
Flashback of..
"Jadi siapa yang ingin kamu lamar rey?"Tanya renold
"Namanya bella pa mah, tapi masalahnya dia masih sekolah"Ucap reynaldi
"Maksud kamu , jadi yang ingin kamu lamar masih anak sekolahan?"tanya renold
"Iya pah, dia masih sekolah kelas 3 SMA"Lirih rey
"Jangan bercanda sama kita rey, kamu juga kan masih kuliah apa kamu yakin?"tanya key
"Rey yakin mah, lagian dari segi finansial rey sudah mampu meski pun masih kuliah"jawab rey
"Bang jangan bercanda deh, ini ga lucu!"ucap keyla yang akhirnya mengeluarkan suaranya
"Key abang ga bercanda, masa abang bercanda sama hal begini sih"ucap rey dengan amat serius
Keyla yang melihat abangnya bersungguh-sungguh pun akhirnya percya dan memilih diam melanjutkan mendengakan pendapat sang papah,mamah.
Sedangkan arnold dan keysya saling padang satu sama lain, mereka juga percaya dengan ucapan rey anak kedua mereka bahwa dia bersungguh-sungguh dengan ucapannya.
"Rey jujur dengan mamah sebenarnya apa yang telah terjadi, mamah tau kamu, kamu ga akan bohong soal apapun sama mamah dan papah inget ajaran kita rey?"tanya keyla
Reynaldi pun merenungkan pikirannya, mau tak mau ia pun menceritakan setiap inci kejadian yang telah menimpanya.
Setelah mendengar alasan reynaldi ingin menikahi bella,keysya dan arnold sangat shok kenapa masalah serius seperti ini bisa terjadi kepada keluarganya.
"Apa kamu yakin ada seseorang yang memberikan obat itu dan kejadian itu sepenuhnya bukan dalam keadaan sadar?!!"Tanya keysya
"Rey yakin mah, malam itu rey baik-baik aja tapi tiba-tiba rey merasa ada yang aneh dalam diri rey yang rey ga tau apa penyebabnya, rey ga mungkin berbohong rey bisa buktiin sendiri bahwa rey ga ngelakuin itu dalam keadaan rey sadar 100%" ucap reynaldi penuh keyakinan
"Papah percaya sama kamu rey, semua anak papah tidak mungkin melakukan hal seperti itu tapi masalahnya apa bella mau menikah dengan kamu?"ucap arnold
__ADS_1
"Iya benar apa kata papahmu rey, apa bella mau menikah dengan kamu?"sambung keysya
"Bella anak yang sangat polos pah, dia pasti mau kalau itu demi kebaikannya. Pokonya mau bagaimana pun bella harus menikah dengan rey pah,mah rey ga mau menundanya sebelum hal yang lain terjadi pada bella"tegas rey
"Ya sudah kalau begitu nanti papah, dan mamah akan lamarkan bella untukmu, masalah pernikahan benar itu harus segera dilaksanakan cepat atau lambat sebelum hal yang lain terjadi"putus arnold
"Kalau begitu kabari abangmu rey, ceritakan yang sebenarnya terjadi biar abangmu tidak salah paham"ujar keysya
"Baik mah"jawab rey sambil menganggukkan kepalanya
Setelah selesai mendiskuskannya semua anggota keluarga pun meninggalkan ruang makan, pergi ke kamar masing-masing.
Dikamar arnold dan keysya
"Pah apa papa percaya dengan semua ucapan rey?"tanya key
"Papah bisa lihat sendiri kejujuran di mata rey mah, mana mungkin rey berbohong sama kita"jawab arnold
"Mamah cuma gak habis pikir anak kita bisa mengalami hal seperti ini sebelum menikah pah, apa bella sebagai korban tidak kenapa-napa mamah khawatir dengan kondisi fisikologi bela"terang keysya
"Keputusan papah memang bijak, kalau kita nanti menunda pernikahannya mamah ga mau hal buruk lainnya terjadi"ucap key
"Iya mah, berdoa saja supaya keluarga bella menerima lamaran kita mah"ucap arnold
"Papah tenang saja, keluarga bella pasti tidak akan menolak serahkan saja semunnya sama mamah"ucap key dengan bangga
Arnold yang melihat ekspresi istrinya itu pun hanya menggelengkan kepalanya, entah apa yang ada di pikiran istri tercintanya itu pasti hal yag tidak bisa ia duga.
Sedangkan di kamar reynaldi..
Rey masih termenung memikirkan keadaan bella saat ini, setelah ia mengantarkan bella kerumahnya tadi siang ia masih bisa melihat bella tesenyum kepadanya.
Entah itu senyum kepura-puraan atau memang itu adalah senyuman tulus bella yang dia berikan untuknya.
__ADS_1
Meskipun dia adalah orang yang telah merusak masa depannya tapi bella msih bisa memberikan senyuman tulus itu untuknya gadis yang sangat luar biasa.
"Sedang apa bella saat ini"ucap rey sambil memandang poto dirinya dan bella yang ia ambil secara sengaja untuk ia simpan sebagai tanda bahwa ia tidak akan melepaskan bella.
Rey pun berinisiatif menelpon bella, dan di angkat oleh bella.
"Hai bell"ucap rey
"Hallo ka ada apa?"tanya bella
"Tidak apa-apa hanya ingin menelpon saja"jawab rey bingung
"Aneh!"ucap bella
"Heh, sedang apa kamu sekrang bel?"tanya rey
"Aku sedang belajar ka besok ulangan semester"jawab bella
"Apa aku ganggu kamu?"tanya rey
"Hemm sedikit"jawab bela cengengesan
"Kalau begitu lanjutkan saja belajarnya kalau sudh selesai, telpon kaka balik ya"ucap rey
"Ya sudah ka bella tutup ya dahh"ucap bella telpon pun terputus
Rey pun memandangi ponselnya, dan tiba-tiba tersenyum.
"Apa benar dia yang akan menjadi istriku"ucap rey sambil tersenyum
Ia pun memilih mengerjakan tugas kampusnya, sambil tersenyum-senyum bahagia.
Entah apa yang membuat rey bahagia yang jelas bella adalah penyebabnya.
__ADS_1
BERSAMBUNG...