SUAMI IDAMAN WANITA

SUAMI IDAMAN WANITA
BAGIAN 70


__ADS_3

Ke esokan harinya...


Di kampus


Jasmine keluar dari ruangan dekan kampus dengan senyum bahagia, ia sudah mendapatkan persetujuan dari kampus untuk kuliah percepetannya.


Di sudut lorong terlihat tasya sedang memata-matai jasmine, ia bingung kenapa jasmine keluar dari ruang dekan dengan begitu bahagia.


"Apa yang jasmine lakukan di ruangan dekan?"Tanya tasya pada dirinya sendiri


Ia pun terus memata-matai jasmine sampai jasmine menghilang dari pandangannya.


"Semenjak tidak dekat dengan Jasmine aku tidak tau apa yang sering ia lakukan akhir-akhir ini, hanya bisa lihat gerak geriknya saja, melihat dia semakin bahagia membuat muak aja"Ucap tasya sambil menghela nafasnya berat tiba-tiba tasya mendapat ide.


"Kayanya aku harus cari informan agar bisa dekat dengan jasmine dan mengorek informasi lewat dia, ya aku harus cari siapa yang akan bersedia jadi informan aku"Ucap tasya lalu ia pun pergi dari tempat persembunyiannya


Kini jasmine berada di kantin bersama rima dan mika, mereka sedang mengobrol masalah jasmine yang sudah mendapat persetujuan dari dekan.


"Selamat ya jas, percepatan kuliahmu disetujui dengan mudah"Ucap mika


"Iya makasih ya mik"jawab jasmine


"Tentu jasmine akan sangat mudah mendapatkan persetujuan dari dekan toh memang otak jasmine sangat encer"Ucap rima


"Iya aku juga tau, kalau jasmine otaknya encer ga kaya kita berdua"Jawab mika sambil menaik turunkan alisnya


"Idih lo aja kali gua kaga, lagian otakku denganmu lebih baik aku ,kalau di bandingkan mana mau aku di bandingkan dengan kamu"Cela rima jasmine hanya tertawa


"Kalian ini, rim kamu itu sama dengan mika jangan sampai ga mau kalau di samain"Ucap jasmine memberi komentarnya


"Tapi kan jas aku ga selemot mika"Ucap rima tak terima


"Iya aku tau, sebenarnya kalian juga bisa sepertiku coba untuk fokus dalam kelas dan jangan mengobrol tentang hal yang tidak penting selama kelas berlangsung aku yakin kalian bisa sepertiku"ucap jasmine panjang lebar


"Itu sulit, kalau terlalu fokus bisa-bisa otakku pecah"jawab mika


"Iya itu betul jas, bisa-bisa otakku juga pecah"jawab rima


"Kalian ini kalau di kasih tau ngeyelnya minta ampun"Ucap jasmine sambil menggelengkan kepalanya heran melihat sikap kedua sahabatnya itu.


Saat tengah asyik mengobrol tiba-tiba ada seseorang mendekati mereka bertiga.


"Permisi maaf menggangu"Ucap pria salah satu mahasiswa di kampus yang mengenal jasmine dan teman-temannya


"Iya ada apa ya?"jawab jasmine


"Jasmine di parkiran kampus ada yang mencarimu"Ucap pria itu


"Siapa?"Tanya jasmine


"Aku juga tidak tahu, kebetulan tadi aku lewat di sana dan pria itu mencari kamu aku yang tau kamu di sini di suruh menyampaikan pesannya, supaya menemuinya sekarang di parkiran kampus"Jelas pria itu


"Oh ya sudah kalau begitu makasih ya udah kasih tau aku"Ucap jasmine

__ADS_1


"Iya sama-sama kalau begitu aku pamit dulu"Ucap pria itu lalu pergi meninggalkan jasmine dan teman-temannta


"Kira-kira siapa yang mencarimu jas?"Tanya rima


"Aku juga ga tau tapi tadi dia bilang bahwa yang mencariku seorang pria apa dia mas adit?"Jasmine malah bertanya balik


"Mana ku tau ya sudah kita temui saja"Ucap rima


"Iya kita temui saja siapa tau memang benar dia suamimu"Ucap mika


"Tapi kan mas adit lagi di kantor jam segini"Bingung jasmine


"Mungkin salah satu penggemarmu"Ucap mika sambil terkekeh


"Ish kamu ini"Jawab jasmine sambil memukul tangan mika pelan


"Ya sudah ayo"Ajak jasmine


Mereka pun pergi menuju parkiran kampus, saat sudah sampai disana terlihat ada seorang pria yang memunggungi mereka sambil bersandar di mobil sport miliknya.


Saat sudah dekat dengan pria itu, tiba-tiba ia membalikan badannya dan..


"Astaga kakak!"Teriak jasmine membuat rima dan mika kaget


"Ya ampun jasmine jangan teriak-teriak bisa jantungan kita"Ucap mika


"Hehe maaf ya abisnya aku syok"Jawab jasmine lalu bergegas mendekat ke arah sang kakak.


Bima pun hanya tersenyum hangat melihat jasmine berlari mendekati dirinya, ternyata jasmine sudah semakin dewasa dan semakin cantik pikirnya.


"Kakak kapan pulang?"Tanya jasmine di sela pelukan mereka


"Kemarin"Jawab bima singkat


Jasmine pun melepaskan pelukannya dari sang kakak, dan melihat wajah kakaknya itu.


"Kakak makin tampan saja tidak lama bertemu dan makin tinggi"Puji jasmine pada bima


"Adik kecil, kamu memang paling bisa membuat kakakmu ini senang dengan pujian mu"jawab bima


Sedang kan rima dan mika hanya melongo melihat pria yang ada di hadapannya, seakan terhipnotis mereka tak bergerak sama sekali.


Tentu siapa yang akan melewatkan ketampanan seorang bima, bima adalah seorang pria yang tampan, gagah, mapan dan juga sangat berkarisma.


Apa lagi sikap bima tak jauh dari jamsine begitu rendah hati.


"Tapi tunggu kakak bilang pulang kemarin, kenapa baru menemuiku sekarang"Ucap jasmine tidak terima


"Salahmu sendiri kenapa kamu tidak mengangkat telpon dari kaka"Jawab bima


"Jadi waktu kakak telpon kaka udah ada di sini"ucap jasmine


"Betul sekali, padahal kamu adalah orang yang kaka ingin temui pertama kali tapi ya kamu tidak mengangkat telpon kaka jadi baru sekarang kaka temui kamu"Jelas bima

__ADS_1


"Maafkan jasmine ka"Ucap jasmine lirih


"Tak apa, setelah tadi kakak dari kantor suamimu meminta izin kakak langsung menemuimu disni kaka ingin menghabiskan waktu bersmamu seharian ini"ucap bima


"Kakak juga udah temui mas adit dan aku orang yang terakhir kaka temui kaka tega"Ucap jasmine sambil cemberut


Mood jasmine yang sensitif tiba-tiba muncul begitu saja.


"Maafkan kaka sayang, sebagai permintaan maaf kaka ajak kamu jalan-jalan bagaimana"tawar bima


"Ya sudah kebetulan jasmine udah ga ada kelas hari ini"Ucap jasmine menyutujui ajakan bima


"Tapi bagaimana dengan mereka"Ucap bima sambil menunjuk rima dan mika yang di anggurkan kedua kaka beradik ini.


"Astaga maaf rim, mik aku lupa kalau ada kalian disini"ucap jasmine tak enak sempat melupakan keberadaan teman-temannya


"Ga papa ko jas kita memakluminya ko"Jawab rima


"He'em kenalin rim, mik dia kaka sulung ku"Ucap jasmine mengenalkan bima pada mereka


"Hallo saya bima, kaka sulung dari jasmine"Ucap bima memperkenalkan dirinya


"Halo ka bima saya rima"Ucap rima


"Halo ka bima saya mika"Ucap mika


"Salam kenal kalian berdua, dan terimakasih sudah menjadi teman untuk adik saya yang kecil ini"Ucap bima sambil terkekeh


"Ish kaka aku ga kecil"Protes jasmine manja


"Sama-sama ka bima kami juga senang bisa beteman dengan jasmine"Ucap rima


"Iya ka bima, jamsine sangat baik makanya kita betah berteman dengan jasmine"Ucap mika


"Benarkah syukurlah kalau begitu"Ucap jasmine melihat ke arah jasmine


"Tapi maaf ya saya pinjam dulu adik kecil saya hari ini apa tidak masalah"Ucap bima


"Oh tid-dak masalah ka kaka bisa membawa jasmine"Ucap rima


"Kalau begitu saya permisi lain kali kita mengobrol kembali"Ucap bima lalu mengajak jasmine naik ke mobilnya


"Rim, mik aku pergi dulu ya"Pamit jasmine


"Ya hati-hati"Jawab rima dan mika berbarengan


Jasmine pun memasuki mobil sport milik bima dan mereka pun pergi dari sana.


Semua kegiatan jasmine bersama bima, rima dan mika tak luput dari pandangan tasya, kebetulan tasya sedang berada dalam mobilnya ia melihat jasmine begitu bahagia bertemu pria yang sangat tampan itu.


"Siapa pria itu tampan sekali?"


"Apa jasmine selingkuh dari adit tapi bagaimana mungkin pria itu memang tampan, dan sangat ramah berbeda dengan adit yang tampan tapi dingin"Ucap tasya membedakan adit dengan bima

__ADS_1


"Jika memang jasmine selingkuh dengan pria itu, itu hal yang bagus aku akan segera mendapatkan adit kalau begini caranya tak perduli adit bersikap dingin adit tetap tampan dan juga cinta harus di perjuangkan bukan"Ucap tasya sambil tersenyum sinis lalu pergi dari parkiran.


TBC.


__ADS_2