
Disini lah jasmine sekarang, berada di keramaian bersama orang-orang yang tengah berlibur, setelah beberapa waktu di perjalanan jasmine kini bisa melihat orang-orang yang lalu-lalang kesana-kemari di tempat ini.
Wilayah ini begitu berbeda, dengan wilayah yang ia tempati bersama adit. Lebih ramai dan benar banyak orang yang datang kesini, juga banyak pedagang yang menjual berbagai macam oleh-oleh disana.
"Sayang mau berkeliling?"Tawar adit
"Iya sayang"jawab jasmine
"Ayo kita kesana"Tunjuk adit kesalah satu tempat lalu iya merangkul tubuh jasmine agar lebih merapat pada dirinya
"Disini ramai sekali ya mas"Ucap jasmine
"Iya sayang, apa yang aku bilang benar kan"
"Hemm, mas lihat disana ada yang jual ikan bakar"Tunjuk jasmine
"Kamu pengen itu sayang?"
"Iya kayanya enak deh"ucap jasmine begitu menginginkan ikan bakar itu
"Tapi disana ngantri sekali, tidak apa-apa menunggu lama?"
"Gapapah ko mas ayo kita ikut ngantri"
"Baiklah"Adit pun mengikuti kemauan jasmine
Mereka pun masuk kedalam antrian itu, sangat banyak yang mengantri kalau di lihat lebih jelas rata-rata yang mengantri kebanyakan sekumpulan anak remaja, namun ada juga sebagian orang dewasa atau pun orang tua.
Adit melihat keadaan sekelilingnya, ini pertama kalinya dia mengantri di tempat seperti ini merasa risih juga banyak yang memperhatikan dirinya terutama kaum hawa.
"Wah lihat itu cowo ganteng banget"Ucap salah satu pengunjung disana
"Bener, keren banget duh pengen deh cowo kaya gitu"Ucap yang lainnya dengan centil
Adit yang mendengar ucapan-ucapan itu pun hanya mengacuhkannya saja, itu sudah hal biasa baginya. Namun tidak hanya dirinya yang di perhatikan di tempat itu jasmine juga sama halnya dengan adit namun yang memperhatikan kebanyakan kaum adam.
Awalnya adit acuh dengan tatapan-tatapan mereka karena dia juga sudah terbiasa, memang istrinya ini selalu saja menjadi pusat perhatian kaum adam.
Namun sedetik kemudian, ada yang menghampiri jasmine, salah satu pria yang memperhatikan jasmine.
"Hallo nona"Sapa pria itu
"Iya ada apa?"Tanya jasmine bingung karena ia tidak kenal dengan pria ini
"Itu, bolehkah kita berkenalan"Ucap pria itu dengan percaya diri
__ADS_1
"Hah?"bingung jasmine ia kira pria ini ingin menanyakan sesuatu hal tau halnya ingin berkenalan dengannya
Adit yang melihat itu pun hanya diam saja, ia ingin tau bagaimana respon jasmine selanjutnya.
"Siapa nama kamu nona cantik?"tanya pria itu dengan penasaran yang tinggi
Jasmine pun menoleh ke arah adit, adit hanya diam saja melihat dia di goda oleh pria lain.
"Kenapa mas adit diam saja"Ucap jasmine dalam hati
"Nona"Sapa pria itu lagi karena merasa di abaikan
"Maaf ya saya tidak bisa berkenalan dengan pria lain apa lagi di depan suami saya"jelas jasmine membuat pria itu kaget
"Jadi ini suami kamu nona?"
"Iya ini suami saya"Ucap jasmine langsung melingkarkan tangannya di pinggang adit
Adit yang mendengar jawaban jasmine pun tersenyum senang, apa lagi melihat pria itu terlihat sangat kecewa.
"Sorry, ia sudah menjadi milikku"Ucap adit dengan nada dingin
Pria itu pun langsung pergi dari sana, dengan perasaan kecewa tentunya, berharap ia bisa berkenalan dengan wanita cantik itu malah tidak mendapatkan hasilnya.
"Kenapa tadi mas hanya diam saja"ucap jasmine sambil cemberut
"Hehe, mas ingin tau saja apa yang akan kamu lakukan berikutnya ternyata istri mas ini memang bisa di andalkan"Ucap adit gemas melihat wajah jasmine yang cemberut
"Harusnya kan kamu bicara saja langsung, kalau aku suaminya itu lebih bagus"
"Iya sayang lain kali"Jawab adit terkekeh
Bagaimana perasaan kaum hawa yang mendengarkan pembicaraan mereka, yang jelas mereka langsung kecewa patah hati. Apa lagi melihat saingan mereka seperti jasmine mereka jauh di bawah jasmine.
Tak terasa antrian panjang pun sudah terlewati kini mereka sedang menikmati ikan bakar itu, jasmine begitu bahagia dan juga senang ternyata ikan bakar itu enaknya tidak ada bandingannya.
"Wah tidak menyesal aku ngantri begitu lama sayang"Ucap jasmine
"Kalau begitu makan yang banyak sayang, biar beby nya senang mommynya juga senang"Jawab adit sambil menyuapi jasmine, jasmine pun mengangguk
Mereka pun makan dengan tenang sambil menikmati sekeliling mereka.
"Setelah ini kita kemana?"Tanya adit
"Aku ingin cari oleh-oleh mas"Jawab jasmine
__ADS_1
"Oke sayang"
Setelah selesai makan ikan bakar, jasmine dan adit pun melanjutkan berkeliling jasmine begitu antusias melihat barang yang di jual disana. Jiwa shopingnya pun tiba-tiba meronta-ronta ia memilih ini itu yang menurut nya bagus.
Adit yang melihat jamsine begitu senang pun ikut senang, karena ia sangat jarang menghabiskan waktu berdua seperti ini bersama jasmine maka dari itu ia mengabulkan apa yang jasmine inginkan apa pun itu.
Setelah puas berbelanja, kini jasmine tengah duduk di kursi yang menghadap ke arah pantai. Ia memijat kaki nya yang pegal karena sudah berjam-jam berkeliling.
Walau suasana di pantai panas, namun tidak masalah untuk jasmine ia sangat bahagia sekali hari ini. Adit menghampiri jasmine dengan membawa air kelapa muda yang dingin itu dengan beberapa cemilan untuk menemani istirahat mereka.
"Lelah sayang?"tanya adit setelah duduk di samping jasmine sambil menyodorkan es kelapa muda itu
Jasmine pun langsung meminum es kelapa mudanya, dan menoleh ke arah adit.
"Lelah mas, tapi ga masalah ko aku sangat senang hari ini"Jawab jasmine sambil tersenyum manis
"Syukurlah kalau kau senang hari ini sayang, kita istirahat di sini dulu ya"ucap adit
"Iya mas, aku juga ingin menikmati suasana pantai disini dulu"
"Iya sayang, setelah ini kita kembali ke villa"
"Oke sayang"
Di London
Setelah kejadian penggelapan dana beberapa waktu lalu, kepulangan bima di undur kembali ia harus benar-benar memastikan perusahaan yang ia akan tinggalkan itu tidak akan terjadi masalah sedikit pun.
Hari-hari bima begitu menguras tenaga dan juga pikiran, namun dalam kesusahan seperti ini kedua sahabatnya itu tidak pernah absen sedikit pun mereka sama-sama bekerja keras untuk menuntaskan permasalahan di kantor.
Kini keadaan perusahaan sudah kembali setabil, itu membuat Bima, Aldo dan Kevin lega. Namun Bima akan masih memberantas orang-orang yang berniat curang terhadapnya, ia akan begitu meningkatkan ke amanan dan ketegasan di perusahaan untuk kedepannya. Kini tinggal Bima menunggu urusan pribadinya selesai dan ia akan segera kembali ke indonesia.
"Bos jika urusan bos di kampus sudah selesai apa yakin akan kembali ke indonesia?"Tanya aldo
"Aku sudah yakin al, kasian papah disana tidak ada yang membantunya mengurus perusahaan, ia sudah tidak muda lagi butuh seseorang yang membantunya"yakin bima
"Kalau begitu saya doakan semoga urusan bos cepat terselesaikan, bos sudah bekerja sangat extra beberapa bulan ini anda juga butuh istirahat cukup"Ucap aldo khawatir
"Terimakasih al, ingat untuk kedepannya kamu dan kevin harus lebih kompak dalam situasi apa pun kalau kalian butuh bantuanku nanti cepatlah beri tahu dan kalian selalu dalam pengawasanku"Peringatan bima kepada sahabatnya
"Siap bos"Ucap aldo sambil memberi hormat bima pun tersenyum melihat kelakuan asistennya itu.
Dalam hati bima ia selalu mendoakan masa depan kedua sahabatnya, ia tidak ingin kedua sahabatnya itu kembali ke kehidupan yang dulu serba kekurangan ia ingin kedua sahabatnya itu sukses dengan kerja keras mereka sendiri agar tidak akan ada lagi orang yang mencela atau pun meledek mereka di masa depan nanti.
BERSAMBUNG..
__ADS_1