
Di Kantor Aditya
Adit saat ini tengah sibuk dengan semua berkas yang ada di mejanya, baru satu minggu ia tinggalkan perusahaan begitu banyak pekerjaannya yang menumpuk.
Jika adit saat itu menyelingkan waktunya untuk pekerjaan mungkin berkas itu tidak akan sebanyak ini, karena saat honeymoon adit tidak mau waktunya di ganggu sama sekali alhasil pekerjaannya yang menumpuk.
Meski asistennya kris yang mengurus perusahaan saat adit pergi, namun ada bagian yang harus aditya kerjakan sendiri.
"Tidak ada habisnya kerjaan ini"Ucap adit sambil memijat keningnya yang berdenyut
Tok
Tok
Pintu ruangan adit di ketuk
"Masuk"Jawab aditya
"Maaf bos mengganggu"Ucap kris setelah masuk keruangan, kris yang melihat meja sang bos yang tak pernah menumpuk pekerjaan itu meringis kasian.
Pasalnya sejak dulu aditya sangat gila kerja, mejanya selalu kosong karena pekerjaannya selalu ia bereskan tepat waktu.
Tapi berbeda dengan saat ini, meja sang bos tidak kosong lagi begitu banyak berkas yang menumpuk disana.
"Hem.. ada apa kris?"tanya aditya sambil kembali mengerjakan pekerjaannya
"Begini bos ada tamu dari perusahaan PT.Permata A ingin bertemu dengan anda, saya lihat beliau ingin mengajukan kerjasama dengan perusahaan bos"jelas kris
"PT. Permata A bergerak di bidang apa kris?"
"Kalau tidak salah, perusahaan itu bergerak di bidang berlian bos perusahaan mereka baru baru ini sedang berjaya"jawab kris
"Kalau begitu urus pertemuan ku dengannya tapi tidak untuk hari ini"Ucap adit
"Baik bos saya akan mengurusnya, saya akan menjadwalkannya ketika anda luang"
"Hem, apa ada lagi kris?"
"Tidak bos hanya itu saja yang mau saya sampaikan"
"Ya sudah kalau begitu kamu boleh kembali keruang mu dan tolong antarkan kopi untuk saya"Ucap aditya
"Baik bos, saya permisi"Pamit kris
__ADS_1
Kris pun langsung keluar dari ruangan aditya, ia pun langsung menuju ketempat para OB bekerja karena sang bosnya membutuhkan kopi.
Kembali keruangan adit..
"Apa aku cari satu lagi asisten pribadi untuk meringankan semua pekerjaanku, jika di pikir-pikir aku juga membutuhkan satu orang lagi untuk mengerjakan pekerjaan yang terhambat, kasian juga kalau semua aku limpahkan pada kris ia sudah sangat repot"
"Lagi pula aku juga bisa punya waktu luang nantinya, karena pekerjaanku akan ada beberapa orang yang menghendle"
"Tapi bagaimana mencarinya, sangat sulit saat ini mencari karyawan seperti kris yang dangat kompeten"Keluh aditya
Tiba-tiba ponselnya berdering..
"Hallo, ya ada apa?"Tanya adit
"Lapor bos, tadi saya melihat ada dua laki-laki yang selalu memperhatikan nyonya muda"
"Siapa laki-laki itu?!"
"Akan saya kirim potonya bos, dan satu lagi perempuan yang bermana tasya itu selalu menatap nyonya muda dengan tatapan aneh, tapi ia belum bertindak apapun hanya melihat nyonya muda dari jarak agak jauh"
"Oke, kamu pantau terus istriku jangan sampai lengah pokoknya tambah beberapa orang lagi untuk menjadi pengawal bayangan dan menyamarlah menjadi mahasiswa disana agar tidak ketahuan orang lain apa kamu mengeri?!"
"Siap mengeri bos"Jawab pengawal itu
"Bagus, jika ada hal yang mengganjal dan aneh cepat hubungi saya!"
Panggilan pun berakhir..
Setelah mendapat kabar dari pengawal bayangan itu, adit pun kembali mengerjakan pekerjaannya yang tak ada habisnya itu.
Di kampus
Jasmine tengah fokus pada materi yang sedang dosen terangkan, ini yang ia rindukan belajar dengan fokus dan mendapat nilai yang maksimal.
Beberapa jam berlalu, kini kelas telah berakhir jasmine pun membereskan buku-bukunya begitu pun dengan rima dan mika.
"Jas, kita belum bahas apa yang terjadi pada tasya"Ucap rima yang masih sibuk membereskan buku-bukunya
"Memangnya kenapa dengan tasya?"Tanya jasmine
"Beberapa waktu yang lalu, entah apa salah kita tasya tiba-tiba menjauh dari kita jas sampai sekarang"jelas rima
"Iya benar kata rima jas, aku juga penasaran apa yang membuat tasya menjauh dari kita, apa tasya menjauhi kamu juga?"Tanya mika
__ADS_1
"Hem mungkin ia ada masalah yang tidak mau kita tau makanya begitu, kalian tidak usah berpikir yang tidak-tidak kita maklumi aja keputusannya"Ucap jasmine
"Tapi itu aneh jas, benar-benar aneh"kekeh mika
"Sutt, udah yu kita ke kantin aku sudah lapar"Ajak jasmine mengalihkan pembicaraan mereka
Sejujurnya ia juga tidak mau teman-teman yang dulu dekat menjadi terpecah belah, apa lagi semua itu karena dirinya.
Jasmine juga ingin bertanya pada tasya dengan cara baik-baik kenapa ia bisa melakukan ini semua pada dirinya.
Namun aditya melarangnya untuk berdekatan dengan tasya apa lagi jika dia bertemu tasya seorang diri, adit takut tasya melakukan hal yang lebih nekad lagi dari sebelumnya.
Jasmine pun menuruti perintah suaminya, ia pun tidak bertindak sesuai kemauannya sendiri memilih mendengarkan ucapan suaminya.
Kini jasmine dan kedua temannya itu pergi ke kantin karena pelajaran berikutnya masih beberapa jam lagi.
Saat tiba di kantin seperti biasa, ketika jasmine datang beberapa laki-laki yang mengidolakan atau memiliki perasaan pada jasmine berkoar-koar pasalnya sudah lama mereka tidak melihat sang pujaan hatinya itu.
"Wah lihat tuh rik sang pujaan hati lo kembali ke kampus"Ucap febri teman riko
Riko yang sedang asyik dengan makanannya pun mengikuti arah tunjuk temannya itu, dan benar jasmine tengah berjalan menuju tempat yang kosong disana.
"Akhirnya jasmine kembali jadi lo ga galau lagi"Ucap indra teman riko juga
"Apaan sih, gua kan udah di tolak sama dia"Ucap riko pura-pura tidak peduli padahal dalam hatinya ia senang apa lagi tadi pagi ia juga sudah bertemu dengan jasmine meski hanya dirinya yang melihat sedangkan jasmine tidak.
"Alah kita tau lo belum move on kan dari jasmine, masa lo mau menyerah gitu aja"ucap febri
"Benar apa kata s febri rik, lo kan jagonya ngerayu cewe masa sih seorang jasmine lo ga bisa luluhin"Kini indra yang mengompori
Riko pun hanya mengangkat bahunya seolah-olah tidak terpengaruh dengan ucapan teman-temannya, namun mata itu masih sesekali memperhatikan jasmine.
Matanya menangkap betapa jasmine begitu bertambah cantik, mempesona dan juga lebih berisi itu menjadi menambah kesan sexy untuk jasmine.
Mike mau pun riko dan beberapa laki-laki yang punya pemikiran sama seperti itu, jasminenya kini terlihat begitu berisi dan sexy.
"Ahh payah lo rik"Ucap febri lagi yang di anggukkan oleh indra.
Saat ini pemeran utama yang banyak di perbincangkan itu hanya fokus dengan makananya, jasmine begitu lahap dengan makanan yang ia rindukan itu ia memesan beberapa makanan lebih banyak dari biasanya.
Mungkin karena ia sudah lama mengidamkan nya makanya ia begitu anteng dengan makanannya sendiri dan menganggur kan kedua temannya itu.
Sedangkan teman-temannya itu hanya menggelengkan kepalanya, apa bumil makannya banyak seperti ini pikir mereka berdua.
__ADS_1
Mengenai beberapa orang yang membicarakannya jasmine memilih masa bodo seperti biasanya, ia acuh tak acuh dengan semua obrolan orang-orang yang ada di kantin ia juga sudah terbiasa dengan keadaan ini.
BERSAMBUNG..