
Setelah aditya menyelesaikan pekerjaanya ia pun menghampiri jasmine yang sedang menunggu di sofa. Jasmine yang sedang menunggu pun untuk mengurangi rasa bosannya ia memutuskan untuk menonton Drakor saking asyiknya menonton sampai tak sadar bahwa aditya sedang memperhatikan dengan lekat.
"Sayang.. sayang segitu serukah tontonanmu sampai aku datang pun kamu ga sadar"ucap aditya sambil menggelengkan kepalanya
Adit pun duduk di samping jasmine dengan perlahan melirik apa yang di tonton istrinya itu, ia pun langsung membulatkan matanya ternyata istrinya sedang menonton drakor yang sedang memperlihatkan bagian kissing.
"Pantas saja kamu nonton serius gitu, sampai suami kamu duduk aja ga nyadar ternyata itu yang sedang kamu tonton sayang"ucap adit sedikit keras da langsung membuat jasmine sadar kalau suminya itu sudah ada di dekatnya
"E-eh mas kamu udah beres kerjanya"ucap jasmine gugup karena kepergok sedang menonton drama tadi
"Dari tadi sayang aku sudah disini ngeliatin kamu asyik nonton itu"tunjuk aditya pada ponsel jasmine yang sedang masih memutar drama itu
Jasmine pun langsung mematikannya dan menyembunyikan ponselnya di belakan dirinya, dan langsung tersenyum canggung pada suaminya itu.
"Maaf ya mas, mending kita makan sekarang ga enak nanti makananya keburu dingin"ucap jasmine mengalihkan pembicaraan
"Tapi mas pengennya makan pembukaan dulu"ucap aditya
"Hah, tapi kan aku cuma bawa ini mas"ucap jasmine bingung dan membuka bekal makanan yang ia bawa
"Kamu bawa ko, biar aku yang ambil sendiri"ucap aditya mendekati jasmine sambil tersenyum penuh arti
"M-mas kamu mau apa?"tanya jasmine polos
Aditya masih mendekatkan dirinya pada tubuh jasmine dengan perlahan sampai jasmine semakin tersudut di sandaran sofa dan..
"Sayang aku cuma mau makan pembukaan dulu"ucap adiya yang semakin mendekatkan wajahnya pada wajah jasmine
"Ta-tapi aku ga bawa pembukaan yang kamu mau mas"ucap jasmine bingung
Tanpa basa basi lagi adiya pun mendekatkan bibirnya pada jasmine, sedetik dua detik sampai ketiga detiknya jasmine baru membalas ciuman yang adit berikan.
Setelah di rasa aditya cukup baru ia melepaskan ciumannya pada jasmine dan membersihkan sisa ciuman itu dengan ibu jarinya sambil tersenyum.
"Makasih pembukaanya sayang sangat manis"ucap aditya lalu menjauhkan dirinya dari jasmine jasmine pun belum sadar dengan apa yang di ucapkan adit namun dua detik berikunya jasmine baru sadar dan mengerti.
"Oh jadi ini yang di masuk mas dengan pembukaan"ucap jasmine malu lalu memukul lengan suaminya pelan
"Terus apa lagi sayang"jawab aditya
"KIrain aku kamu mau makan buah atau yang manis-manis mungkin"ucap jasmine
"Sayang aku ga butuh makanan yang manis-manis, cukup ini sudah sangat manis bagiku"ucap aditya sambil menyentuh bibir jasmine
"Kamu ada-adanya mas"ucap jasmine malu
__ADS_1
"Ayo kita makan dulu mas, nanti makanannya keburu dingin"ajak jasmine adit pun mengangguk
"Wah kayanya enak nih"ucap aditya memuji masakan jasmine yang mengunggah selera itu
"Aku juga ga tau enak apa ngga, semoga mas suka ya"ucap jasmine menyerahkan makanan itu pada aditya tanpa banyak bicara lagi ia pun langsung melahapnya
"Wah sayang ini benaran enak sekali, kemampuan memasak kamu sudah jauh-jauh lebih baik sekarang"puji aditya
"Benarkah mas"jawab jasmine senang mendap pujian dari suaminya itu adit pun mengangguk membenarkan jawabanya
"Apa kamu juga sudah makan siang"tanya aditya
"Belum mas, kamu saja dulu yang makan nanti aku makan di apartemen"ucap jasmine
"Ko gitu, kita makan bersama saja yang nih Aaa"ucap aditya sambil menyuapi jasmine mau tak mau jasmine pun menerimanya
"Kalau kita makan berdua kamu ga bakalan kenyang sayang"ucap jasmine
"Gapapah syang, aku pengennya makan berdua sama kamu lain kali kalau aku suruh bawa makan siang ke kantor artinya kita berdua aku dan kamu yang akan makan siang di sini bukan hanya aku saja sayang"jelas aditya
"Iya maaf ya sayang, lagian tadi aku pikir akan makan bareng sama tasya di apartemn jadi aku cuma bawa makan siang buat kamu aja"
"Ah iya aku juga lupa kalau ada orang lain di apartemen"jawab aditya
"Iya jadi aku ga mikir akan makan siang sama kamu mas"
"Belum mas, aku bingung bilangnya gimana aku takut nanti dia beranggapan aku mengusirnya"ucap jasmine sedih sambil menerima sapan dari aditya
"Kalau kamu ga sanggup biar aku saja yang bicara"usul aditya
"T-tapi.."
"Ga usah takut sayang, aku punya solusinya"jelas aditya
"Apa solusinya mas?"tanya jasmine
"Nanti juga kamu akan tau sayang"ucap aditya jasmine pun hanya mengangguk mengerti
Mereka pun melanjutkan makan siang dengan tenang sampai tak terasa makanan yang jasmine bawa ludes tanpa sisa saking nikmat dan enaknya makanan itu.
"Wah sampai abis semua mas"ucap jasmine sambil tersenyum
"Sudah aku bilang, makanannya enak sayang"jawab jasmine
"Iya iya makasih atas pujiannya sayang"
__ADS_1
"Oh iya sayng, kamu masih mau libur kuliah?"tanya aditya karena memang beberapa hari ini jasmine hanya dirumah tidak pergi ke kampus
"H-mm aku masih enggan masuk kampus mas"ucap jasmine
"Mas tau apa yang kamu rasakan sayang, tapi mau bagaimana lagi kamu ga bisa terus menghindarinya sampai nanti kamu lulus"ucap aditya
"Iya aku tau, tapi aku masih ga nyangka aja mas sama kebenarannya itu membuat aku sakit hati"
"Saran mas sebaiknya kamu jangan terlalu mengingat itu, pantapkan niat dalam diri kamu hanya untuk belajar tidak perlu memikirkan yang sudah lalu apa kamu mau ketinggalan mata kulian kamu teus-terusan hm, mas juga berharap kamu secepatnya lulus"ucap aditya sambil menggenggam tangan istrinya itu dengan lembut
"Baiklah aku akan mencoba saran yang kamu berikan mas"putus jasmine
"Itu baru istri mas yang paling cantik"ucap aditya
"Bisa aja"ucap jasmine malu
Jasmine dan adit pun melanjutkan mengobrol dengan santai sampai jam makan siang habis, setelah jam makan siang habis jasmine pun kembali ke apartemen namun sebelum ke apartemen ia berniat mampir ke supermarket untuk belanja kebutuhan rumah yang sudah habis.
Di Supermarket
Saat tengah memilih belanjaan yang di butuhkan jasmine, tanpa di duga dari kejauhan ada mike yang sedang berbelanja juga. Mike pun yang baru menyadari ada jasmine di sana diam-diam mengiikutinya kemana pun jasmine pergi sampai ada momen dimana jasmine yang kesusahan mengambil barang yang berada di rak paling tinggi mike pun berinisiatif membantu.
"Apakah yang ini nona?"tanya mike pura-pura tidak mengenali siapa yang ia bantu
"Ah iya makasih ya.."ucap jasmine lalu melihat siapa yang membantunya
"Jasmine-pa mike"ucap mereka berbarengan seakan memang kejadian yang kebetulan
"Sekali lagi makasih ya pa"ucap jasmine canggung karena mike lah yang membatunya
"Iya sama-sama"ucapa mike sambil tersenyum
"Bapa lagi belanja juga ya?"tanya jasmine
"Iya saya lagi belanja kebetulan stok dirumah habis, kalau kamu?"
"Sama pa tuh"ucap jamsine sambil menunjuk trolinya
"Kamu belanja sendiri jasmine, dimana suami kamu?"tanya mike
"Iya saya belanja sendiri kebetulan dia lagi sibuk bekerja"ucap jasmine sebisa mungkin tenang
"Ahh begitu rupanya"jawab mike
"Kalau begitu saya permisi pa"pamit jasmine terburu-buru karena ia tak ingin berlama-lama dengan mike disana
__ADS_1
Setelah jasmine menjauh dari mike ia pun bernafas lega seleganya, ia sangat merasa tidak nyaman kalau berada di dekat mike seperti itu. Mungkin karena ia tau mike memiliki perasaan padanya maka kecanggungan dan ketidak nyaman itu muncul. Setellah di rasa belanjaannya cukup ia pun bergegas ke kasir dan pulang.
Bersambung...