
Setelah amarah mike reda, mike pun segera mencari jasmine ada yang perlu mike tanyakan pada jasmine.
Tak lama mike pun menemukan jasmine yang sedang asyik mengobrol dengan sahabat-sahabatnya, tanpa berlama-lama mike pun menghampiri jasmine.
"Selamat pagi semua"Ucap mike menyapa
"Selamat pagi pak"Jawab rima, mika dan jasmine kompak
"Maaf mengganggu waktu kalian, bisa saya bicara dengan kamu jasmine tolong datang keruangan saya sekarang"Ucap mike
"Baik pak"jawab jasmine sedikit enggan
"Kalau begitu saya tinggal dulu"ucap mike lalu berpamit pergi
Mika dan rima pun hanya menganggukkan kepalanya, sedangkan jasmine juga ikut pamitan menyusul mike.
Dalam hati jasmine sejujurnya ia tak mau berurusan dengan Mike, namun ia juga tidak bisa egois mike adalah dosen kampusnya mau tak mau ia harus bisa menyesuaikan dirinya kembali.
Tak lama jasmine dan mike pun tiba di kantornya mereka berdua pun masuk, mike mempersilahkan jasmine untuk duduk di sofa yang ada di sana.
"Bagaimana kabar kamu jasmine?"Tanya mike basa basi
"Saya baik-baik saja pak"Jawab jasmine
"Ngomong-ngomong ada perlu apa ya bapa memanggil saya ke sini?"tanya jasmine
"Saya cuman mau memastikan, apa benar kamu mengajukan percepatan kuliah?"tanya mike
"Iya pak benar, dekan juga sudah menyetujuinya"jawab jasmine
"Tapi kenapa kamu mengajukan percepatan kuliah, saya tau kamu memang pintar dan cerdas tapi itu akan sangat menguras waktu kamu dan pikiran kamu jasmine"Ucap mike panjang lebar jasmine hanya memperhatikan raut wajah mike yang terlihat mengkhawatirkannya.
"Apa bapa mengkhawatirkan saya?"tanya jasmine tiba-tiba mike membisu.
"Jika bapa memanggil saya kesini hanya untuk menanyakan ini lebih baik saya pamit"ucap jasmine
"Saya hanya ingin tau apa alasan kamu mengajukan percepatan kuliah itu jasmine?!"ucap mike
"Alasan saya mengambil percepatan kuliah, itu bukan urusan bapa itu urusan pribadi saya bapa tidak berhak tau"Jawab jasmine sedikit menekan emosinya
"Tapi.."ucap mike terhenti
"Kalau tidak ada yang penting lagi saya mohon pamit pak permisi"ucap jasmine langsung pergi meninggalkan mike yang hanya membisu melihat jasmine pergi begitu saja.
__ADS_1
"Ini tidak bisa di biarkan, aku harus mendapatkan jasmine segera"ucap mike dalam hati
Mike pun mengepalkan kedua tangannya kuat-kuat, hatinya begitu hancur saat jasmine terlihat sangat menghindar dari dirinya.
Sedangkan jasmine yang sedari tadi kesal dengan mike, memilih untuk pergi ke kantin membeli minuman dingin agar pikirannya yang tadi sempat kesal dan marah lebih rilex lagi.
Kebetulan saat jasmine berjalan menuju ke arah kantin ia bertemu dengan riko yang akan pergi ke kantin juga.
"Hai jasmine apa kabar?"tanya riko dengan senyum tak luntur dari wajahnya
"Hai rik, kabarku baik ko"jawab jasmine
"Btw kamu mau kemana?"tanya riko
"Ke kantin tiba-tiba pengen beli minuman yang seger"Jawab jasmine
"Kalau begitu kebetulan dong aku juga mau ke sana barengan aja"tawar riko
"Ya boleh"jawab jasmine menyetujuinya
Mereka berdua pun berjalan ke kantin secara beriringan, banyak pasang mata yang tertuju pada mereka apa lagi jasmine adalah primadona di kampus dan juga riko laki-laki yang tampan ia juga cukup pofuler di kampus.
Semua itu juga tidak lepas dari perhatian tasya yang kebetulan ada di kantin juga.
"Siapa yang murahan sya?"Tanya teman semejanya
"Ah engga ko"Jawab tasya
"Oh kirain aku tadi kamu bilang sesuatu"ucapnya lagi
"Salah denger kali kamu, aku ga ngomong apa-apa ko"jawab tasya ngeles
"Oh ya sudah"ucap temannya
Pandangan tasya pun kembali beralih ke arah jasmine dan juga riko, dalam hati tasya kenapa jasmine selalu di kelilingi laki-laki yang tampan dan juga baik seperti aditya dan riko.
Jiwa iri tasya seketika meronta-ronta tak habis pikir apa yang pria lihat dari jasmine jika memang jasmine cantik dia juga ga kalah cantik dari jasmine.
Itu adalah pandangan tasya, tapi kenapa nasib dia tida seberuntung jasmine itu yang membuat tasya membenci jasmine.
Sedangkan jasmine yang tau ada tasya di kantin memilih mengacuhkannya, seolah ia tidak pernah kenal dengan tasya jasmine juga tahu bahwa sedari tadi ia datang ke kantin tasya sudah memperhatikannya namun jasmine pura-pura tidak tahu.
"Kamu mau pesana apa?"Tanya riko setelah mereka duduk di kursi yang kosong
__ADS_1
"Aku ingin es jeruk lemon aja"jawab jasmine
"Minuman saja yakin, ga sama makannya?"tawar riko lagi
"Hemm iya yakin aku masih kenyang"jawab jasmine
"Kalau gitu kamu tunggu disini aku pesankan"ucap riko lalu pergi memesan minuman yang jasmine pesan
"Makasih ya rik"ucap jasmine tulus
Tiba-tiba jasmine mendapat pesan dari aditya, isi pesan :
My Husband❤️
"Sayang kamu sedang apa?"
Jasmine pun tersenyum ketika mendapat pesan dari suaminya, lalu ia pun membalasnya.
"Aku sedang di kantin, baby sedang ingin minum minuman yang segar"jawab jasmine lalu mengirim balasannya.
"Ya sudah kalau begitu jangan terlalu lelah ya, kasian babynya😘"balasan aditya
"Oke sayang, mas juga semangat kerjanya😘❤️"jawaban jasmine
"Pasti sayang, kalau begitu mas lanjut lagi ya bye sayang loveyou❤️😘"balasan aditya
"Bye sayang, we love you too😘❤️"jawab jasmine
Pesan pun berakhir..
Tak lama riko pun datang dengan membawa minuman yang jasmine pesan.
"Wah kayanya segar, thanks ya rik"ucap jasmine setelah menerima minumannya
"Iya sama-sama"jawab riko dengan tersenyum senang
Karena sebentar lagi kelas akan di mulai, jasmine tidak berlama-lama di kantin, riko pun begitu.
Setelah minuman mereka habis riko dan jasmine pun segera pergi ke kelas masing-masing.
Meskipun riko mengobrol dengan jasmine hanya sebentar, tapi entah mengapa itu cukup membuat ia senang dan bahagia.
Mungkin karena jasmine masih ada di hatinya itu yang membuat riko bahagia meski dalam hal kecil yang terpenting itu berkaitan dengan jasmine tak masalah baginya.
__ADS_1
Bersambung..