
Di Apartemen Jasmine
Aditya baru saja kembali dari kantornya, seperti biasa wajah lelah aditya terpampang jelas di sana.
Jasmine yang mengetahui aditya sudah pulang pun menghampiri suaminya.
"Sayang mandi dulu gih biar seger"Titah jasmine
"Iya sayang, tolong buatkan aku teh hijau ya"Pinta aditya
"Iya nanti aku buatkan"Jawab jasmine sambil memeluk aditya di samping
Setelah sampai di kamar jasmine pun menyiapkan air hangat untuk aditya berendam.
"Mas air hangatnya sudah aku siapkan"teriak jasmine
"Iya syang, terimakasih"ucap aditya sambil menghampiri jasmine lalu mengecup kening dan perut jasmine dengan lembut.
"Udah gih mandi nanti keburu dingin airnya mas"ucap jasmine
"Iya, iya ini juga mas mau mandi"ucap aditya
Jasmine pun mengangguk mengiakan, lalu ia pun keluar kamar mandi menuju ke dapur, untuk menyiapkan teh hijau pesanan aditya.
15 menit pun berlalu, aditya sudah siap dengan setelan santainya, tidak lupa wajah yang tampan dan segar terlihat jelas di sana.
__ADS_1
Jasmine pun masuk ke kamar dengan membawa teh hijau dan cemilan cake untuk aditya, mereka pun duduk di sofa yang ada disana.
"Terimakasih sayang"ucap aditya sambil menyeruput tehnya
"Iya sama-sama mas, emm mas?"ucap jasmine ragu-ragu
"Iya ada apa sayang?"tanya aditya
Jasmine pun tampak menimbang-nimbang apa yang akan ia sampaikan pada suamiya itu.
"Aku mengajukan percepatan kuliah, dan itu sudah di setujui oleh dekan kampus mas"ucap jasmine akhirnya bicara
Setelah drama yang terjadi akhirnya jasmine bisa menyampaikan perihal percepatan kuliah pada suaminya.
Sejujurnya aditya sudah tahu perihal jasmine yang akan mengambil percepatan kuliah.
Hal itu wajar aditya tau karena selama ini mata-mata yang menjaga jasmine masih aditya gunakan, berjaga-jaga kalau ada apa-apa di saat jasmine di kampus.
Karena masih ada ancaman untuk jasmine yang sewaktu-waktu akan tiba. Maka dari itu aditya selalu siap siaga menjaga jasmine.
"Iya aku mau kuliah aku di percepatan , suapaya bisa bantu kamu sedikit-sedikit di kantor"ucap jasmine
"Aku ga tega liat kamu setiap hari kerja seharian nonstop kamu juga butuh ruang untuk dirimu sendiri mas"lanjutnya lagi
"Aku tau niat kamu baik sayang, tapi apa kamu yakin megambil percepatan kuliah disaat kamu tengah hamil muda, apa baby kita akan baik-baik saja ketika mommy nya kelelahan, kalau daddy sih tidak tega"ucap aditya smbil mengelus perut jasmine
__ADS_1
"Iya kan baby"lanjut aditya seolah meminta persetujuan dari anaknya
Jasmine pun terharu melihat sikap yang aditya tunjukan padanya dan untuk calon baby mereka.
"Aku gapapah ko mas, kamu ga perlu khawatir aku akan baik-baik saja lagian kalau aku kesulitan nanti bisa minta bantuan sama kamu dan ka bima"ucap jasmine sambil terseyum
"Dan yang paling utama adalah, aku tidak akan ngebahayain anak aku sendiri mas kamu tenang saja"lanjut nya
"Eits tunggu, ingat ini anak kita sayang"ucap aditya tak terima
"Iya-iya ini kan anak kita, emang nya anak siapa lagi mas ini aneh deh"jawab jasmine
"Tapi sayang, sudah tugas aku yang bekerja untuk memenuhi semua kebutuhan keluarga kita"ucap aditya
"Iya aku tau sudah tugas kamu yang bekerja , tapi masalahnya aku juga ingin membatu kamu menjalankan perusahaan papah, itu juga sudah hal biasa untuk aku meskipun aku belum selesai kuliah membantu papah sedikit-dikit di kantor dan siapa tau aku juga bisa bantu kamu dan waktu kamu tidak terlalu terkuras"ucap jasmine
"Dan juga apa salahnya jika aku mempunyai kemampuan membantu kamu tapi tidak aku lakukan itu namanya mubazir dong"lanjut jasmine
"Kalau kamu sudah yakin dengan keputusan yang kamu buat mas izinkan, tapi ingat kesehatan kalian berdua yang paling utama oke!"tegas aditya
"Iya pasti mas, makasih ya kamu selalu dukung apa yang aku mau"ucap jasmine sambil duduk di pangkuan aditya dan memeluknya erat
"Apa pun itu asal kamu bahagia aku lakukan sayang"Jawab aditya sambil membalas pelukan jasmine.
BERSAMBUNG...
__ADS_1