
Pagi hari di apartemen jasmine..
Tampak jasmine sedang sibuk menyiapkan keperluan aditya yang akan pergi ke kantor.
Aditya keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan handuk saja di lingkarkan di pinggangnya.
Ia pun menghampiri jasmine yang masih sibuk menyiapkan baju kantor untuknya.
"Mas mau pakai jas yang mana?"Tanya jasmine sambil memilah koleksi jas milik aditya
"Terserah kamu saja yang menurut mu cocok sayang"Jawab aditya sambil memeluk jasmine dari belakang
"Hmm kalau gitu pakai yang ini saja, kebetulan aku ingin pakai warna yang sama, sama kamu hari ini"Ucap jasmine
Jamsine pun berbalik menyodorkan setelan jas berwarna biru navi ke arah aditya.
"Oke kalau begitu, bantu mas pakaikan"Ucap aditya sambil tersenyum manja
"Tapi aku mau pergi mandi mas, udah hampir telat kamu pakai sendiri saja ya"tolak jasmine secara halus
"Siapa suruh tadi ga mau mandi barengan"jawab aditya jutek
"Kalau tadi mandi bareng kamu yang ada bukan telat lagi tapi malahan bener-bener kesiangan mas"jawab jasmine malas menjawab pertanyaan suaminya itu.
"Kamu ini"Ucap aditya kehabisan kata-kata
Jamsine pun tersenyum penuh kemenangan, pasalnya memang benar jika tadi jasmine ikut mandi barengan dengan aditya yang ada mereka bukan menghemat waktu melainkan membuang waktu.
"Kamu ga papa kan pakai bajunya sendiri"Ucap jasmine memastikan aditya marah atau tidak
__ADS_1
"Iya ga papa ko sayang sana gih mandi"Jawab aditya tidak jutek lagi
"Ya sudah kalau gitu aku mandi dulu ya mas"ucap jasmine lalu ia pun pergi ke kamar mandi.
Akhirnya aditya pun memakai bajunya sendiri, ia pun melihat pakaian yang akan di pakai oleh jamsine hari ini.
"Cocok"ucap aditya sambil tersenyum melihat pakaian mereka.
10 menit pun berlalu, jasmine pun keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuknya saja.
Aditya yang melihat jasmine seperti itu pun hanya bisa memperhatikan gerak-gerik jasmine, sungguh sangat menggoda.
"Sayang ayo cepat pakai baju nya"titah aditya dengan suara serak
"Iya mas"jawab jasmine santai
Kalau keseringan yang ada jasmine akan cuti kuliah terus menerus, siapa lagi kalau pelakunya bukan suaminya aditya.
Adit pun menyodorkan dasinya pada jasmine, jasmine pun memakaikannya dengan sangat lihai.
Setelah keduanya siap mereka berdua pun pergi ke ruang makan, jasmine sudah menyiapkan sarapan sejak tadi sebelum mempersiapkan pakaian untuk aditya dan juga dirinya,mereka berdua pun sarapan dengan tenang.
"Sayang nanti siang kamu jadi ke kantor?"Tanya aditya setelah selesai dengan sarapannya.
"Iya jadi mas, kira-kira kamu bisa jemput aku ga ke kampus?"Tanya jasmine balik
"Mas lihat jadwalnya dulu ya, kalau mas ga bisa nanti mas kirim sopir buat jemput kamu"Jawab aditya
"Ya sudah kalau gitu, nanti kalau aku sudah selesai di kampus aku hubungi kamu"Ucap jasmine
__ADS_1
"Oke sayang"jawab adit
"Yu berangkat"ajak jasmine aditya pun mengangguk.
Mereka berdua pun keluar dari apartemen dengan saling bergandeng tangan. Beberapa orang yang melihat kemesraan aditya dan jasmine membuat mereka merasa iri dan juga salut.
*
Tiba lah di kampus jasmine, tak lupa jasmine pun melakukan kewajibannya sebagai istri yaitu mencium tangan aditya, begitu juga dengan aditya mencium seluruh wajah jasmine dan juga perut jasmine dengan sayang.
"Ingat sayang jangan nakal di kampus, jangan ladenin junior-junior kamu pokonya jangan macam-macam!"Perintah aditya
"Siapp myhusband!"Jawab Jasmine sambil hormat ke pada Aditya
Aditya yang melihat tingkah istrinya itu pun tersenyum sambil geleng-geleng kepala.
Jasmine pun turun dari mobil dan melambaikan tangan untuk terakhir kalinya kepada aditya, aditya pun pergi dari parkiran kampus di lanjutkan dengan jasmine yang masuk ke dalam kampus.
Di ujung parkiran kampus Jasmine tidak menyadari bahwa ada seseorangan yang memperhatikannya, dari mulai dia berpamit pada suaminya dan juga melambaikan tangannya untuk suaminya ia lihat dan itu membuat hatinya terbakar api cemburu.
Siapa lagi kalau bukan mike, dosen jasmine yang sangat terobsesi dan juga sangat mencintai jasmine.
"Kamu tunggu saja aditya akan aku rebut kembali jasmine ku yang sudah kamu ambil!"Geram mike dengan emosi yang berapi-api🔥
Ia pun menetralkan emosinya yang memuncak supaya lebih tenang, ia tidak mungkin bertemu dengan jasmine jika emosinya masih membara seperti tadi.
Setelah dirasa tenang mike pun pergi dari sana, dan memilih mencari keberadaan jasmine sang pujaan hatinya.
Bersambung..
__ADS_1