SUAMI IDAMAN WANITA

SUAMI IDAMAN WANITA
BAGIAN 51


__ADS_3

Saat ini jasmine tengah terlelap dalam tidurnya, aditya yang di sampingnya dengan setia menemani jasmine sambil terus memandangi wajah jasmine yang terlihat sangat lelah. Tangan aditya dengan sayang mengelus punggung polos jasmine menyalurkan kenyaman an kepada jasmine.


Aditya tidak ikut terlelap karena sedang memikirkan sesuatu hal yang membuatnya geram, ia pun mengambil ponselnya lalu mengirim pesan pada seseorang dan meletakannya kembali.


Tiba-tiba jasmine bangun dan langsung tersenyum melihat wajah aditya yang tampan di hadapannya.


"Sayang.. haus"ucap jasmine dengan suara seraknya adit pun dengan senyum manisnya mengangguk lalu mengambil air minum yang ada di sebelahnya.


"Kasiannya istriku kehausan"ucap aditya sambil terkekeh


"Hmm abisnya gara-gara kamu"jawab jasmine lemas


"Maaf sayang, apa aku menyakitimu tadi"tanya aditya kini dengan wajah yang khawatir


"Sedikit mas"jawab jasmine sambil tersenyum


"Yang benar syang? kalau aku menyakitimu kita kerumah sakit sekarang"ucap aditya semakin khawatir setelah mendengar jasmine merasakan kesakitan


Jasmine pun langsung menggeleng dengan cepat, meskipun benar dirinya merasa kesakitan tapi ia enggan untuk pergi kerumah sakit. Ia pikir nanti setelah istirahat mungkin sakitnya akan berkurang dengan sendirinya.


"Ngga usah mas, aku gapapa ko"ucap jasmine menolak


"Kamu yakin tidak mau ke rumah sakit?"tanya adit lagi pasalnya ia tau bagaimana dirinya menyalurkan hasratnya kepada jasmine memang sedikit lebih kasar dari biasanya. Semua itu karena minuman yang di berikan tasya padanya.


"Iya bener mas aku gapapah aku pengen tidur aja"


"Ya sudah kalau gitu, hmm apakah kamu lapar sayang?"tanya aditya


"Sejujurnya iya mas aku lapar tapi badan aku lemes sama pegel semua jadi males bangun hehe"ucap jasmine


"Ya sudah mas aja yang bawain makanannya ke kamar ya, kamu disini saja nanti mas bangunin kalau makananya sudah siap"ucap aditya jasmine pun mengangguk patuh


Adit pun langsung bangkit dan memakai pakaiannya yang berserakan di lantai, jasmine yang melihat adit dengan santainya memakai pakaian di depannya pun hanya bisa merona malu sendiri.


"Bisa-bisanya dia dengan santainya memakai pakaiannya di depan aku seperti itu dasar ish ga punya malu"gumam jasmine pelan lalu tersenyum dalam hati


"Aku tau kalau aku tampan dan mempesona sayang, tidak usah memandangku seperti itu sampai wajahmu merah kamu sudah sering melihatnya atau jangan-jangan kamu mau lagi"ucap aditya setelah beress memakai semua pakaiannya jasmine pun langsung memalingkan wajahnya


"Ish dasar ga punya malu mesum!!"jawab jasmine sedikit berteriak adit pun hanya terkekeh gemas melihat tingkat istrinya itu

__ADS_1


"Aku kebawah dulu ya syang, kamu istirahatlah nanti aku bangunkan lagi"ucap aditya jasmine pun menoleh ke arah aditya dan mngangguk patuh dan adit pun langsung mencium kening jasmine lalu pergi


"Tuhan selalu jagalah keluarga kecil kami, aku sayang menyayangi mahkluk ciptaanmu yang satu ini dan lindungilah selalu keluarga kecil kami dari hal apapun yang akan terjadi amin"Doa jasmine dalam hat**i


Lalu jasmine melanjutkan tidurnya kembali, sementara itu di tempat tasya sekarang ia ssedang maarah-marah sepertii orang gila ia tidak terima kalau rencana yang ia susun ternyatagagal total.


"Aghhh sial kenapa!kenapa! rencana ku bisa gagal"teriak tasya


"Padahal aku sudah membayangkan bagaimana aditya memilikiku seutuhnya, tapi dia..dia masih bisa bertahan dengan obat yang aku berikan padahal itu adalah dosis yang tinggi mustahil aditya bisa menahanya dengan begitu lama, ga akan aku biarkan jasmine bahagia dengan adit ga akan pernah!aghhhhhh siall"umpat tasya


Karena pikiran tasya sedang kacau dan ia juga tidak mungkin kembali ke apartemen jasmine ia memilih untuk pergi ke club dan akan mencari apartemen sendiri.


Sedangkan aditya kini tengah asyik memasak di dapur, ia begitu senang dan lega karena hal yang buruk sempat akan terjadi bisa ia kendalikan, namun ntah lah jika di lain waktu.


"Wanita licik itu awas saja tidak akan aku biarkan dia menghancurkan pernikahanku dengan jasmine, akan aku pastikan kamu akan mendapat balasan yang sangat setimpal berani-beraninya dia bermain api dengan ADITYA RENDI AKASA!"ucap aditya geram melihat prilaku tasya yang sudah melebihi batas wajar itu.


Setelah beberapa saat makanan yang aditya buat sudah siap, ia pun membawa nampan yang berisikan makanan dan minumanan itu ke kamar. Saat sudah sampai di dalam kamar aditya pun tersenyum melihat jasmine yang tertidur pulas dengan selimbut yang tidak menutupi bagian tubuh atas jasmine.


"Sayang kamu ini benar-benar ya"ucap aditya sambil duduk di samping jasmine dan meletakan nampan itu diatas nakas dengan isengnya adit pun memainkan bagian yang tak tetutup itu dengan gemas sambil membangunkan jasmine


"Emmm mass"ucap jasmine terbangun dari tidurnya


"Gimana ga bangun coba kalau kamu banguninnya dengan cara seperti itu"ucap jasmine sambil menutupi tubuhnya


"Lagian kamu tidurnya kaya orang mati sampai selimbut melorot aja kamu ga ngerasain"jawab aditya


"Benarkah?"


"Emang mas ada tampang pembohong emang"jasmine pun menggelengkan kepalanya


"Ya sudah, ayo bangun kita makan dulu"ajak aditya


"Mas suapin"ucap jasmine manja


"Iya istriku"jawab aditya gemas adit pun menyupi jasmine dengan sabar


"Emmm enakk"puji jasmine


"Terimaksih pujiannya sayang"jawab adit saymbil terkekeh

__ADS_1


"Iya sama-sama suamiku, mas?"panggil jasmin


"Kenapa sayang?"


"Sebenarnya apa yang terjadi sama kamu hari ini mas?"tanya jasmine yang sudah pernasaran sejak tadi


"Jika aku bicara yang sebenanya apa kamu akan percaya sama aku? dan ga marah sama aku sayang"tanya adit ragu karena ia tau bahwa tasya adalah teman dekat jasmine


"Tentu mas, apapun itu aku akan percaya sama kamu jika itu adalah kebenaranya karena kunci hubungan rumah tangga yang utuh dan kuat salah satunya adalah tinggkat dimana kita saling percaya satu sama lain"jelas jasmine


"Baiklah kalau kamu sudah bicara seperti itu, sebenarnya ini semua adalah rencana tasya sayang"ucap aditya


"Maksud mas gimana aku belum mengerti?"tanya jasmine bingung dengan penjelasan yang adit berikan


Adit pun langsung menceritakan kejadian yang hari ini terjadi tanpa di kurangi atau di lebihkan semua di jelaskan dengan lengkap sesuai yang sebenarnya terjadi, jasmine yang mendengar itu pun sangat syok dan tak percaya.


"Sejujurnya aku sudah pernah bilang sama kamu syang, aku tidak pernah setuju kalau tasya tinggal di rumah kita"


"A-aaku ga percaya mas tasya bisa seperti itu, padahal dia adalah teman baikku mas"ucap jasmine sesegukan karena menangis


"Awalnya aku pikir tidak akan pernah ada kejadian seperti ini, tapi di lihat dari sikap dan sorot matanya yang seakan mendamba ketika melihat aku , aku jadi ragu syang makanya aku memutuskan buat memasang cctv dan hanya aku saja yang tau"


Jasmine hanya bisa diam dan mendengarkan apa yang suaminya itu bicarakan dia seaan mendadak tidak bisa bicara.


"Dan aku diam-diam selalu memantau tasya ketika di rumah, aku melakukan itu bukan ada maksud yang mcam-macam sayang tapi untuk mencari kebenarannya saja jangan salah artikan tindakan aku, dari kejadian ini aku dapat bukti bahwa tasyya benar-benar sudah melewati batasannya"jelas aditya


"Sayang.."


"Mas aku percaya sama kamu, aku ga marah kamu sudah mengambil tindakan itu aku senang bahwa kebenaran sudah terungkap sekarang"ucap jasmine akhirnya mengeluarkan suaranya


"Benarkah syaang kamu percaya sama aku"ucap aditya senang


"Iya aku percaya mas, tapi jika di apartemen ini sudah di pasang cctv yang aku tidak tau apa kejadian hari ini terekam juga?"tanya jasmine


"Iya syang terekam, aku bukan orang ceroboh syang ini juga adalah bukti bahwa ucapan aku tidak lah bohong ucapan aku yang aku katakan padamu hari ini adalah kebenarannya"


"Aku ga nyangka mas kejadian ini bisa terjadi"ucap jasmine lemas


"Sayang kita tidak akan pernah tau apa yang akan terjadi di masa depan, tapi kita harus tetap berhati-hati akan hal itu"ucap aditya jasmine mengangguk membenarkan jawaban aditya.

__ADS_1


Setelah menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi, kini jasmine dan adit memutuskan untuk kembali tidur karena waktu masih menunjukan malam hari.


__ADS_2