
Setelah jasmine menjauh dari mike ia pun bernafas lega seleganya, ia sangat merasa tidak nyaman kalau berada di dekat mike seperti itu. Mungkin karena ia tau mike memiliki perasaan padanya maka kecanggungan dan ketidak nyaman itu muncul. Setellah di rasa belanjaannya cukup ia pun bergegas ke kasir dan pulang.
Tak lama jasmine pun sampai di apartemennya, ia pun langsung bergegas masuk.
"Eh jas kamu udah pulang?"tanya tasya yang melihat jasmine masuk
"Iya sya"jawab jasmine ia pun langsung ke dapur membereskan barang belanjaan yang tadi ia sudah beli
"Sini biarku bantu jas"ucap tasya menawarkan diri untuk membantu membereskan barang belanjaannya
"A-ah iya makasih sya"
Mereka pun membereskan belanjaan tersebut bersama, tasya pun sesekali melirik jasmine yang melamun ia pun merasa aneh pada sikap jamsine.
"Jass.."'pangil tasya namun jasmine tidak menyahut
"Jas.."panggil tasya lagi sambil memegang tangan jasmine
"I-iya ada apa sya, maaf tadi aku ga dengar kamu bilang apa?"tanya jasmine setelah sadar dari lamunanya
"Gimana kamu ga dengar kamunya juga melamun gitu"ucap tasya
"Kamu ngelamunin apa sih jas ga biasannya?"tanya tasya lagi penasaran
"Ah bukan apa-apa ko"jawab jasmine
"Benar bukan apa-apa jas, apa jangan-jangan kamu ada masalah sama mas adit?"tanya tasya menebak
"Bukan ko sya au baik-baik aja sama mas adit"ucap jasmie
"Ohh kirain"jawab tasya
"Aku ke kamar dulu ya sya, kalau kamu belum makan siang makanannya tinggal di panasin aja "ucap jasmine
"Emang kamu udah makan siang jas?"tasya tasya
"Iya sudah tadi di kantor mas adit, ia maksa aku makan disana maaf ya sya kamu jadi makan sendiri"jelas jasmine
"Oh iya gpp ko jas, santai saja"ucap tasya
"Kalau gitu aku ke kamar dulu ya"ucap jasmine pamit
"Iya jas"
Jasmine pun langsung meninggalkan tasya dan pergi menuju ke kamarnya di lantai atas, sesampai di kamar jasmine ia pun menghela nafasnya yang berat.
"Kenapa aku jadi gini, jas kamu harus bisa mengatasi semuanya kamu juga ga bisa ngehidar dari dia selamanya"ucap jasmine pada dirinya sendiri
__ADS_1
Pasalnya jasmine tidak pernah menyangka dosennya sendiri mempunyai perasaan padanya, keadaannya sangat berbeda mike adalah dosennya dan itu akan membuat ia tidak enak hati dan akan membuat sangat canggung.
Berbeda disaat mahasiswa yang menyatakan perasaannya pada jasmine, ia sudah biasa menghadapinya seperti riko saat itu.
"Sebaiknya aku mandi, mendinginkan pikiranku ini" Ucap jasmine lalu pergi ke kamar mandi.
Di kantor aditya sedang sibuk memeriksa dokumen pekerjaannya, karena perusahaan akan ia tinggalkan beberapa minggu jadi dia harus menyelesaikan semuanya.
"Kris ke ruanganku sekarang"perintah aditya memalui sambungan telpon kantor
"Baik bos"ucap kris lalu dia langsung masuk ke ruangan bosnya itu
"Ada apa bos memanggil saya?" Tanya kris
"Kris apa beberapa hari kedepan ada pertemuan penting yang tidak bisa di wakilkan?" Tanya aditya
"Ada bos, kita akan ada pertemuan dengan perusahaan AUS"jawan kris
"Baiklah, selain itu apa ada lagi?" Tanya aditya
"Masih ada bos, lusa kita ada pertemuan dengan perusahaan BERLIN CROP"
"Apa masih ada lagi?"
"Saya rasa tidak ada bos"ucap kris
"Memangnya kenapa bos harus di majukan?" Tanya kris heran
"Ah iya apa kamu lupa saya pernah menyuruhmu untuk membantu saya mencarikan tempat yang cocok untuk pergi honeymoon" Ucap aditya
"Jadi bos dalam waktu dekat ini berencana pergi honeymoon bersama nona" Ucap kris
"Iya begitulah, kamu tenang saja selama saya pergi semua urusan kantor yang penting-penting sudah saya bereskan dan kamu tinggal melanjutkan sisanya" jelas aditya
"Baik bos, bos tenang saja selama bos pergi saya akan mengurus urusan disini dan semoga perjalanan honeymoon bos lancar" Ucap kris mendoakan bosnya itu
"Terimakasih kris, kamu memang dapat saya andalkan"
"Sudah tugas saya bos"
"Kalau begitu kamu boleh kembali" Ucap aditya
"Baik bos saya permisi" Pamit kris lalu kembali ke ruangannya
Selepas kris pergi aditya menyenderkan punggungnya di kursi kebesaraannya sejenak, ia tiba-tiba teringat dengan jasmine istri kecilnya itu ia pun menghubungi jasmine.
Sementara itu jasmine sudah selesai dengan mandinya, namun tiba-tiba kepala jasmine kembali pusing lagi.
__ADS_1
"Sttt" Rintih jasmine sambil memegang kepalanya yang pusing
"Kenapa akhir-akhir ini kepalaku selalu pusing" Ucap jasmine ia pun memilih merebahkan tubuhnya di kasur sambil memijat pelipis kepalanya.
Saat hendak memejamkam mata ponsel jasmine berdering, mau tak mau ia melihat siapa yang menelponnya.
"Mas adit tumben jam segini dia telpon aku" Lirih jasmine karena menahan pusing di kepalanya jasmine langsung mengangkatnya.
"Hallo mas" Panggil jasmine dengan lemas
"Sayang kamu kenapa?" Tanya adit khawatir mendengar suara jasmine yang lemas
"Aku gpp ko sayang cuma pusing aja"jelas jasmine lalu aditya pun memilih mengalihkan panggilan telponnya ke vidio
"Sayang muka kamu pucat sekali" Ucap aditya melihat wajah istrinya yang pucat
"Mungkin karena aku tadi mandinya kelamaan mas makanya pusing"
"Apa kita pergi ke dokter saja, aku akan pulang sekarang"
"Ga usah mas, aku nanti minum obat dan istirahat sebentar saja mas ga usah pulang selesaikan dulu saja pekerjaan mas"
"Tapi kamu pucat sekali"
"Mas aku gpp ko beneran, setelah minum obat aku akan tidur" kekeh jasmine
"Beneran sayang ga perlu ke dokter" ucap aditya jasmine pun menggelengkan kepalanya
"Baiklah kalau begitu kamu harus minum obat dan tidur ya syang, tunggu mas pulang" Ucap aditya akhirnya menyerah membujuk jasmine
"Iya kamu jangan khawatir aku baik-baik saja , sebaiknya kamu selesaikan pekerjaan kamu" ucap jasmine
"Aku ga akan matiin pangggilan vidionya kamu harus minum obat dan tidur aku akan temani kamu disini sampai kamu tidur" Ucap aditya
"Baiklah gimana kamu aja" Ucap jasmine tersenyum
Jasmine pun meminum obatnya sambil di perhatikan aditya, ia pun merebahkan tubuhnya dan aditya masih setia melihat istrinya itu.
"Tidur yang nyenyak sayang, i love you" Ucap aditya dengan lembut
"Hmm i love you tpo"Jawab jasmine lalu menutup matanya
"Cantik" Ucap aditya pelan ia pun melanjutkan pekerjaanya sambil sesekali melihat jasmine yang tidur.
Setelah dirasa jasmine pulas dengan tidurnya adit pun mengakhiri panggilan vidionya itu dan melanjutkan pekerjaannya agar dapat pulang lebih cepat.
Mungkin karena tadi sempat di temani oleh aditya tidur jasmine ntah mengapa terasa nyenyak dan nyaman, ia pun sampai tertidur cukup lama.
__ADS_1
Bersambung..