
Keesokan harinya..
Kini perasaan reynaldi cukup tenang pasalnya kedua orang tuanya tidak menentang keinginnya untuk menikahi bella.
Sebelumnya kehawatiran terbesar rey adalah restu kedua orang tuanya, karena bagaimana pun pernikahan yang dia inginkan adalah pernikahan yang bisa membuat kedua orang tuanya merasa bahagia.
Saat ini reynaldi sedang menuju kantor aditya,untuk memberitahu kabar tersebut ia pun sudah mempersiapkan dirinya untuk segala sesuatu yang akan terjadi disana.
Di Kantor Aditya
Tok tok pintu di ketuk..
"Masuk!"Ucap aditya
Rey pun masuk kedalam dengan menghela nafasnya berat.
Aditya yang melihat rey datang merasa heran pasalnya adiknya itu jarang sekali mengunjungi kantornya.
"Tumben ada angin apa kamu datang kesini"ucap adit sedikit sinis
"Memangnya adik sendiri bekunjung ngga boleh bang"jawab rey ia pun duduk di sofa yang ada di kantor aditya
"Kamu kesini pasti ada maunya, atau lagi ada masalah?"tanya adit sambil menghampiri rey yang sedang duduk
__ADS_1
"Kedua-duanya bang"jawab rey
"Ada masalah apa?"tanya adit lagi
"Sebelumnya aku mau kasih tau kalau aku akan menikah bang"ucap rey langsung pada intinya
"Apa? abang salah dengerkan!"ucap adit kaget
"Ngga bang, aku serius aku mau menikah"jawab rey dengan serius
Adit yang melihat keseriusan adiknya itu pun langsung menjadi serius.
"Apa ada yang terjadi sebelumnya, tiba-tiba kamu akan menikah rey ingat umur kamu masih sangat muda lagi pula kamu masih kuliah"ucap adit panjang lebar
"Soal masalah yang rey hadapi adalah, rey tidak sengaja merusak masa depan seseorang maka dari itu rey akan betanggung jawab secepat mungkin bang"ucap rey
sendu
"Maksud kamu, kamu mau menikah gara-gara merusak masa depan seseorang? anak gadis? rey abang belum mengerti"ucap adit bingung dengan jalan obrolan mereka
Mau tak mau rey pun menceritakan kembali awal mula kejadian itu kepada aditya, aditya yang mendengar cerita rey tak lepas dari emosi tingginya dan satu bogeman pun melayang pada wajah tampan rey.
Setelah menyelesaikan cerita kejadian itu dengan lengkap, aditya pun mengatur emosinya kembali, sedangkan rey meringis kesakitan ini adalah bogeman pertama rey selama ia hidup dari aditya sejail-jailnya dia pada aditya, aditya tidak pernah berlaku kasar padanya, seperti arnold yang tidak pernah ringan tangan (suka memukul) dalam mendidik anak-anaknya meskipun dia selalu tegas.
__ADS_1
Saat rey menceritakan semua kejadian yang menimpanya arnold malah memilih percaya 100% padanya tanpa memberi kekerasan sama sekali.
Adit pun tau ini bukan sepenuhnya kesalahan rey,rey disini adalah korban sama seperti bella, karena ia juga tau bagaimana rasanya ketika ia dijebak dengan obat perangsang saat itu oleh tasya.
Rasanya sangat menyiksa apalagi kalau dibiarkan terlalu lama, maka dari itu adit mengatur lagi emosinya yang sempat memuncak dengan memberikan pengertian kepada sang adik rey.
"Abang tau kamu tidak sepenuhnya salah rey dalam kejadian itu, dan untuk pukulan tadi anggap itu pelajaran untukmu bahwa meskipun kamu tidak sepenuhnya salah tapi kamu tetap sudah merugikan gadis itu dan lagi masalahnya yang kamu mau nikahi itu masih sekolah SMA rey, apa kamu yakin?"rey
"Rey tau dan yakin bang, kalau rey tidak secepatnya menikahi bella rey takut masalah yang baru akan muncul abang tau sendirikan ini masalah bukan hal yang sepele"jawab rey serius
"Ya abang tau, jika kalian menikah apa bella akan berhenti sekolah?"tanya adit tiba-tiba
"Untuk masalah itu rey sudah pikirkan, akan merahasiakan nya terlebih dulu sampai bella lulus"jawab rey
"Ya sudah kalau begitu abang merestui keinginan kamu rey, abang cuma mau bilang saat kalian sudah menikah jangan pernah menyakiti bella sedikit pun ingat itu! selalu ingat kamu memiliki mamah, keyla dan jasmine yang kamu harus jaga dan hormati"ucap adit tegas
"Oh ya, apa kamu butuh bantuan abang untuk menemukan pelakunya?"tanya adit
"Makasih bang sudah merestui rey, rey janji tidak akan pernah menyakitinya dan untuk masalah itu rey bisa atasi kalau rey butuh bantuan nanti tinggal bilang gampang"ucap rey
"Baiklah"jawab adit
Rey pun pamit tak lama setelah selesai menyampaikan tujuannya pada aditya, sedangkan adit pun kembali mengerjakan pekerjaanya yang sempat tertunda.
__ADS_1
BERSAMBUNG...