
Di Kampus..
Saat mike hendak pergi ke kantornya ia tak sengaja mendengar mahasiswa-mahasiswa itu sedang membicarakan jasmine, mike pun penasaran apa yang mereka bicarakan ia pun melambatkan langkahnya agar dapat mendengar percakapan mereka.
Lalu sedikit bersembunyi di balik dinding yang membatasi mike dangan mahasiswa-mahasiswa itu.
"Eh kalian liatkan di parkiran tadi jasmine di jemput sama cowo, tampan sekali"ucap mahasiswa itu pada temannya
"Iya aku juga liat cowonya tampan, gagah apalagi karismanya itu loh"jawab nya memuji
"Hebat ya jasmine, udah cantik,sexy pinter,ramah plus kaya lagi banyak cowo yang ngantri ingin jadi pacarnya"ucap salah satunya iri
"Iya kita bukan saingan jasmine, udah yu masuk kelas sebentar lagi kelas di mulai"ajaknya
Mereka semua pun akhirnya pergi dari sana memasuki kelasnya.
Mike keluar dari tempat persembunyiannya tadi, ia pun penasaran siapa yang menjemput jasmine di parkiran hari ini apakah suaminya, atau orang lain.
Ia pun memilih mencari tahunya sendiri dan pergi ke ruang cctv berada.
"Pa tolong putar cctv di area parkiran"titah mike
"Baik pak"ucap petugas cctv itu menuruti perintah mike
Mike pun menelusuri setiap kejadian di sana dan baru lah melihat jasmine disana bersama teman-temannya mendekati seorang pria yang sedang bersandar di mobil.
"Siapa dia?"tanyanya dalam hati
"Setahu ku dia bukan suaminya jasmine"lanjutnya berperang dalam hati
Tanpa terasa mike pun mengepalkan tangannya kuat saat melihat adegan dimana jasmine yang terlihat bahagia bertemu pria itu dan langsung menghamburkan kedalam pelukannya.
Pria itu pun dengan tak kalah bahagia membalas pelukan jasmine mike yang melihat itu amarahnya kembali memuncak.
"Apa jasmine bermain di belakang suaminya, itu tidak mungkin jika jasmine bisa bermain di belakang suaminya kenapa dia tidak memilihku"pikir gila mike
Mike pun memutuskan menyudahi nya ia tak ingin amarahnya tak terkontrol hanya melihat jasmine berpelukan dengan pria asing.
"Sudah cukup pak, terimakasih"ucap mike lalu pergi dari sana
"Iya pa mike sama-sama"jawab petugas itu heran melihat mike begitu saja pergi setelah melihat cctv itu
Mike pun kembali ke kantornya dengan penuh tanya di pikirannya, pikirannya kacau kembali hanya menyangkut jasmine sang pujaan hati.
Setelah memasuki ruangannya mike pun langsung menduduki sofa yang ada di sana dengan sedikit keras, ia pun mengarahkan kepalanya keatas sambil sesekali memijatnya.
"Apa yang aku lihat ini benar adanya atau hanya salah paham saja tapi pria itu siapa ia bukan anak kampus disini apalagi usianya tak jauh dariku dan juga suaminya jasmine"ucap mike
"Jika memang jasmine benar-benar bermain di belakang suaminya, aku tak rela jika ia bersama dengan dia Jasmine hanya boleh jadi milikku!"ucap mike penuh penekanan
__ADS_1
Mike pun memilih mengistirahatkan pikirannya dengan tertidur sejenak karena jadwal mike kosong saat ini.
*
Setelah puas menghabiskan waktu di danau masa kecil jasmine dan bima, bima pun membawa jasmine ke restauran yang menjadi favorit sang adiknya.
"Kaka masih inget restauran yang jasmine suka"ucap jasmine senang
"Tentu, mana ada kaka bisa lupa restauran favorit mu sayang"ucap bima dengan bangga
"Ayo masuk"ajak bima sambil menggandeng jasmine
"Permisi meja atas nama bima kusuma"ucap bima pada resepsionis
"Oh iya silahkan tuan sebelah sini"ucap resepsionis itu menujukan meja yang telah bima pesan
Mereka pun duduk di meja yang di tunjukan resepsionis tadi.
"Kamu mau pesan apa jasmine?"tanya bima pada jasmine
"Hemmm seperti biasa ramen pedas"ucap jasmine sambil tersenyum pada sang kaka
"Tapi kurangi leves pedas nya sedikit ingat kamu sedang hamil"titah bima
''Tapi kan makan ramen memang paling enak pedas ka"protes jasmine sambil cemberut
"Tapi.."ucap mike terpotong karena jasmine langsung menunjukan wajah yang memohon dan pastinya sulit jika bima menolaknya.
"Yey.. makasih kaka ku yang tampan melebihi idolaku yang ada di korea"ucap jasmine kegirangan
Bima pun hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya gemas melihat tingkah laku jasmine.
Jamine pun memesan apa pun yang ia ingin makan hari ini, cukup banyak yang ia pesan membuat bima hanya bisa melongo melihatnya.
"Apa kamu yakin bisa menghabiskan ini semua?"tanya bima setelah melihat menu yang sudah tersajikan semua
"Hehe.. kan ada kaka yang bantu aku habisakan"jawab jasmine tanpa dosa
"Wah kamu ini, semenjak hamil apa ***** makanmu memang meningkat?"tanya bima lagi
Jasmine pun hanya mengangguk karena di dalam mulutnya sudah penuh dengan makanan.
Mau tak mau bima pun memakan makanan yang sudah tersedia itu, karena sayang akan mubajir jika tidak di makan, lagi pula bima tak yakin jika jasmine akan bisa menghabiskan ini semua.
Mereka pun makan dengan tenang tanpa bicara apapun, karena memang sudah kebiasaan di keluarganya jika makan tidak boleh ada yang bicara sebelum makanan itu habis,
Dan akan di izinkan bicara jika mereka sudah menyelesaikan makan mereka, itu sudah menjadi kebiasaan jasmine, dan bima.
Tiba-tiba panggilan masuk ke ponsel jasmine, ia pun melihat jika suaminya yang menelpon.
__ADS_1
📞My Husband❤️ memanggil...
"Aduh aku lupa mengabari mas adit jika aku masih bersama ka bima"ucap jasmine dalam hati
"Angkat saja siapa tau penting"ucap bima
"Kalau begitu jasmine angkat dulu telponnya ya ka sebentar"ucap jasmine bima pun mengangguk tanda mengiakan
Jasmin pun langsung bangkit dan berjalan sedikit menjauhi bima sebelum menerima telpon itu.
Jasmine pun mengangkat telpon dari aditya.
"Halo sayang.."sapa jasmine
"..."
"Maaf mas, aku masih bersama ka bima lupa ngabarin mas"ucap jasmine
"..."
"Kalau begitu nanti saat pulang mas mau aku bawain apa?"tawar jasmine
"..."
"Ya sudah sampai bertemu dirumah sayang dahh love you mwah"ucap jasmine mengakhiri sambungannya.
Ia pun menghela nafasnya sejenak lalu kembali ke meja dimana bima masih sesekali makan.
"Sudah?"tanya bima
"Iya ka"jawab jasmine
"Dari siapa?"tanya bima
"Mas adit, ka sebelum pulang pesenin ramen sama nasi goreng seafood ya untuk take away"pinta jasmine
"Buat kamu?"tanya bima
"Bukan, untuk suami ku hehe"ucap jasmine sambil tersenyum
"Ya sudah sekarang saja kaka juga sudah kenyang, setelah ini kaka antar kamu ke apartemen"
Jasmine pun mengangguk mengerti dan memanggil pelayan untuk memesan pesanan suaminya.
Setelah itu mereka berdua pun langsung kembali pulang.
Setelah mengantarkan jasmine pulang bima pun memilih langsung pulang tanpa mampir terlebih dahulu, jamsine pun memakluminya mungkin kakanya sedang ada urusan itulah pikiranya.
Ia pun memilih mandi untuk menyegarkan kembali tubuhnya, sambil menunggu aditya pulang dari kantor dan memberi tahu perihal percepatan kuliahnya.
__ADS_1
TBC.