
Tak terasa sekarang jasmine dan adit sudah sampai di apartemen, mereka sampai di apartemen sekitar pukul 11 malam mereka pun langsung masuk kedalam. Saat memasuki apartemen mereka melihat tasya sedang tertidur di sofa jasmine melihat itu pun langsung melirik adit, adit pun melirik jasmine
"Aku ke kamar duluan sayang, bagunkan dia supaya pindah ke kamarnya"titah adit sambil berjalan meninggalkan jasmine
"Kenapa tasya tidur disini, dan ini ish"ucap jasmine sambil mendekati tasya lalu membenarkan baju tasya yang sedikit terbuka ia pun membangunkan tasya
"Sya.."
"Sya.."panggil jasmine membangunkan tasya namun tasya sama sekali tidak merespon dan saat ketiga kalinya tasya pun terbangun.
"Jas kenapa memambangunkanku"ucap tasya dengan suara seraknya
"Sya sebaiknya kamu pindah tidurnya ke kamar"titah jasmine
"Memangnya kenapa inikan kamar yang aku tempati"ucap tasya tidak menyadari dirinya di mana
"Lihatlah sekeliling sya ini bukan kamar"
"Ah iya benar maaf jas mungkin aku ketiduran tadi, aku akan pindah ke kamar"ucap tasya lalu bangun dari tidurnya
"Iya sebaiknya kamu pindah ke kamar agar nyaman tidurnya"
"Tu-nggu jas"ucap tasya menghentikan jasmine saat akan pergi ke kamarnya
"Ada apa sya?"
"Apa kamu baru pulang jas?"tanya tsya penasaran
"Iya aku sama mas adit baru pulang"ucap jasmine sambil tersenyum
"Ko malam sekali jas, memangnya mencari tukang sate susah ya?"tanya tasya
"Engga ko sya, aku sama mas adit cuma kebanyakan bercerita pas makan jadi lupa waktu"jelasjasmine
"Ohh.. pantas saja"ucap tasya lalu tersenyum pada jasmine
"Ya sudah kamu sana istirahat ini sudah malam"ucap tasya jasmine pun mengangguk lalu pergi meninggalkan tasya ke kamarnya
__ADS_1
Di Kamar
Saat sudah sampai di depan pintu kamarnya jasmine pun masuk namun dengan perlahan takut menganggu adit sedang beristirahat pikinya. Namun saat di dalam ia tidak menemukan adit di tempat tidur mereka jasmine pun hendak menutup pintu namun adit yang dari tadi di belakang pintu langsung menarik jasmine dan menyandarkan jasmine di balik pintu.
"Mass is!!"kaget jasmine saat adit tiba-tiba menariknya
"Kenapa lama sekali membangunkan satu orang aja!"ucap adit
"Maaf mas, tadi tasya ngajak aku ngobrol sebentar, tunggu lama dari mana coba"cemberut jasmine
"Iya pokonya lama aku dari tadi nungguin kamu di balik pintu tau pegal"ucap adit sambil menyentil dahi jasmine pelan
"Siapa juga yang nyuruh kamu nungguin aku di balik pintu ga ada ya"ucap jasmine cemberut
"Pokonya kamu harus di beri hukuman titik!"ucap adit tegas
"Loh ko gitu sih aku ga minta kamu untuk tungguin aku di balik pintu mas"ucap jasmine tidak terima ucapan adit
"Pokonya kamu tetap salah harus di hukum!"kekeh adit lalu tersenyum penuh arti
"Kamu nikmati saja hukuman dari aku sayang!"ucap adit sambil mendekatkan wajahnya pada adit
"Apa ga bisa besok saja mas aku lelah pengen istirahat"ucap jamsine pelan karena wajah adit sudah sangat dekat di depan
"Ga aku pengennya sekarang juga!"
"T-tapi kamu mau hukum aku apa?"tanya jasmine
Cup
Adit mencium jasmine jasmine dengat sedikit liar, jamsine yang merasakan ciuman adit sedikit liar pun hanya bisa memejamkan matanya dan membalasnya. mereka pun saling berpagut di belakang pintu kamar jasmin yang sudah masuk kedalam suasana pun membals ciuman adit tak kalah liar.
Begitu pun dengan adit yang sudah sangat bernafsu pada jasmine sehingga tangan adit yang dari tadi sudah berjalan-jalan di tubuh jamsine sudah melepaskan kan bawahan jasmin tampa jasmine sadari, dan seketika adit mengangkat tubuh jasmine masih dengan bersandar pada pintu jasmine pun reflek melingkarkan kakinya di pinggang adit.
Adit pun langsung menurunkan celananya dengan buru-buru dan langsung menyatukan dirinya dengan jasmine, jasmne pun sedikit berteriak karena adit begitu kasar menyatukanya.
"Mas.. pelan-pelan sssstt"parau jasmine
__ADS_1
"Itu hukuman buat kamu sayang karena sudah membuat aku menunggu dan berdiri lama"ucap adit dengat suara berat nya karena sedang menikmati penyatuan ereka
"Ish omong kosong kamu aja ini mas"ucap jasmine
"Sutttt jangan bicara terus sebaiknya kamu keluarkan suara seksimu itu sayang"parau adit meraka berdua pun semakin panas
*SKIP*
Kini mereka sedang mengatur nafas mereka masing-masing dengan posisi yang masih sama jasmine pun melirik adit dengan cemberut.
"Kenapa cemberut gitu sayang"ucap adit
"Pegelll"rengek jamsine adit pun tersenyum
"Kita pindah tempat sayang"ucap adit tersenyum penuh arti lalu menggendong jasmine menuju ranjang
"T-tapi mas aku lelah"rengek jasmine benar-benar sudah lelah adit pun merasa tidak tega dan memilih untuk mengalah
"Ya sudah kita tidur saja sayang"ucap adit langsung membaringkan jasmine di ranjang
"Maaf ya mas aku benar-benar mengantuk"ucap jasmine tidak enak karena melihat adit yang lesu, bagaimana tidak lesu adit masih menginginkan jasmine.
"Tak apa sayang aku tau kamu pasti lelah, tidurlah"ucap adit tersenyum lalu mengecup bibir jasmne lembut
"Selamat tidur sayang"ucap jasmine membalas kecupan adit
"Selamat tidur my littel wife"jawab adit
Sedangkan di lain tempat tasya sedang berdiri di depan pintu kamar jasmine, sejujurnya tasya ingin mengetahui di mana kamar jasmine maka dari itu ia mengikuti jasmine ke lantas atas, sampai dia melihat jasmine memasuki salah satu kamar disana. Tasya pun terus mengikuti jasmine sampai tak sadar ia sudah di depan pintu jasmine.
"Bodoh apa yang aku lakukan disini"ucap tasya pada dirinya sendri
Tanpa tasya sadari di balik pintu itu adit dan jasmine sedang di mabuk api gairah
karena kamar yang adit tempati memang kedap suara maka tidak akan ada yang tau apa yang sedang mereka lakukan.
Bersambung...
__ADS_1