SUAMI IDAMAN WANITA

SUAMI IDAMAN WANITA
BAGIAN 14


__ADS_3

Jasmine pun langsung menjelaskan semua nya pada adit dari awal jamsine bertemu dengan riko sampai pertemuannya tadi secara detail adit pun hanya mendengarkan dengan setia, dia merasa sangat bersalah telah cemburu berlebihan pada jasmine sedangkan jasmine tidak bersalah.


"Jadi mas aku minta maaf kalau kamu marah sama aku, aku ga berani macam macam ko" Kata jasmine masih menangis adit pun setia menyeka butiran air mata itu


"Jujur saja aku tidak suka liat istriku dekat dengan laki laki lain apa lagi laki laki itu lebih muda dari suaminya sendiri" Cemburu aditya


"Tapi aku ga pernah niatan berdekatan dan berkenalan sama siapa pun mereka nya saja , kata mamah kita juga ga boleh sombong makanya kalau ada yang berkenalan aku harus nerima, aku ga mau di cap sebagai orang sombong itu tidak baik" Jelas jasmine membuat aditya kagum


"Iya aku tau niat kamu baik sekali syang, tapi ingat kamu sudah bersuami hemm.. bukan jasmine yang bebas lagi" Kata aditya


"Aku tau mas makanya aku menjaga jarak dari semua laki laki menolak secara baik dan juga sebelum aku menikah pun banyak laki laki yang seperti itu jadi aku sudah terbiasa"Cerocos jasmine


" Ternyata istriku ini jadi rebutan para laki laki di kampusnya"


"Emm bukan bukan gitu aku ga ngerasa ko mas"


"Aku jadi tambah iri sama laki laki yang secara terang terangan mendekati kamu!!" Cemburu adit


"Tapi kan mas sudah menjadi suami sah aku, apa harus iri seperti itu?"


"Iya kamu benar tentang itu, tapi..." Kata aditya sengaja di potongnya


"Tapi apaa mass..."


"Tapi aku belum memiliki istriku ini seutuhnya, jadi aku merasa iri" Bisi aditya pada telinga jasmine ia pun langsung membulatkan matanya


"Hm... massssssssss" rengekan jasmine sambil memukul dada aditya dan adit pun berpura pura kesakitan


"Aaaaaaw...ssttttttttt" rintihan aditya


"Eh mas sakit yaa maaf mas maaf" Kata jasmine meminta maaf karena melihat suaminya merintih kesakitan aditpun hanya tersenyum pertanda dia berbohong


"Ihhh kamu bohongin aku yaa, sebel sebel" Gerutu jasmine sambil mengerucutkan bibirnya


Cup


Cup


Kecupan pun mendarat di bibir jasmine


"Jangan mayun seperti itu syang" Kata adit menyapu rambut yang menutupi wajah jasmine


"Abis nya kamu nyebelin" Masih dengan mode cemberutnya


"Aku minta maaf sudah mendiamkan kamu seperti seharian tadi sayang, sejujurnya aku orang yang sangat pemarah mudah marah jika aku merasa kesal , aku memilih mendiamkan kamu karena aku tidak akan pernah tega untuk memarahi kamu" Jujur adityaa


"Aku juga minta maaf mas soal semua yang bikin kamu marah, tapi mas harus tau aku tidak akan berani macam macam di luar sana" Ucap jasmine tulus


"Aku percaya tapi terkadang emosi dari diriku tidak dapat aku cegah sayang, maka dari itu kamu harus lebih sabar menghadapi sifat jelek ku itu"


"Aku akan terus berusaha mas, makanya aku ingin menjelaskan semua nya dan menyelesaikan masalah dengan baik baik"kata jasmine yang sudah berhenti menangis


"Ternyata aku tidak salah memilih kamu menjadi pendamping hidupku sayang" Kata aditya memeluk erat jasmine


"Apa kamu sudah tidak marah sama aku?" Tanya jasmine adit hanya mengangguk tanda dia tidak marah sama jasmine

__ADS_1


"Syukurlah kalau kamu sudah tidak marah mas aku tenang, jangan diamkan aku seperti tadi ya mas lebih baik mas marahi aku saja"


"Akan aku usahakan sayang" Kata adit di dekat telinga jasmine dan itu membuat ia geli adit pun malah membenamkan wajah nya di cekuk leher jasmine dan menghirup aroma jasmine dalam dalam


"Mas aku belum mandi, aku mau mandi dulu" Kata jasmine karena iya tidak nyaman dengan posisinya


"Seperti ini dulu sebentar sayang"Pinta aditya


Mau tak mau jasmine pun menuruti mau aditya dan mereka pun setia dengan posisi jasmine di pangkuan adit , adit memeluk jasmine erat sambil membenamkan wajah nya di cekuk leher jasmine.


Sementara di perusahaan aditya ada seseorang wanita yang mencari cari nya, karena asisten pribadi aditya yang menggantikan rapat hari ini adit lebih memilih memantau pekerjaan nya di rumah, karena ingin menghabiskan waktu bersama istrinya itu.


Di perusahaan


"Eh maaf asisten kris kalau pak aditya tidak masuk kantor hari ini?" Tanya Lisa ia salah satu investor di perusahan aditya


"Iya bu lisa pak adit mengontrol perusahan dari rumah, tapi tadi sebelum jam makan siang beliau sempat ke kantor" Jelas asisten kris


"Kenapa tidak ke kantor lagi padahal rapat kali ini juga sangat penting" Cibir lisa dan kecewa karena dia tidak bisa bertemu aditya


"Karena pak aditya ada urusan pribadi, dan saya juga bisa menghandle nya jadi tidak ada masalah"


"Katakan pada bos mu itu , kalau nanti ada rapat penting usahakan dia yang turun tangan dia kan harus profesional dalam bekerja dan harus bertanggung jawab juga"tirah lisa


"Baik nanti saya sampaikan bu lisa, mohon maaf atas ketidaknyaman anda" Sopan asisten kris


Lisa pun meninggalkan asisten kris begitu saja tanpa berpamitan, Lisa adalah salah satu investor di perusahan yang aditya pegang karena melihat aditya yang tampan, diapun langsung tertarik ber investasi di perusahan aditya.


Lisa sangat menggilai aditya, saat petama kali aditya menawarkan kontrak kerja sama. Namun sangat sulit untuk bertemu adit karena memang hanya rapat paling penting yang adit hadiri , kalau masalah rapat biasa dia selalu menunjuk asisten nya untuk mengambil alih.


Pikir lisa hari ini adalah hari keberuntungan nya bisa menemui aditya namun ternyata semua nya tidak berjalan dengan lancar, aditya tidak masuk kantor dan itu membuat nya kecewa. Namun lisa adalah wanita yang pantang menyerah dia akan melakukan banyak cara supaya bisa mendekati aditya.


"Siapa sih menganggu saja" Cibir aditya karena saat ini dia sedang asyik memeluk tubuh jasmine yang ada di pangkuannya


"Anggkat dulu saja siapa tau penting mas"kata jasmine


sambil mengelus punggung aditya dengan sayang


"Baiklah baiklah" Malas aditya dia pun langsung mengambil handpone nya


"Siapa mas?" Tanya jasmine


"Asisten kris syang"


"Asisten kamu di perusahaan?" Tanya jasmine lagi


"Iya ada apa dia menelepon"


"Sudah angkat saja dulu mas" Adit pun mengangkat telepon asisten kris


"Hallo kris ada apa?" Tanya aditya dingin


"Maaf bos menggangu waktu bos, tapi ada yang perlu saya sampaikan"


"Cepat katakan ada masalah apa?!"

__ADS_1


Asisten kris pun menyampaikan pesan dari bu lisa dengan sangat lengkap, semua yang lisa katakan asisten kris sampaikan pada aditya. Aditya yang di katai tidak profesional pun sangat marah namun istrinya itu berusaha menenangkan aditya, ia pun jadi lebih tenang tidak memaki asisten kris karena salah orang lain.


"Hanya itu yang mau saya sampai kan bos" Akhir kris


"Ya sudah nanti biar saya yang urus masalah bu lisa, kamu selesaikan pekerjaan yang lain saja" Perintah aditya


"Baik bos, selamat siang" sambungan pun terputus


Aditya menghelakan nafasnya berat, ia sangat sering menjumpai mondelan seperti lisa dia salah satu wanita yang selalu mencari cara supaya bisa dekat dengan nya.


"Apa kamu baik baik saja?" Tanya jasmine mengusap wajah aditya dengan lembut


"Aku sangat bosan mengurusi semua wanita yang modelan nya seperti ini"


"Memang nya kenapa?'


"Kamu tidak tau bagaimana hari hariku di kelilingi wanita yang munafik, aku benci semua wanita yang mendekatiku yang hanya melihat aku dari materi maupun tampang ku saja" Curthat aditya


"Jadi suamiku ini ternyata banyak di gilai wanita rupanya"


"Aku tidak pernah bertatapan dengan mereka, tau nama nya saja aku tidak, berkenalan pun tidak pernah tapi entah kenapa banyak sekali yang mendekatiku, seolah mereka kenal dengan ku"


"Termasuk wanita tadi yang bernama lisa"sambung jasmine


"Iya dia juga, dia salah satu investor perusahan ku, aku juga tau dia selalu mencari cara buat bisa bertemu dengan ku, aku sangat sering menjumpai wanita seperti dia"muak aditya


" Ya mau bagaimana lagi mas kamu terlahir dari orang terkaya, wajah kamu juga sangat sangat tampan , hidung kamu, rahang kamu yang sexy badan kamu yang gagah siapa yang ga mau sama kamu mas, kamu itu idaman buat semua wanita"Tanpa sadar jasmine memuji suaminya itu


"Jadi kamu juga menyadari bahwa aku tampan dan seperti apa yang kamu bilang barusan" Kata aditya menggoda jasmine


"Ee... maksud kuu ia memang benar kan mas, apa kamu tidak merasakn itu?" Tanya jasmine gugup


"Aku tidak peduli orang lain melihat ku seperti apa, mau aku idaman semua wanita pun itu bukan urusan ku sayang yang paling terpenting sekarang adalah kamu dan rumah tangga kita" Kata aditya


"Apa kamu tidak marah jika suamimu ini di gilai semua wanita hemm"lanjut aditya


"Ya aku marah lah kan mas suami aku" Jujur jasmine


"Kalau begitu kamu harus menjaga aku dari semua wanita yang mau mendekatiku"


"Pasti aku akan jaga kamu dari semua wanita yang menggoda kamu" kata jasmine


"Itu baru namanya istriku yang cantik" Kata aditya sambil mengecup kening jasmine


Tiba tiba jasmine pun memberanikan diri untuk mencium adit terlebih dahulu, terjadilah ciuman panas antara mereka berdua.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung


__ADS_2