SUAMI IDAMAN WANITA

SUAMI IDAMAN WANITA
BAGIAN 92


__ADS_3

Di dalam kamar mandi


Saat ini Jasmine sedang berdiri di depan cermin, seusai ia berendam dan membilasnya dengan bersih. Tak sengaja ia melihat tubuhnya di pantulan cermin yang memperlihatkan bentuk tubuhnya yang sudah terlihat berbeda dari sebelumnya.


Dan Jasmine mulai menyadari itu, perutnya yang mulai semakin menonjol, dan beberapa bagian tubuhnya yang lain juga terlihat lebih besar, tak lupa juga pipinya yang makin gembul bulat.


Ia pun terus membolak-balikan tubuhnya yang tanpa pakaian itu di depan cermin dan sesekali mengusap perutnya yang buncit dengan sayang.


"Sayang kamu udah mulai makin besar ya.. sehat-sehat di dalam sana ya sayang"ucap Jasmine dengan bahagia


Tanpa Jasmine sadari, sedari tadi Aditya terus memperhatikan gerak-gerik istri kecilnya itu, termasuk di saat Jasmine sedang berinteraksi dengan bayi yang ada di dalam kandungannya dan itu membuat Aditya tak bisa menahan tawa dan gemasnya.


"Semoga kalian berdua sehat-sehat ya"ucap Aditya sambil memeluk Jasmine tiba-tiba dan mengusap perutnya.


Jasmine yang merasakan pelukan tiba-tiba itu pun kaget , pasalnya saat ini ia sedang dalam keadaan polos tanpa ada satu pun yang menutupi tubuh bulatnya.


"Astaga mas, kamu ko ngagetin sih!"ucap Jasmine sambil memukul tangan Aditya yang melingkar di pinggangnya.


Jasmine merasa malu dengan keadaan nya saat ini meskipun ini bukan pertama kali untuk Jasmine namun tetap saja rasa malu itu tetap muncul di benaknya.


"Abisnya kamu ngapain aja sih ko mandinya lama, aku kan jadi khawatir jadi aku susul kamu ke dalam"ujar Aditya dengan nada yang mulai berbeda.


"Iya maaf tadi aku lagi ngaca mas, coba kamu perhatikan perut aku sudah makin besar ya"ucap Jasmine


"Iya karena baby tumbuh dengan sehat di dalam sini"jawab Aditya dengan suara makin parau


Laki-laki mana yang bisa tahan dengan godaan di depan matanya apalagi ini berasal dari tubuh istri sahnya, Aditya juga hanya manusia biasa yang tak bisa menahan godaan yang tanpa sadar di buat oleh jasmine, namun semuanya sudah terlanjur dan terlambat aditya tidak bisa lagi menahan hasratnya yang sudah berada di puncak itu.


"Sayang aku ingin kamu"bisik aditya tepat di samping telinga jasmine


Jasmine yang sudah dapat menebak apa yang aan terjadi pun hanya bisa pasrah, bukannya ia tak mau menurti kemauan aditya pasalnya jasmine baru saja selesai mandi dan badannya juga terasa lelah karena seharian sibuk di kamus.


"Tapi mas.."ucap jasmine sedikit rragu untuk menolak keinginan aditya


"Why sayang?"tanya aditya menatap wajah jasmine di pantulan cermin dan melihat wajah jasmine yang berniat menolaknya.

__ADS_1


"Aku kan baru selesai mandi, masa di buat keringetan lagi"jawab jasmine sedikit memeles dan cemberut


"Nanti bisa mandi lagi kan gampang"jawb adit dengan entengnya


'"Tapi mas.."ragu jasmne untuk melanjutkan penolakannya krena melihat raut wajah aditya mula menunjukan ke kecewannya.


"Ya sudah tapi satu kali aja ya"putus jasmne mengalah dan merelakan kelelahannya untuk menyenangkan hati suaminya itu.


"Aku ga bisa janji sayang"jawab adit


"Satu kali, atau engga sama sekali!"tegas jasmine


"Ok.. Ok.. satu kali"Jawab aditya


"Tapi aku tidak janji sayang"ucap aditya dalam hati sambil tersenyum penuh arti.


**


Sementara itu ...


Saat ini Keyla sedang berada di kantin bersama teman-temannya, tampak Keyla tak seperti biasanya yang selalu ceria dan jail dimana pun ia berada.


Namun hari ini Key tampak sedikit pendiam dari biasanya, teman-temanya pun merasa heran dengan sikap Key hari ini, Mila pun tak dapat membendung rasa penasarannya dan langsung bertanya.


"Key apa ada sesuatu yang terjadi?"tanya Mila, sementara key yang tadi sedang melamun langsung tersadar dari lamunannya.


"Eh iya ada apa Mi"Jawab Keyla


"Kamu yang kenpa Key, dari tadi kita perhatikan kamu melamun terus"Ujar Alma menimpal


"Oh ya? duh maaf ya guys, sebenarnya ada sesuatu hal yang sedang aku pikirkan"Jawab Key sambil menopang dagunya dengan tangan.


"Memangnya apa yang sedang kamu pikirkan Key, sampai-sampai kamu melamun seperti itu?"Tanya Mila semakin penasaran.


"Kalian tahukan kalau aku berencana ngelanjutin kuliah di London"Ujar Key

__ADS_1


"Iya betul kita tau itu Key, itukan impian kamu dari dulu"Jawab Alma


"Ya kamu benar Al, tapi masalahnya sampai saat ini aku belum izin dan bicarakan ini sama abang-abang aku, kalau mamah apalagi papah sih setuju-setuju aja asal semua abang-abangku setuju "Jelas Key sedikit frustasi


"Oh jadi itu masalahnya Key, ya kamu tinggal izin aja selesaikan"Jawab Mila dengan entengnya


"Iya benar apa kata Mila Key kamu tinggal bilang dan izin aja secara baik-baik pasti abang-abang kamu setuju"Timpal Alma


Key pun hanya bisa memijat kepalanya yang pusing itu setelah mendengar peruntukan dari teman-temannya.


"Iyaa sih kalian yang ngomong gitu gampang, lah aku yang hadapinya takut guys dan juga was-was apalagi mendengar penolakan abang-abang aku"Jawab Key lesu


"Ya di coba aja dulu Key, mumpung masih ada waktu jika nantinya akan ada penolakan dari abang-abang kamu"Jawab Mila


"Benar Key coba aja dulu, siapa tau itu cuman pikiran kamu aja so positif thinking"sambung Alma


"Iya benar juga sih apa kata kalian, belum apa-apa aku udah negatif thinking"Jawab Key sambil cengengesan dan kembali bersemangat lagi.


"Makanya jangan terlalu dipikirkan Key, jadi sekarang bagaimana perasaan kamu Key?"Tanya Alma yang sudah melihat Key mulai kembali ceria


"Jauh lebih baik guys, Thanks yaa"Ucap Key sambil memeluk Mila dan Alma


"Eh Btw kalian yakin ga ikut aku kuliah di London?"Tanya Key sambil melonggarkan pelukannya


"Kayanya sih gitu Key, kita kuliah disini saja"Jawab Mila


"Iya Key aku juga kayanya kuliah disini, soalnya mamah dan papah ngelarang keras banget kalau aku minta kuliah di luar negeri"sambung Alma


"It's ok guys, kapan-kapan kita bisa kumpul bareng lagi"Jawab Key mencoba ceria, meskipun dalam hatinya yang terdalam ia merasa sedih harus kuliah sendiri di negeri orang tanpa kedua sahabatnya, namun Key sangat menghargai keputusan Mila dan Alma itu tanpa berniatan untuk memkasakan keinginannya.


"Tentu Key nanti kita bisa saling kabari jangan sampai putus kontak meskipun kita ga kuliah bersama"Ucap Mila


"Setuju!"Ucap Key tegas


Mereka bertiga pun tersenyum bahagia dan menghabiskan waktu bersama dengan penuh canda dan tawa, pasalnya Key telah kembali seperti Key sebelumnya dan menjadikan hari-hari mereka bertiga pun kembali penuh warna.

__ADS_1


Bersambung ...


__ADS_2