SUAMI IDAMAN WANITA

SUAMI IDAMAN WANITA
BAGIAN 81


__ADS_3

Papah dan mamah bella saling pandang satu sama lain, sedangkan bella hanya menunduk sambil berdoa dalam hati.


"Tunggu, maksud kedatangan kamu kesini untuk melamar anak saya seperti itu?"Ucap papah bella membuka suaranya


"Betul pa, dengan segala hormat saya dan pertimbangan bapa dan ibu saya ingin meminta izin bapa dan ibu selaku orang tua bella untuk memberikan restu kalian"jawan rey


"Tapi nak reynaldi kami tidak tahu siapa kamu, keluarga kamu dan asal usul kamu kenapa kamu tiba-tiba melamar anak saya?atau jangan-jangan kamu sudah lama menjalin hubungan dengan bella"Ucap papah bella bingung


"Untuk masalah itu, jika bapa dan ibu memberikan restu kalian untuk saya melamar anak bapa dan ibu, saya akan langsung membawa keluarga saya untuk bertemu dengan kalian"Jawab rey


"Bella apa kamu mengenal dia?"tanya mamah bella


Bella pun bingung, menjawab pertanyaan mamahnya itu jika bella jawab kenal tapi bella baru bertemu dua kali dengan rey itu juga dengan hari ini.


"Saya yang kenal bella lebih dulu, karena saya serius dengan bella maka dari itu saya ingin bella menjadi istri saya bu"Jawab rey


Papah dan mamah bella pun meneliti penampilan rey dari atas sampai bawah, yang dapat mereka nilai bahwa rey memiliki sopan dan santun yang baik.


Dan juga ia terlihat seperti anak baik-baik dan juga dari keluarga yang baik namun mereka masih tidak yakin karena mereka belum mengenal keluarga rey secara langsung.


"Sejujurnya saya bingung, menjawab keinginan kamu nak reynaldi, kamu jelas tahu bahwa bella masih sekolah"jawab papah bella


"Saya tahu pa, meskipun nanti bella menikah dengan saya bella akan tetap bisa melanjutkan sekolahnya dan saya tidak keberatan dengan hal itu"Jawab rey


"Jika pun nanti bella ingin melanjutkan sampai kuliah itu tidak menjadi masalah bagi saya yang terpenting bella sudah menjadi istri saya itu sudah lebih dari cukup"lanjut rey lagi


"Saya sangat menghormati keinginan nak reynaldi untuk melamar bella anak saya, tapi tolong berikan kami waktu untuk mempertimbangkan niat baik kamu"Jawab papah bella

__ADS_1


Rey pun menghela nafasnya, ternyata memang tidak segampang yang ia inginkan.


Jika kedua orang tua bella memberikan waktu terlalu lama bagaimana nanti dengan bella, itu yang rey takutkan.


"Kalau begitu saya mohon pertimbangkan dengan baik niat saya ini pa, bu saya bersungguh-sungguh dengan apa yang saya ucapkan hari ini"Ucap rey dengan memohon


"Dan kamu bella tolong yakin kan kedua orang tua kamu bahwa kaka sangat serius untuk menikahi kamu"Ucap rey pada bella


Kedua orang tua bella pun merasa iba melihat rey yang sangat memohon untuk mengizinkan bella menikah dengan dirinya.


Namun selaku orang tua dari bella papah dan mamah bella pun harus memikirkan matang-matang keputusan apa yang akan mereka ambil untuk anak kesayangannya itu.


"Kalau begitu saya pamit pa, bu jika kalian sudah memiliki jawabannya saya akan langsung ajak kedua orang tua saya untuk melamar bella secara resmi"Ucap rey sebelum pamit dari rumah bella


"Nak rey tunggu saja, jika kami sudah memiliki jawabannya kami akan hubungi nak rey"Jawab papah bella


"Ya ampun tidak usah repot-repot nak rey, tapi terimakasih untuk bikisannya"Ucap mamah bella sambil menerima bingkisan itu.


"Sama-sama bu"Jawab rey sambil tersenyum


"Kalau begitu saya pamit, asalamualaikum"Ucap rey bangkit dari duduknya lalu berjabat tangan dengan kedua orang tua bella


"Wa'alaikum salam"Jawab papah dan mamah bella bersamaan


"Bella antarkan nak rey"Titah papah bella


"Iya pah"Jawab bella lalu mengikuti rey dari belakang.

__ADS_1


Rey pun mensejajarakan langkahnya dengan bella.


"Bella"panggil rey karena bella sejak tadi hanya menunduk


"Eh iya ka"Jawab bella mendongkakan kepalanya


"Loh kenapa nangis"tanya rey sambil memegang wajah bella dan melihat air mata hampir jatuh dari mata bella


Bella pun hanya menggelengkan kepalanya.


"Bicara sama kaka, apa ada yang kamu pikirkan?"Tanya rey lagi


Lagi-lagi bella hanya menggelengkan kepalanya.


Rey pun berinisiatif memeluk bella dengan penuh kasih sayang.


"Biacara sama kaka kalau kamu ada apa-apa yang kamu rasakan, ingat kaka ini akan menjadi suami kamu cepat atau lambat"ucap rey sambil menenangkan bella sedangkan bella hanya menangis di pelukan reynaldi.


"Bella gapapah ko ka, kaka pulang saja bella selalu berdoa yang terbaik untuk kita"Ucap bella melepaskan pelukan rey


"Kamu ga usah khawatirkan apa pun dan percaya sama kaka oke"Ucap rey sambil menyeka air mata bella


Bella pun mengangguk mengerti, sedangkan rey masih tidak tega melihat bella yang menangis tanpa tau apa penyebabnya.


Sementara itu, kedua orang tua bella menyaksikan kegiatan bella dan rey dari dalam rumah, mereka melihat jika bella dan rey seperti sudah saling mengenal satu sama lain dan itu tanpa sepengetahuan mereka.


Namun kedua orang tua bella tidak memikirkan yang tidak-tidak pada mereka, mungkin mereka belum siap mengungkapkan kebenarannya itu tanggapan orang tua bella.

__ADS_1


BERSAMBUNG...


__ADS_2