pria yang berbicara dengannya. " Nona anda baik-baik saja? Ah maksud saya, jika nona ada masalah sebaiknya selesaikan dengan kepala dingin. Saya tidak tau apa masalah anda nona, tapi yang jelas perbuatan nona ini tidak dibenarkan. Jika nona tetap nekat melakukannya, terpaksa saya akan menelepon polisi. " Entah apa yang dia katakan, namun yang jelas wajah pria itu sedikit panik melihat Key saat ini.


Key melongo tidak mengerti dengan maksud ucapan pria di depannya ini. Memang apa yang akan dia lakukan sampai harus memanggil polisi. Dia tidak melakukan apapun, Dia juga tidak mencuri apapun, tapi kenapa pria ini ingin memanggil polisi.


Tunggu, apa pria ini sedang membodohi dirinya? Apa dia salah satu sindikat penjahat? Jika benar maka dia harus waspada.


Key mundur perlahan, sembari melihat sekitar. Dia tidak sadar jika suasananya kini sepi, atau memang sedari tadi sepi? entahlah tapi yang jelas Dia harus segera kabur sekarang.


Key kembali mundur selangkah diikuti pria itu yang kini maju selangkah. Perasaan Key semakin kalut, Ia semakin yakin jika pria di depannya ini adalah sindikat penjahat. Key kembali mundur selangkah dan pria itu pun selangkah dan begitu seterusnya, sampai Key berhasil mengecoh pria itu dengan memanggil seseorang, hingga pria itu menoleh, dan saat itulah Key berbalik dan langsung tancap gas berlari sekuat tenaga, meninggalkan pria itu.


Sempat terjadi aksi kejar mengejar namun Key berhasil kabur. Sekarang dia berada di lobi kantor dengan napas memburu. Kakinya terasa kebas karena berlari. Untung saja dia berhasil kabur dari pria aneh tapi menakutkan itu, jika tidak entah bagaimana nasibnya sekarang.


Key menggerutu kesal sembari berjalan ke ruangannya, napasnya kembali normal setelah ia memutuskan berhenti sesaat di lobi. Untung saja keadaan lobi masih sepi karena masih jam kerja, jika tidak Ia akan menjadi buah bibir semua orang sekarang.


Drek!!


" Astaga Key, Kau membuatku kaget! " Sungut Sisil yang terlonjak kaget saat Key tiba-tiba duduk di kursinya. Sisil yang ingin mengeluarkan gerutuannya urung begitu melihat wajah dan penampilan Key yang begitu acak-acakan. Bahkan terdapat sisa keringat di dahi temannya itu, membuatnya mengernyit bingung.


" Menyebalkan, Awas saja pria licik itu nanti! " Gerutu Key yang didengar Sisil.


" Kau ini kenapa? Membuatku terkejut, menggerutu tidak jelas, dan lihat, penampilanmu begitu berantakan Key. Sebenarnya Kau ini kemana? " Tanya Sisil penuh protesan, dan Key hanya menatap Sisil tanpa membuang rasa kesal di wajahnya.

__ADS_1


Mata Sisil mulai mengamati penampilan Key dari atas ke bawah yang benar acak-acakan. Temannya itu tadi mengatakan akan menemui tunangannya, dan begitu kembali penampilan Key begitu berantakan. Tidak mungkin jika mereka...


Mata Sisil membola saat sesuatu terlintas di kepalanya. Pipinya tiba-tiba bersemu. Ia tidak mengira jika hubungan Key akan sejauh ini dengan bosnya.


Bibir Sisil terus tersenyum sembari menatap Key dengan tatapan menggoda pada temannya itu. Key yang ditatap seperti itu tentu merasa risih dan mengeluarkan protesan pada Sisil yang justru ditanggapi aneh oleh gadis itu membuat Key mengernyit bingung.


" Ada apa denganmu? Kau membuatku takut Sil! " Ucap Key bergidik.


" Seharusnya kau istirahat Key, Kau pasti lelah. " Balas Sisil penuh maksud, membuat Key bingung dengan ucapannya itu.


" Sudahlah Kau tidak perlu malu, Aku mengerti seperti apa gaya pasangan orang dewasa. Eum ... Apa pak bos begitu ganas Key, sampai membuatmu berantakan?


*


*


*


Diluar nastar😭


Happy reading😊

__ADS_1


maap ya kalau tidak memuaskan🙏🤧


like, vote ,dan komen yang banyak biar othor semangat up oke😘


__ADS_2