Stuck With New Employe

Stuck With New Employe
Bab. 46


__ADS_3

" Dia membuatku takut. " Lirih Key bergidik saat melihat Adit tidak berhenti menatapnya, seolah siap menerkamnya. Bukan hanya itu, dirinya juga sedikit gugup ditatap seintens itu oleh Adit.


Terpesona, ya itu yang terjadi pada Adit hingga pandangannya tidak lepas dari Key. Penampilan Key sungguh berbeda dari biasanya. Dress hitam selutut begitu pas di tubuh ramping dengan kulit putih itu. Rambutnya sengaja dia gerai membuat kecantikannya semakin memancar, bahkan Adit seolah melihat orang baru, bukan Key dengan segala tingkah anehnya.


" Sebenarnya Kau itu sedang terpesona atau ingin memakan ku?! wajahmu seperti om-om mesum, dan itu membuatku takut! " Ketus Key karena risih ditatap Adit seintens itu. Dia tidak menyangka reaksi Adit begitu berlebihan hingga membuatnya takut.


Ucapan Key sukses membuat Adit sadar. Tatapan mereka bertemu sepersekian detik hingga Adit lebih dulu memutus tatapan itu dan mengalihkan pandangannya ke samping.


Adit merutuki tingkah konyolnya yang terlihat jelas begitu mengagumi Key. Mulut pria itu tidak berhenti merutuk kesal karena malu, bisa-bisa dia memandangi Key penuh minat seperti itu. Dan semua terjadi begitu saja tanpa dia sadari, alam bawah sadarnya seolah menariknya melakukan itu, dan sialnya itu berlangsung cukup lama, dan itu sungguh memalukan.


Adit berusaha menormalkan wajahnya seolah tidak terjadi apapun, dia tidak ingin terlihat gugup di depan Key atau gadis itu akan besar kepala dan menganggapnya benar-benar terpesona. Aish!!


Adit menoleh pada Key yang duduk di sampingnya di kursi penumpang, dengan datar dan dingin. " Berhenti omong kosong! Aku tidak mungkin terpesona padamu. Lagi pula Aku tidak menatapmu, Aku hanya sedang menilai penampilanmu. Dan seperti biasa, tidak ada yang spesial. " Kilahnya, padahal sudah jelas dia menatap Key penuh minat.


Key berdecak kesal mendengar ucapan Adit yang terdengar menyebalkan, emosinya seketika terpancing untuk membalas ucapan pria itu.


" Benarkah? Apa perlu Aku reka adegan, bagaimana Kau menatapku begitu intes tadi tuan Adit? " Cibir Key, dan tanpa di duga tangannya meraih wajah Adit memegang pria wajah pria itu, membuat Adit terkejut dengan aksi tiba-tibanya.


" Seperti ini, Kau menatapku seperti ini, kau tau! " Ucap Key mempraktekkan bagaimana Adit menatapnya tadi, membuat wajah keduanya hanya berjarak beberapa senti saja.


Mata mereka kembali bertemu dan kini dalam jarak begitu dekat. Deru napas keduanya begitu terasa, entah apa yang ada dipikiran mereka hingga betah dalam keadaan yang bisa dibilang sedikit intim itu.

__ADS_1


Deg


Deg


Deg


Entah suara jantung siapa yang berdetak begitu cepat, namun itu memang terdengar begitu cepat hingga menimbulkan suara.


Momen itu terputus saat Adit lebih dulu sadar dan segera menjauhkan dirinya dari Key.


Adit segera menepis tangan Key yang memegang wajahnya, dan menatap Key nyalang. " Kau, apa yang Kau lakukan! "


" Bukankah Kau ingin Aku mengulang apa yang Kau lakukan? Bahkan matamu tidak berkedip saat menatapku tadi. " Ejek Key membuat Adit mendengus.


" Hentikan omong kosongmu, dan diamlah! atau Aku akan menurunkanmu di jalan nanti! " Ancam Adit mulai menjalankan mobilnya.


" Cih dasar pria licik, dia hanya bisa mengancam. " Gumam Key menatap Adit sinis.


Setelah perdebatan panas yang berakhir Adit mengeluarkan ultimatumnya, suasana menjadi hening, tidak ada satupun yang berbicara. Adit fokus pada jalan dengan wajah dingin bercampur kekesalan, sedangkan Key menatap hanya menatap ke arah luar jendela dengan wajah tertekuk kesal.


Suasana masih hening hingga mobil berhenti di pelataran rumah mewah.

__ADS_1


" Aku tidak akan membukakanmu pintu, jadi keluarlah sendiri! " Ucap Adit terdengar menyebalkan.


Key hanya mendengus, dan keluar dari mobil. Moodnya benar-benar buruk dan itu karena Adit. Bodohnya dia sengaja memancing emosi pria, padahal selama ini dia tidak pernah menang melawan Adit.


Adit berjalan ke arah Key tanpa rasa bersalah. " Kau tau bukan apa yang harus Kau lakukan? jangan bertingkah konyol atau Kau akan menerima akibatnya! "


" Ck, tidak sadar diri. " Gumam Key dan masih di dengar Adit, yang langsung menatapnya tajam.


Adit mengusap wajahnya kasar, rasanya dia sudah tidak tahan. Kesabarannya benar-benar terkuras, oleh Key yang benar-benar menguji kesabarannya itu, dan lagi-lagi dia terus terpancing.


Baru saja ingin kembali bersuara, ucapan Adit lebih dulu tertahan oleh seseorang.


" Kalian sudah sampai? "


*


*


*


Happy reading😘

__ADS_1


Semoga menghibur ya😊 maaf kalau kurang memuaskan🙏


Lope you all❤️


__ADS_2