SUAMI IDAMAN WANITA

SUAMI IDAMAN WANITA
BAGIAN 40


__ADS_3

Waktu sudah menunjukan malam hari, pekerjaan adit pun sudah selesai ia kerjakan ia pun meregangkan otot-otot tubuhnya yang berasa sangat pegal juga lelah, adit pun melirik jasmine masih setia di pangkuannya. Ia pun tersenyum melihat jasmine begitu nyenyak tidur di pangkuannya seperti anak kecil. Tanpa merasakan betapa pegalnya adit memangku jasmine berjam-jam.


"Sayang aku mencintaimu"ucap adit mencium pipi jasmine lalu ia bangkit dari duduknya membawa jasmine ke dalam kamarnya.


Tiba di kamar adit membaringkan jasmine lalu menyelimutinya, setelah itu ia pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya sebelum ikut tidur bersama istrinya.


Setelah selang beberapa menit adit pergi, jasmine terbangun dari tidurnya ia melihat sekelilingnya ternyata ia sudah berada di kamar mendengar ada gemercik air di kamar mandi ia pun berpikir itu aditya.


"Ko tiba-tiba pengen makan sate yaa, jam berapa ini?"tanya jasmine pada dirinya sendiri


"Udah jam 8 malam, berarti aku tertidur cukup lama tadi badan ku berasa pegal sekali uhh"keluh jasmine


Bagaimana tidak pegal ia berjam-jam tidur di pangkuan aditya tanpa bergerak sedikit pun jelas itu membuat badannya pegal. Jasmine pun menyenderkan tubuhnya di kepala kasurnya sambil menunggu adit selesai mandi.


"Ish mandi aja ko lama sih"cemberut jasmine tak lama adit pun keluar dari kamar mandi dengan hanya anduk yang melingkar di pinggangnya


"Sayang kamu sudah bangun"ucap adit mendekat pada jasmine


"Hmm, mas lama banget sih mandinya"ucap jasmine cemberut


"Ah itu maaf sayang"jawab adit sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal


Alasan adit mandi lama apa lagi kalau bukan ulah istrinya, ia harus meredakan hasrat pada dirinya terlebih dahulu dengan mandi air dingin di malam hari, karena ia tak ingin sampai hilang kendali melihat jasmine yang tadi sedang tidak sehat.


Cup


"Udah ga usah cemberut mas minta maaf ya"ucap adit setelah mencium bibir jasmine sekilas


"Hmm, mas aku lapar pengen sate"ucap jasmine


"Pengen sate ya, iya ayo sebentar mas pakai baju dulu setelah itu kita beli sate oke, kamu juga pakai jaketnya"ucap adit jasmine pun mengangguk senang


Setelah selesai mereka berdua pun keluar kamar, saat sampai di ruang tamu tak sengaja bertemu dengan tasya yang sedang mengambil air karena haus.


"Eh jas, kalian mau kemana?"tanya tasya meihat jasmine


"Sya kita mau cari sate di luar, apa kamu mau nitip sesuatu?"tanya jasmine adit pun hanya diam


"Ngga usah jas, aku makan yang ada di kulkas aja apakah boleh?"


"Tentu ga usah sungkan sya kamu boleh makan sesuka mu yang ada disini"ucap jasmine


"Ayo sayang keburu malam"ajak aditya


"Ah iya mas"


"Sya aku berangkat dulu ya"pamit jasmine

__ADS_1


"Iya hati-hati jas"jawab tasya sambil melihat jasmine dan adit menghilang di hadapannya


Di Perjalanan


"Sayang.."panggil jasmine pada adit yang sedang fokus menyetir


"Kenapa sayang?"jawab adit sambil mencium punggung tangan jasmine


"Bisakah kamu sedikit akrab pada tasya, aku ga enak kalau kamu seperti itu pada tasya dia teman aku loh, aku yakin dia psti ga nyaman kalau kamu seperti itu padanya"


"Sayang aku ga bisa"tolak adit


"Kenapa?"


"Aku ga mau ngundang masalah"jelas adit


"Tapi mas tasya teman aku, aku percaya sama kamu"


"Sayang kita ga tau di dalam hati manusia itu bagaimana, sebelum masalah muncul kita harus mencegahnya bukan itu yang aku lakukan"


"Tapi itu terlalu berlebihan, iya aku tau kamu cuma mau menjaga hubungan kita tapi setidaknya tidak usah telalu dingin pada tasya mas"pinta jasmine adit pun hanya pasrah


"Baiklah-baiklah jika itu mau kamu, ga usah marah ya sayang"putus adit


"Hemm makasih mas"


"Kamu yang terbaik sayang, iloveyou"ucap jasmine mesra


"I love you to mywife"jawab adit sambil tersenyum


Sejujurnya adit merasa tidak nyaman harus tinggal bersama orang lain selain jasmine dan keuarganya apalagi itu seorang wanita, ia sangat ingin menjaga hubungannya dengan jasmine tidak mau ada masalah walau ada pun ia akan berusaha mencegahnya, karena saat pertama kali adit melihat wajah tasya ia merasa ada hal sesuatu yang mengganjal di hatinya dari tatapan tasya padanya dan itu membuat adit tidak suka.


Meskipun itu hanya perasaannya tetap saja itu menganggu pikirannya meskipun juga adit tampak biasa saja namun perasaannya berkata lain. Ia pun hanya bisa pasrah mengikuti kemauan istrinya itu dan membuang semua perasaan buruk pada tasya agar pikirannya sedikit lebih tenang.


Di sisi lain tasya sedang besantai di ruang tamu ia pun sedang tersenyum tidak jelas entah apa yang ia senyumkan namun terlihat dari senyumannya bahwa di sedang bahagia dan senang.


Tak beberapa lama adit pun menemukan warung sate yang cukup ramai dan besar disana, ia pun memakirkan mobilnya.


"Sayang kita sudah sampai ayo turun"Ajak adit


"Iya mas"Jawab jasmine mereka pun turun dan memasuki warung sate itu


"Silahkan duduk tuan, nona mau pesan apa?"tanya pelayan


"Saya mau pesan 50 tusuk sate plus nasi ya mbak, mas kamu mau pesen apa?"ucap jasmine tak tanggung-tanggug memesan sate itu


"Sayang apakah tidak terlalu kebanyakan 50 tusuk?"tanya adit heran karena jasmine memesan sate terlalu banyak menurutnya

__ADS_1


"Ngga ko mas aku pengen makan banyak satenya soalnya"yakin jasmine


"Oke kalau gitu abiskan ya sayang"


"Tentu mas"jawab jasmine senang


"Saya pesen satenya 20 tusuk saja dan nasi"ucap adit pada pelayan itu


"Baik tuan kalau minumnya mau pesan apa tuan, nona?"tanya pelayan lagi


"Jus mangga, kalau kamu mas?"ucap jasmine lalu menanyakan pada adit


"Samakan saja sayang"jawab adit


"Oke mbak jus mangga nya 2 yang satu jangan pake gula ya"pinta jasmine


"Baik nona, tuan di tunggu pesanannya"


Saat pelayan pergi adit pun melihat ke arah jasmine, ia pun memandangi wajah istrinya itu dengan intens jasmine yang menyadari pun balik menatap adit.


"Kenapa mas ko liatin aku nya kaya gitu banget sih"ucap jasmine tersipu malu


"Apa badan kamu sudah lebih baik sekarang sayang?"tanya adit


"Ku rasa begitu mas, ga tau kenapa semenjak mas datang aku serasa sehat kembali"ucap jasmine malu


"Benarkah begitu?"ucap adit


"Iya bener mas"jujur jasmine


Karena memang semenjak adit pulang tubuh jasmine yang tadinya merasa pusing berat dan mual pun seakan hilang begitu saja saat berada di dekat adit, maka dari itu jasmine selalu ingin adit menggendongnya dan memangkunya atau pun memeluknya seharian itu membuat hati jasmine sangat tenang dan nyaman.


Beberapa menit berlalu pesanan yang adit dan jasmine pesan pun adatang jasmine yang melihat pesananya datang terlihat sangat bahagia dan tidak sabar untuk memakannya.


"Selamat makan mas"ucap jasmine lalu langsung memakan sate itu dengan lahap


"Sayang pelan-pelan tidak akan ada yang meminta sate punya kamu loh"kekeh adit gemas melihat jasmine begitu lahap memakan satenya


"Satenya enak mas, kalau aku masih mau nambah apakah boleh?"


"Tentu kalau kamu masih sanggup"jawab adit sambil menggelengkan kepalanya


"Makasih syang"ucap jasmine


Mereka pun menikmati makanannya masing masing, adit yang dengan santai memakan satenya lalu jasmine yang memakan satenya dengan sedikit bar-bar dan adit sebagai penonton setia.


Bersambung..

__ADS_1


__ADS_2