SUAMI IDAMAN WANITA

SUAMI IDAMAN WANITA
BAGIAN 57


__ADS_3

Keesokan paginya setelah malam yang panjang...


Jasmine yang merasakan lelah pun memutuskan tidur kembali ia sangat malas untuk sekedar bangun sebentar, meskipun sinar matahari menyinari wajah cantiknya bukan salah dirinya jika sekarang dia menjadi malas-malasan bangun sebab semua ini salah suaminya siapa lagi kalau bukan aditya.


Adit yang sudah bangun sedari tadi pun hanya bisa menggelengkan kepalanya sambil tersenyum gemas melihat istrinya terlihat masih sangat nyenyak dalam tidurnya itu.


"Sayang.. ayo bangun"ucap adit pelan sambil mengusap wajah cantik istrinya itu


Namun yang dibangunkan tidak merespon sama sekali, melihat tidak ada tanda-tanda istrinya bangun adit pun memutuskan untuk bangun lebih dulu lalu menyiapkan sarapan untuk jasmine.


Ia mana akan tega melihat istrinya dan calon bayi mereka kelaparan, jadi ia memutuskan untuk membuat sarapan.


Di apartemen tasya


Monolog tasya..


"Sebenarnya kamu pergi kemana jasmine?"


"Apa harus aku berpura-pura berkunjung kerumah orang tua jasmine, tapi bagaimana kalau jasmine sedang ada di sana bisa-bisa aku mati sebelum mendapatkan aditya"


"Aghh ini membuatku pusing saja, tapi tidak ada pilihan lain selain pergi kesana.. ah iya aku tau sebelum masuk kerumah di sana kan di jaga oleh satpam aku cari infomarsi dari satpam yang ada di sana saja, kenapa baru terpikir"


Setelah mendapat sedikit pencerahan tasya pun bergegas pergi dari apartemennya menuju kediaman orang tua jasmine, dengan penuh harap mendapatkan informasi yang baik untuk dirinya.


Beberapa menit kemudian ia pun sampai di kediaman orang tua Jasmine, di sana terlihat sepi hanya ada satpam yang menjaga pintu masuk selain itu tidak ada orang lain di sana.


Tasya pun turun dari mobilnya dan mendekati satpan di sana, satpam yang melihat ada orang yang menuju ke arahnya pun memperhatikan siapa orang tersebut.


"Hallo pak selamat siang"sapa tasya ramah


"Siang, maaf mbak ini siapa ya?"tanya satpam itu


"Bigini pak saya teman kampus jasmine, saya juga pernah beberapa kali main kesini bersama jasmine hanya saja baru kali ini bertemu bapak secara langsung, wajar bapak tidak kenal saya"ucap tasya


"Oh temannya non jasmine ya, maaf ya mbak saya tidak tau"ucap satpam merasa tidak enak


"Tidak apa-apa ko pak"jawab tasya


"Oh iya ada perlu apa ya mbak, kalau minyalnya mau bertemu non jasmine maaf untuk hari ini dan beberaapa hari ke depan tidak bisa bertemu dulu"ucap satpam

__ADS_1


"Loh memangnya kemana pak, kebetulan saya juga mau melihat kondisi jasmine sudah beberapa hari ini dia tidak masuk kampus jadi saya berniat mencarinya saya khawatir teman-teman yang lain pun sama"dusta tasya


"Iya non jasmine memang beberapa hari lalu sedang istirahat karena sedang hamil muda makanya untuk sementara tinggal bersama nyonya dan tuan, untuk sekarang non jasmine dan suaminya sedang berlibur kalau tidak salah apa itu namannya.. ohh iya pergi honeymoon"jelas satpam itu


Tasya yang mendengar penjelasan satpam itu pun kaget mendengar jasmine tengah mengandung, itu artinya anak yang di kandung adalah anak aditya mendengarnya saja membuat hatinya semakin panas.


Ditambah lagi mereka sedang pergi honeymoon, apa tadi satpam itu bilang pergi honeymoon padahal jasmine sudah mengandung untuk apa lagi mereka pergi honeymoon buang-buang uang dan waktu saja begitulah pemikiran tasya saat ini.


"Oh mereka sedang pergi honeymoon pantas saja pak, saya tenang kalau jasmine baik-baik saja, kalau boleh tau kapan mereka kembali?"tanya tasya


"Kalau itu saya kurang tau mbak, apa ada yang perlu saya sampaikan kepada non jasmine ketika ia sudah kembali mbak?"tanya satpam


"Oh tidak perlu pak, biar nanti saja saya sampaikan sendir ketika jsmine sudah kembali, kalau begitu saya pamit dulu pak terimaksih"ucap tasya pamit


"Iya mbak sama-sama"


Tasya pun pergi setelah mendapat informasi itu, dengan perasaan yang sakit dan panas ia pun memasuki kembali mobilnya.


Di dalam mobil ia tengah berpikir sejenak menetralkan emosi pada dirinya.


"Pantas saja kamu tidak pernah terlihat ternyata aditya sedang melindungi kamu dan calon bayi kalian!"ucap tasya sambil mencekram setir mobilnya kuat.


"Tidak usah terburu-buru tasya, mungkin ini belum saatnya kamu memiliki aditya tapi nanti kamu akan mendapatkan sekarang kamu hanya perlu bersabar, jika dia tidak bisa memiliki adit maka jasmine mau pun calon bayi mereka tidak bisa memiliki adit sekalipun"


*


Setelah dirasa badannya mulai membaik jasmine pun dengan perlahan membuka matanya, ia mencari suaminya di segala penjuru kamar itu namun tidak menemukannya.


Saat hendak bangun dari tempat tidur, tiba-tiba pintu kamr terbuka munculah aditya dengan sarapan dan segelas susu disana. Jasmine pun tersenyum kearah aditya begitu pun adit ia pun membalas senyuman jasmine dengan manisnnya.


"Morning sayang"ucap adit sambil mengecup bibir jasmine


"Mana ada pagi ini udah siang sayang"ucap jasmine perotes


"Suka-suka aku dong sayang, sini sarapan dulu"ajak adit


"Aku belum cuci muka mas, sebentar aku cuci muka dulu"jasmine pun bangun dari tempat tidur hanya menggunakan kemeja adit tanpa apa pun di dalamnya.


Dengan cepat adit menarik Jasmine kembali duduk di tempat tidur.

__ADS_1


"Tidak perlu sayang kamu tetap cantik meski belum cuci muka"Goda adit


"Gombal huh"ucap jasmine


"Itu fakta sayang"


"Iya-iya aku tau ko"


"Kalau begitu ayo sarapan sayang"ajak adit lalu menyerahkan susu hamil itu untuk jasmine


"Mas boleh tidak kalau nanti ganti susu hamilnya dengan yang coklat"pinta jasmine


"Memangnya kenapa sayang?"


"Kalau yang putih agak enek"ucap jasmine cemberut


"Tapi kan lebih bagus yang putih sayang"


"Ya sudah kalau begitu"ucap jasmine pelan lalu menghabiskan susu hamil putih itu dengan terpaksa


Adit yang melihat jasmine memaksakan meminum susunya pun merasa kasian ia pun tidak tega.


"Ini yang terakhir kamu minum susu putih, setelah ini hanya rasa yang kamu suka saja yang tidak bikin kamu enek yang boleh kamu minum sayang"ucap adit lembut


"Benarkah mas?"tanya jasmine memastikan


"Heem iya sayang, apa pun yang kamu mau tapi ingat jangan telat minumnya ya sayang"


"Iya mas tenang saja, aku tidak akan melewatkan sehari pun"jawab jasmine senang


"Bagus kalau begitu"


Mereka pun melanjutkan sarapannya di tempat tidur, sambil sesekali bercerita, yang lebih banyak bercerita tentunya jasmine. Entah kenapa hari ini ia ingin bercerita banyak dengan suaminya itu. toh ia pikir ini bukan di meja makan ia harus tenang saat makan,saat ia sedang di dalam kamar jadi tidak ada salahnya untuk itu pikir jasmine.


"Setelah ini kamu mau pergi kemana sayang?"tanya adit


"Hem aku pengen jalan-jalan aja sekalian beli oleh-oleh boleh mas?"pinta jasmine


"Tentu, nanti kita jalan-jalan yaa"jawab adit

__ADS_1


Jasmine pun mengangguk antusias,ia tidak akan menyia-nyiakan liburan kali ini setelah mereka beberapa kali gagal untuk pergi ini saatnya untuk menebus itu semua.


BERSAMBUNG...


__ADS_2