
⚠(Warning 21+)⚠
.
.
.
Di kamar jasmine
Adit dan jasmine sangat menikmati tidur mereka, sampai sampai jasmine tidak merasakan kalau dia sudah tidak memakai pakaiannya dengan lengkap, siapa lagi kalau bukan ulah aditya yang jiwa kemesuman nya meningkat.
Jasmine terusik karena hawa dingin yang menusuk nusuk kulit nya ia pun mempererat selimbut nya namun, dia sedikit merasa aneh mau tak mau dia membuka matanya dengan malas.
Saat pandangan nya sudah normal jasmine pun melihat ke arah samping aditya dan melihat aditya sedang memeluk nya sambil bertel***g dada dengan posesif.
Jasmine merasakan tangan aditya yang langsung bersentuhan dengan kulit nya, ia pikir adit masih betah mengelus perut nya. Namun , saat jasmine hendak pergi ke kamar mandi dia terkejut karena dia juga sudah bertel***g dada dan juga atasanya sudah raib entah kemana disingkirkan oleh aditya
"Kamu bener bener mesum ya mas!! bisa bisa nya aku lagi nyenyak tidur kamu seenaknya lepas lepas pakaianku" Kesal jasmine dalam hati
"Masssss!!!" Panggil jasmine sambil menggoyang-goyangkan tubuh aditya, adit pun merasa terganggu dan terbangun
"Apa sayang..." Jawab aditya dengan suara serak khas bangun tidur
"Kamu kemanain pakaian ku!!" Ketus jasmine
"Aku lempar ga tau kemana" Jawab adit dengan santai nya
"Astaga bisa bisa nya kamu lempar pakaian ku sembarangan! pantas saja badan ku kedinginan" Cemberut jasmine adit pun menarik jasmine kedalam pelukan nya
"Kan sudah aku peluk, masa masih kedinginan.." Kata adit sambil menenggelamkan kepalanya di leher jasmine
"Ya iya , tapi kemana pakaian ku mas?" Tanya jasmine lagi
Adit pun hanya menggelengkan kepala nya, karena dia lupa kemana dia lempar pakaian jasmine berserta ********** itu.
"Lain kali jangan di lempar sembarangan mas!" Nasihat jasmine adit pun masih menjawab dengan anggukan karena masih betah menghirup aroma jasmine
Jasmine hanya bisa menghela nafasnya berat bisa bisa nya seorang aditya punya hobi menela****gi istrinya saat tidur.
.
.
.
Hari demi hari sudah terlewati 1 minggu telah berlalu, pernikahan aditya sudah berjalan 1 minggu dan itu semua berjalan dengan lancar hanya saja jasmine dan aditya belum melakukan kegiatan malam pertamanya, hal itu harus ditunda lagi di karenakan aditya yang harus pergi keluar kota selama beberapa hari untuk menyelesaikan pekerjaan nya itu dan meninggalkan jasmine.
Sebelum aditya pergi ke luar kota aditya mengajak jasmine untuk tinggal di apartment yang sudah ia beli untuk mereka tinggali bersama.
*Di apar**tment*
Hal yang di tunggu tunggu jasmine tiba juga, hari ini adalah hari dimana aditya kembali pulang, waktu menunjukan pukul 19.00 WIB jasmine menunggu suaminya itu datang, dia sudah memasak menu spesial untuk menyambut suami nya nanti meski belum jago seperti adit jasmine berusaha memberikan yang terbaik untuk masakan nya itu.
Beberapa saat menunggu adit pun datang, masuk ke apartment dengan ke adaan yang sangat lelah, jasmine yang mendengar adit datang pun langsung menghampirinya.
"Maas sudah datang.." Ucap jasmine senang ia pun langsung mengambil tas kerja adit dan mencium tangan adit
"Iya sayang" Jawab aditya langsung memberikan kecupan di kening pipi dan bibir
"Kaya nya kamu lelah sekali?" Tanya jasmine melihat adit yang terlihat lelah dan lesu
"Hemm cukup melelah kan beberapa hari ini" Jelas aditya mereka pun duduk di sofa yang ada di apartemen itu.
"Kalau gitu kamu mau mandi dulu apa langsung makan aku udah siapin makanan spesial buat kamu" Kata jasmine senang
__ADS_1
"Benarkah kamu masak sayang?" Tanya aditya penasaran
"Iya aku yang masak, meski pun masih jauh di banding masakan kamu mas, yang penting aku membuat nya dengan sepenuh hati" Kata jasmine bangga
"Terimakasih ya sayang, kamu sudah repot repot bikinin makanan buat aku" Ucap adit dengan senyuman ter manisnya jasmine pun mengangguk senang
"Jadi?" Tanya jasmine
"Jadi apa sayang?" Bingung adit
"Jadi mas mau mandi dulu apa langsung makan?"
"Ohh iya .. aku mandi dulu saja biar segar" Putus aditya
"Kalau gitu aku siapin makanan nya ya" Kata jasmine adit pun mengangguk menuju kamar nya untuk mandi
15 menit kemudian adit sudah selesai dengan mandi nya dan menyusul jasmine yang sudah menunggunya di meja makan.
"Wahh banyak sekali makanan nya syang" Takjub aditya melihat makanan yang di masak jasmine
"Hehe.. iya ayo mas kita makan aku sudah lapar" Ucap jasmine sambil senyum pepsoden adit pun mengangguk lalu duduk, jasmine dengan sangat telaten mengambilkan makanan untuk adit
"Terimakasih sayang" Ucap adit senang karena jasmine sangat perhatian dengan nya
"Selamat makan mas" Ucap jasmine
"Selamat makan sayang" Jawab adit dan memakan makanan nya
"Enak syang.." Puji aditya
"Makasih mas kalau beneran enak tidak sia sia aku masak hari ini" Kata jasmine adit pun mengangguk menyantap makanan itu dengan lahap
"Bagaimana kuliah kamu sayang?" Tanya adit tiba tiba
"Apa masih ada yang dekati kamu?" Tanya adit posesiv
"E.. soal itu aku ga bisa hindari sepenuh nya mas mereka yang mendekati aku duluan, meski pun aku slalu menjaga jarak dari mereka"jujur jasmine adit pun hanya bernafas berat
Sejujur nya dia tau kalau sampai saat ini masih banyak yang mendekati jasmine , entah itu berkenalan atau memberi sesuatu pada jasmine. Karena adit masih setia memantau jasmine di mana pun dan kemana pun, adit juga tidak marah pada jasmine karena jasmine jujur padanya.
"Aku tau kamu bisa jaga diri kamu baik baik syang" Kata adit
"Pasti aku ga akan berani macam macam ko mas" Kata jasmine bersungguh sungguh adit pun mengangguk dan melanjutkan makan nya dengan tenang
Setelah selesai makan malam jasmine pun langsung membersihkan dan mencuci piring yang kotor tadi.
Tiba tiba ..
Pluk..
Sebuah tangan melingkar sempurna di perut jasmine, siapa lagi kalau bukan suaminya aditya
"Mas aku lagi bersihin ini dulu, nanti kena kamu kotor loh" Kata jasmine memperingatkan adit agar melepaskan pelukan nya namun adit malah mengeratkan pelukkannya
"Aku kangen sama kamu" Ucap adit manja
"Iya, aku selesaikan ini dulu okee.." Kata jasmine namun adit tidak mendengarkan kata kata jasmine malah memutar tubuh jasmine agar menghadap padanya.
"Aku bilang aku kangen sama kamu sayang.." Ucap adit lagi lalu cup ciu**n pun mendarat di bibir jasmine
Jasmine pun membalas ciu**n adit yang ia pun rindukan, dan mereka pun saling menyalurkan kerinduan mereka lewat sebuah ciu**n itu.
Adit pun mengarahkan tangan jasmine pada air dan mencuci tangan nya tanpa melepaskan ciu**n nya itu
Lalu di gendong jasmine dari depan jasmine pun mengalungkan kaki dan tangan nya di tubuh adit agar tidak jatuh, dan di bawanya ke dalam kamar mereka.
__ADS_1
Di kamar
Adit menjatuhkan jasmine ke atas kasur dengan sangat perlahan tanpa melepaskan ciu**n nya dan memposisikan dirinya di atas jasmine.
Pagutan pun terlepas setelah mereka kehabisan nafas masing masing, adit pun memandang jasmine dengan penuh cinta.
"Apa kita bisa ... " Tanpa adit melanjutkan bicaranya jasmine pun paham apa yang di maksud adit jasmine pun mengangguk pertanda mereka bisa melakukan yang selama ini tertunda
Mendapat lampu hijau dari jasmine adit pun tidak menyia nyiakan kesempatan itu dan langsung menyerang jasmine dengan kecupan kecupannya lembut namun penuh gairah itu.
Entah di sadari atau tidak tapi saat ini adit mau pun jasmine sudah sama sama polos tanpa mengenakan apapun di tubuh mereka, jasmine pun merasa malu karena saat ini adit sedang memandangnya dan langsung menutup bagian intim nya dengan tangan.
"Kenapa di tutup sayang"Protes adit dengan nafas berat mata nya sayu di tutupi gair*h tinggi
"Aku malu di liatin seperti itu sama kamu" Jawab jasmine malu
"Ga perlu malu , aku ini suami kamu sayang, semua yang aku lihat dan aku sentuh ini adalah milik aku .." Ucap adit melepaskan tangan jasmine dan ia pun pasrah
"Apa akan sakit mas?" Tanya jasmine tiba tiba takut
"Ini akan sakit sebentar, kamu tahan ya aku akan melakukan nya pelan pelan syang" Ucap adit jasmine pun mengangguk menyerahkan semua nya pada adit
Adit pun memposisikan dirinya untuk melakukan aksinya pada inti jasmine dengan sangat pelan dan hati hati, sangat sempit dan susah di tembus itu yang adit rasakan
Dengan penuh keyakinan dan dorongan yang cukup kuat akhirnya adit bisa masuk pada inti jasmine dengan susah payah, jasmine pun merasakan perih dan sakit yang luar biasa saat adit sudah berhasil masuk, ia hanya bisa meremas sprai untuk melampiaskan nya, tanpa ia sadari air mata nya pun sampai menetes.
"sakit mas...."jasmine menahan sakit itu adit pun mengecup air mata jasmine dengan lembut
"Maaf sayang.." Ucap adit tidak tega melihat jasmine kesakitan seperti itu tanpa di sadari adit darah mengalir begitu saja membasahi inti mereka berdua
Adit pun yang melihat nya sangat senang dan bersyukur karena dirinya lah yang pertama untuk jasmine dan akan menjadi yang terakhir.
"Terimakasih sayang karena kamu sudah menjaga diri kamu dan aku yang pertama kalinya untuk kamu.." Ucap aditya senang jasmine pun hanya tersenyum dan mengangguk masih membiasakan adik kecil adit di dalam dirinya
"Apa aku sudah boleh bergerak syang?" Tanya aditya karena jasmine sepertinya sudah tidak merasakan sakit lagi
"He'em tapi pelan pelan masih sakit mas.." Jawab jasmine pelan adit pun mengangguk
"Kamu boleh melampiaskan rasa sakit itu pada aku sayang.." Ucap adit sambil meletakan kedua tangan jasmine di tubuh nya
jasmine kesakitan lagi saat aditya mulai menggerakan tubuhnya
"Nanti tidak akan sakit kalau sudah terbiasa.." Ucap adit menenangkan jasmine dan memberikan kecupan lembut di seluruh wajah nya
Semua rasa sakit yang jasmine rasakan tiba tiba hilang dan digantikan dengan kenikmatan luar biasa , yang baru jasmine rasakan saat ini, adit yang melihat jasmine sudah tidak kesakitan pun menambah kecepatan dan tenaganya mendorong lebih dalam lagi adik kecil nya mencari kenikmatan yang mereka nantikan.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung..
#Terimaksih teman teman yang sudah mendukung karya author ini, jangan lupa vote dan dukung terus karya author ya🤗🙏
__ADS_1