SUAMI IDAMAN WANITA

SUAMI IDAMAN WANITA
BAGIAN 49


__ADS_3

LONDON~


Saat ini bima sedang sibuk-sibuknya menyelesaikan masalah yang terjadi beberapa hari yang lalu, kasus penggelapan dana perusahaan yang di lakukan karyawanya itu membuat bima harus kembali di sibukkan berkali-kali lipat di perusahaan.


Meskipun Kevin dan aldo tengah membantunya, namun keadaan perusahaan menjadi kacau dan itu membuat kepala bima pusing. Seharsunya tidak akan ada masalah yang terjadi karena bima sudah mengurus semuanya dengan teliti dan juga benar. Namun mau bagaimana lagi jika ada orang telah bermain api dengannya dan membuat kekacauan itu.


Saat tengah menenangkan pikirannya, kevin dan aldo memasuki ruangan bima ia membawa berkas yang menunjukan siapa yang telah bermain api itu.


"Bos"ucap kevin dan aldo berbarengan


"Kalian sudah menemukan siapa yang melakukan penggelapan dana itu?"tanya bima to the poin


"Iya bos dan ini bukti yang sudah kami kumpulkan"ucap aldo dan menyerahkan dokumen itu bima pun langsung menerimanya


"Jadi dia yang melakukannya?!"ucap bima geram


Ternyata orang yang menggelapkan uang perusahaan adalah orang kepercayaannya juga, bima pun menaha amarahnya yang memuncak.


"Bagaimana dia bisa seberani ini melakukannya!"


"Mungkin dia sudah tau kalau bos akan kembali ke indonesia makanya dia berani, ia pikir kita tidak akan pernah mengetahuinya secepat ini!"ucap kevin juga geram


"Ya itu bisa saja, sebaiknya kalian cepat panggi jack kesini berani-beraninya dia bermain-main di perusahaan yang sudah kita bnagun dengan susah payah ini"


"Tunggu, vin kemana uang itu ia kirim?"tanya bima tiba-tiba


"Ah ia mengirimnya ke rekening yang baru ia buat atas nama adiknya"jelas kevin


"Baiklah kalau begitu cepat panggil dia kesini dan kita selesaikan sisanya"titah bima


"Baik bos!"ucap kevin dan aldo


Mereka pun pergi meninggalkan ruangan bima..


INDONESIA~


Terlihat tasya sedang sibuk mebuat makanan makanan di dapur, tak beberapa lama jasmine turun dan melihat tasya yang tengah sibuk itu.


"Sya kamu sedang bikin apa?"tanya jasmine saat sudah di dekat tasya


"Aku lagi bikin cake jas, kamu suka ga sama cake aku bikin banyak nih"ucap tasya


"Wah kamu bia bikin cake ternyata"ucap jasmine berbinar melihat tasya yang sedang menghias cakenya itu


"Hm sedikit jas nanti cobain ya"ucap tasya jasmine pun mengangguk antusias


"Kamu mau toping apa, dan mas adit suka toping apa?"tanya tasya


"Aku suka setrobey aya, kalau mas adit coklat"jawab jasmine


"Kalau begitu aku bikin yang kamu suka dan mas adit suka"ucap tasya antusias


"Oke kalau begitu, benar tidak ada yang bisa aku bantu sya?"tanya jasmine lagi

__ADS_1


"Ga perlu jas, mending kamu tunggu saja di sofa nanti aku kasih tau kalau sudah beres"titah tasya jasmine pun mengangguk dan pergi ke sofa dan memilih menonton tv


Tak lama adit pun turun, dan melihat tasya juga yang sibuk dengan kegiatannya di dapur sesaat ia melihat tasya dari atas sampai bawah lalu pergi mencari jasmine yang tidak ada di dapur.


Sejujurnya tasya sengaja memperlambat masaknya karena ingin adit melihat dirinya yang tengah memasak dan melihat penampilannya yang sexy itu, saat tau adit tengah memandangnya itu membuat perasaan tasya senang.


Mungkin yang tasya pikirkan adit sudah tetarik padanya karena mellihat penampilannya yang sexy itu, dan melihat dirinya yang rajin di dapur.


"Sayang.."panggil aditya melewati tasya yang membelakanginya sontak tasya berbalik dan..


"Jasmine sedang di ruang tv mas"ucap tasya memberi tahu keberadaan jasmine adit pun menoleh ke arah tasya yang bersikap manis padanya


"Benarkah?"tanya adit dan mendekat pada tasya melihat adit yang mendekat membuat jantung tasya semakin berdebar


"Hmm tadi sebelum pergi aku sempat menawarkan untuk mau membatu buat cake atau tidak jasmine menjawab ngga katanya malas"ucap tasya sedikit pelan karena takut terdengar oleh jasmine


"Benarkah jasmine menjawab seperti itu, tidak biasanya dia begitu"ucap aditya tak percaya


"Iya dia jawab seperti itu, aku juga ga tau kenapa"


"Jadi kamu buat apa?"tanya adit semakin mendekat ke arah tasya


"Aku buat cake mas, nanti cobain ya"jawab tasya antusias


"Baiklah nanti akan aku coba"ucap aditya sedkit tersenyum dan itu membuat tasya semakin meleleh di depan aditya


"Iya mas"jawab tasya dengan senang


Adit pun menyusul jasmine keruang tv dan langsung duduk di sampingnya sambil memeluk jasmine dengan erat.


"Kenapa ga tungguin mas sih"ucap adit sambil mendusel ke leher jasmine.


"Kamu abisnya lama aku kan bosen di kamar"jawab jasmine sambil fokus menonton acara yang dia lihat


"Padahal di kamar juga ada tv sayang"ucap aditya melihat jasmine yang fokus pada tontonannya, namun tak melihat apa yang jasmine tonton adit lebih memilih kembali mendusel di leher jasmine yang menjadi candunya.


"Iya aku tau, tapi aku pengen lihatnya di sini"


"Iya terserah kamu deh"jawab adit


Namun jasmine tak menjawab ucapan terakhir aditya karena telalu fokus menonton.


Sedangkan aditya yang merasa di abaikan jasmine sedikit kesal, istrinya itu lebih seru dengan dunianya di banding dengan dirinya..


"Sayang.."rengek aditya


Namun jasmine tak menjawab atau pun merespon sama sekali, sejujurnya jasmine memang tidak mendengar suaminya itu karena sangat fokus dengan acara di depannya.


Membuat adit penasaran sebenarnya apa yang di tonton jasmine sehingga mengabaikan dirinya.


"Astaga! pantas saja kamu mengabaikan aku"ucap aditya


Ternyata jasmine tengah menonton acara yang berbau KPOP, adit yang mengetahui itu pun kesal.

__ADS_1


"Aghhh!"jerit jasmine akhirnya merespon


"Sayang, kenapa aku gigit aku"ucap jasmine kepada aditya yang sudah menggigit lehernya


"Heh! siapa suruh kamu mengabaikan aku!"ucap adit marah


"A-ah maaf mas, emang kamu bicara apa aku ga dengar hehe.."ucap jasmine sambil terkekeh tanpa dosa


"Bagaimana kamu mau dengar kalau fokus kamu sama duniamu sendiri"jawab aditya sambil menyilangkan tangannya di dada sambil menghidupkan mode marah


"Maaf sayang jangan marah dong"bujuk jasmine bingung harus bagaimana agar suaminya itu tidak marah


"Hmmm"jawab adit hanya dengan deheman


"Mas maafin dongg"ucap jasmine selembut mungkin agar adit dapat meluluh namun tetaap adit belum memaafkan jasmine


"Oke, aku bakala maafin kamu tapi.."ucap adit terhenti


"Tapi apa?"tanya jasmine tak sabar


"Tapi ada syaratnya"ucap adit


"Iya apa syaratnya mas, apapun itu akan aku usahakan supaya kamu maafin aku"


Adit pun seketika memikirkan apa syarat yang pas untuk jasmine..


Adit pun menuntun jasmine keatas pangkuannya, jasmine pun hanya menurut saja apa yang adit suruh.


"Syaratnya kamu harus cium aku sampai aku puas"ucap aditya


"Hah!"ucap jasmine


"Itu sih bukan syarat namanya, dasar paling bisa menggunakan kesempatan"ucap jasmine dalam hati


"kenapa kamu ga mau , ya sudah aku ga bakal maafin kamu"ucap adit datar


"E-ngga bukan gitu, tapi kan kalau cium kita kan sering lakukan lagian disini ada orang lain aku ga enak, gimana kalau nanti tasya lihat"seketika jasmine mengingat ada tasya di rumah ini


"Aku ga peduli, lagian dia kan lagi sibuk di dapur"


"Tapi syang.."rengek jasmine


"Ya sudah kalau kamu ga mau"ucap adit hendak menurunkan jasmine dalam pangkuannya


Saat adit hendak menurunkan dirinya ia pun langsung menahan tangan adit dan langsung mencium adit.


Adit pun yang menerima ciuman dari jasmine langsung membalas, sambil tersenyum dalam hati.


Tanpa mereka sadari dari arah yang sedikit jauh tasya sedang memperhatikan sepasang suami istri itu yang berciuman.


Apalagi melihat jasmine yang berada di atas pangkuan adit semakin membuat hatinya panas, ia pun mengepalkan tangannya dengan kuat menahan amarahnya itu.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2