
Kini jasmin sudah tertidur di tempat tidur nya belum sempat memakai pakaian nya karena terlalu lelah, adit hanya menutupi nya dengan selimbut yang tebal untuk menutupi tubuh polos jasmine.
2 jam berlalu jasmine bangun dari tidur nya
"Hoaammmm..jam berapa sekarang" Ucap jasmine dengan suara serak nya dan melirik jam di dinding
"Udah 2 jam aku tertidur berarti, tapi mas adit kemana?" Tanya jasmine pada diri nya sendiri
Jasmine pun bangun di dari tempat tidur dan mengumpat
"Ish ternyata aku belum pakai pakaian ku, mas adit tega sekali dia yang melepas kan tapi tidak mau memasangkan nya lagi" Umpatan jasmine
Jasmine pun pergi ke tempat ganti baju dan memakai gaun tidur nya yang berwarna pink baby ya setelah menikah dengan adit pakaian tidur nya sudah di ganti oleh adit, meski pun ada beberapa yang dulu namun tidak banyak.
Sesudah berpakaian jasmine pun berniat untuk mencari aditya yaitu keruang kerja nya.
Di ruang kantor adit
Krekk... (Pintu di buka)
.
.
Jasmine mengintip di balik pintu dan ternyata adit sedang ada di meja kerja nya, sibuk dengan dokumen dokumen nya itu jasmine pun berjalan perlahan agar adit tidak mendengarkan nya datang.
Dan pluk jasmine duduk di pangkuan adit, adit pun kaget dia pikir bukan istri nya yang saat ini duduk di pangkuan nya setelah melihat ternyata istrinya adit pun langsung tersenyum tampan dan manis semanis manis nya.
"Sudah bangun sayang.." Ucap adit membelai pipi jasmine dia pun hanya mengangguk cemberut
"Kenapa syang ko cemberut?"ucap adit Lembut
"Aku bete sama kamu!!"
"Loh kenapa?"
"Pokonya bete!!"
"Iya bete kenapa sayang coba jelaskan hem"Ucap adit sambil mencium bibir jasmine yang cemberut
"Aku bete sama kamu, kenapa mas ngebiarin aku tidur tanpa pakaian!!" Kesal jasmine
"Masalah itu.. maaf syang tadi nya aku mau kembali sebentar setelah dari ruang kerja, saat aku cek kerjaan aku ternyata ada yang harus aku urus makanya aku sampe lupa maaf yaa sayang.." Jelas adit merasa bersalah
"Jadi mas banyak kerjaan yaa??"Adit pun mengangguk
"Maaf kalau gitu udah kesal sama mas" Kata jasmine merasa bersalah juga karena kesal pada adit
"Ga apa apa syang.. maaf yaa" Ucap adit meminta maaf lagi dan memeluk jasmine membenamkan wajah nya di dada jasmine
Jasmine pun memeluk balik adit dan mengelus rambut adit pelan, Adit menongkak pada jasmine dan berucap
"Empuk dan hangat sayang" Ucap adit mes*m jasmine pun langsung merona
"Ish mas mes*m!!!" Jasmine memukul adit pelan
"Sayang aku mau tanya boleh?" Tanya adit
"Tanya apa mas"Jawab jasmine
"Aku rasa pa**** punya kamu semakin hari semakin besar ya sayang" Ucap adit tanpa dosa
"Masa sih mas perasaan sama aja dari dulu juga segini" Jawab jasmine sambil melihat ke dada nya
"Kamu ga tau sayang, aku yang jarang memegang nya pun tau kalo ukuran nya udah tambah besar"
"Iya mungkin mas, aku ga ngerasa tuh"
__ADS_1
"Iya aku yakin" Obrolan tak penting pun terus berlanjut sampai satu titik jasmine merasakan di bawah sana sudah ada yang bangun kembali namun dia abaikan
Malah memeluk adit dan menaruh wajah nya di leher aditya
"Aku beresin dulu pekerjaan aku ya syang kamu boleh tunggu aku di sofa" Ucap adit serak menahan sesuatu
"Aku ingin disini mas.."Jawab jasmine sengaja
"Tapi sayang.."Jasmine pun mendongkakan kepalanya
"Apa ngga boleh syaang" Ucap manja jasmine
"Tentu.. tentu boleh syang sesukamu saja mau di mana pun" Ucap adit tak tahan melihat jasmine manja
"Aku lanjut ya syang"Kata adit mengecup jasmine dan melanjutkan pekerjaan nya
Sejujurnya jasmine tidak enak pada suaminya, tapi jamsine ingin di pangkuan adit dia tau adit menahan sesuatu dari dalam dirinya mungkin adit kasian pada jasmine karena tadi dia sudah melakukan nya satu jam lebih di kamar mandi tanpa henti jasmine pun memposisikan dirinya agar nyaman di pangkuan suaminya dan memejam kan matanya lalu tertidur.
*
*
Di kediaman mike
Mike sedang memikirkan sesuatu yang akan dia rencana kan untuk mendekati jasmine dan mengambil perhatian nya.
"Kira kira apa yang tepat untuk mendapat perhatian jasmine!? dia memang wanita yang berbeda susah sekali untuk dekat dengan dia,tapi dia cantik dan sangat menarik akan aku pastikan cepat atau lambat jasmine akan menjadi milikku!!"Monolog mike serius sambil membayangkan jasmine
"Ah aku bisa tanya pada misya mungkin dia tau aku harus apa" Kata mike , misya adalah adik tersayang nya mike yang berada di luar kota mike pun menelepon misya
tut..
tut..
tut..
"Hallo ka" Jawab misya
"Ngga ka aku sedang santai ko, ada apa?"
"Begini kaka butuh bantuan kamu sya, kira kira menurut kamu kebanyakan wanita suka nya apa ya kaka bingung.." Ucap mike pada inti nya
"Loh tumben kaka nanya soal beginian kaka kan sudah pernah pacaran kan ??..masa tanya sama aku sih aneh.." Jawab misya merasa aneh pada kaka nya
"Iya kaka tau, tapi wanita yang kaka dekati saat ini berbeda dari wanita wanita yang dulu kaka pacari dia susah sekali di dekati kaka butuh bantuan kamu sya ayolah bantu kaka" Ucap mike putus asa dan memohon pada adik nya
"Benarkah seperti itu, wah langka sekali wanita yang seperti itu ka masa pesona kaka yang sangat tampan belum cukup hem.." Goda misya
"Aku berkata jujur sya, ayo cepat kasih solusi buat kaka" Ucap mike tidak sabaran
"Oke oke.. aku punya sedikit trik nih ka"
"Apa itu cepat katakan" Kata mike tida sabaran
Misya pun menjelasakn rencana dan trik semua yang misya tau pada kaka nya itu, satu persatu dengan detail mike mendengarkan dan sesekali mencatat hal hal itu.
Mike berharap dari semua trik yang adik nya berikan bisa membuat jasmine jatuh kedalam pelukan nya pada waktu yang cepat karena dia tidak ingin jasmine di miliki oleh orang lain selain dirinya sendiri posesif mike.
*
*
Di ruang kerja aditya
Adit sudah menyelesaikan pekerjaan nya dalam waktu 2 jam meski dalam posisi jasmine duduk di pangkuan nya dan menahan diri agar tidak memakan jasmine kerjaan nya pun selesai juga.
Adit melirik jasmine yang sudah tertidur lelap di pangkuan nya dia pun menyecup kening jasmine, ya meski pun jasmine berjam jam di pangkuan nya dia tidak merasa pegal karena badan jasmine tidak berat, meskipun berat sekali pun adit akan tetap rela memangku istrinya seharian penuh kalo istrinya mau.
__ADS_1
"Cantik"
Cup
Cup
Cup
Kecupan adit mendarat di seluruh wajah jasmine dan jasmine pun terusik dalam tidur nya lalu terbangun
"Sudah beres sayang?" Tanya jasmine dengan suara serak nya
"Iya syang.." Jawab adit
Cup adit mengecup bibir jasmine lagi dan lagi
"Kalau gitu ayo kita tidur mas" Ucap jasmine memeluk leher adit
"Oke sayang" Kata adit dan bangkit dari kursi kerja nya tanpa menurun kan jasmine
"Mas.."panggil jasmine
"Ada apa syang?" tanya adit sambil berjalan ke kamar mereka
"Kalau nanti aku hamil apa kamu masih kuat gendong aku ke kamar?" Tanya jasmine tiba tiba adit pun terkekeh
"Haha.. tentu sayang meski pun kamu sedang hamil sekali pun aku akan kuat menggendongmu kamu tidak usah khawatir" Jawab aditya
"Benar kah??" Tanya jasmine antusias
"Ya sayang tentu.."
"Terimakasih ya mas kamu memang suami idaman" Ucap jasmine senang dan memeluk erat aditya
Mereka pun sampai di kamar adit merebahkan jasmine kekasur perlahan dan dia pun tidur di samping jasmine. Tiba tiba adit mengelus perut jasmine, jasmine pun hanya diam meresapi elusan tangan besar adit
"Sayang apa di dalam sini sudah ada bayi kita?" Tanya adit pada jasmine
"Hmm aku tidak tau mas, apa perlu aku cek" Usul jasmine
"Apa kamu tidak keberatan syang" Kata aditya masih mengelus perut jasmine
"Tentu semoga saja di dalam sini sudah ada bayi kita mas" Ucap jasmine antusias
"Tapi.. " Kata adit terhenti
"Tapi apa sayang??" Jasmine memiringkan badan nya menghadap aditya
"Kalau kamu hamil bagaimana kuliah kamu?" Tanya aditya
"Aku bisa cuti dulu mas itu gampang"
"Apa kamu yakin, aku tau kamu mahasiswi yang sangat berprestasi di kampus kamu apa tidak sayang kalau kamu mengambil cuti dan menunda keinginan cita cita kamu sayang cuma gara gara aku"
"Kamu bicara apa sih sayang, kalau aku beneran hamil pun aku sangat senang sekali aku bahagia karena akan menjadi ibu dari anak kamu, aku tidak akan pernah menyesal menunda kuliah dan cita cita aku sayang"
"Apa kamu yakin?"
"Yakin 1000 kali yakin malahan" Ucap jasmine antusias
"Terimakasih sayang, aku sangat mencintai kamu" Ucap adit langsung memeluk jasmine erat mencium pucuk kepala jasmine berkali kali.
Mereka pun berpelukan dan mengobrol santai sampai kedua nya tertidur pulas.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung ..