
"Sudahlah cukup, Hm Alya cantik kamu memang mau punya Mertua galak"
"Siapa yang galak Ma? Mama? Papa?" tanya Kenzo
"Aduhh nih aanak buat rencana gagal aja" gumam Elina
"Ma, Jawab Ma, siapa yang galak?" tanya Kenzo lagi
"Papa kamu" jawab Elina dengan ketus.
"Yaelah Kak, Galak galak gitu aku lihat kaka cinta mati sama suami kakak" ejek Zavera
"Iya Tante, Mama sama Pap pasti saling mencintai, kalau gak saling mencintai mungkin Kenzo gak ada disini" ucap Kenzo membuat Elina Sedih dengan kenyataan, Ntah lah Kenapa Elina merasa nyaman dekat sama Kenzo.
"Kakak, Apa Kenzo tidak tau?" bisik Zavera
"Sttt, memang benar Kenzo tidak tau. lupakan Zav, jangan beri tau dia kenyataan pahit yang akan dia alami. aku memang jahat tidak memberi tau kenyataannya, tapi aku gak tega dia akan menjauh dariku karna aku hanya sebatas Ibu pengganti buatnya." jawab Elina dengan nada pelan
"Ayo masuk Mobil? Supirnya sudah nunggu lama" ucap Elina
"Ayo Momy, Ayo kita kerumah Calmer" ajak Alya
"Siapa juga mau jadi kekasihmu? jijik aku dengarnya "
"Nanti Kamu jatuh cinta sama ku, awas aja" ancam Alya
"Ehhhh, kalian ini masih kecil udah ngomong cinta cinta. kalian ini harus belajar karna belajar yang akan penentu masa depan kalian" ucap Elina
"Ok Calmer, aku akan dengar ucapanmu" jawab Alya
"Dia Mamaku bukan Calmermu"ketus Kenzo lalu masuk kursi depan.
"Aku disini aja Ma, aku gak mau dekat sama gadis menjengkelkan seperti dia" jawab Kenzo lalu duduk didekat Sopir.
"Momy kamu mana Alya?" tanya Elina
"Katanya sih, Mama mau jumpa sama Pak Supir dulu Calmer"
"Sttt, aku bukan Calmer mu. aku adalah Tante mu, ingat itu TANTE" jawab Elina sambil menekan kata TANTE.
__ADS_1
"Denger itu Alya, Mama ku aja Marah karna kamu sebut Calmer" jawab Kenzo ketus
"Maaf, Aku lama" ucap Zavera lalu duduk didekat Alya.
"Gak apa apa, yaudah ayoo, eittttsss bentar aku izin dulu sama Suamiku" ucap Elina lalu keluar dari mobil untuk bicara agar tidak didengar oleh Zavera.
"Kenapa dengan Mama kamu Ken?" tanya Zavera
"Biasalah Tan, mau ngomong berduaan sama Papa" jawab Kenzo sambil membaca Buku Sekolahnya.
"Yaelah mau romantisan toh" gumam Zavera.
Via Telpon
"Hallo Tuan"
"Aku bukan Tuanmu, sudah berapa kali aku bilang. aku bukan tuanmu"
"Ehhhh, Maaf Tuan eh maksudku maaf mas"
"Hm ada apa?"
"aku aku aku aku apa?"
" Hehe, aku hanya mau bilang, aku mau ajak Teman ku ke rumah"
"Siapa dia Laki atau wanita?"
"Heheh Laki"
"Apa laki? dasar cewek ganjen udah punya suami tapi masih pengen dekat sama laki lain"
"Eh maksudhku wanita Mas, Dia sudah punya Suami dan anak, nah anaknya satu kelas sama Kenzo"
"oh, hm saya izinkan" jawab Arya
"Mak..." ucapan Elina terputus saat Arya mematikan telpon secara sepihak
"Sabar Elina, sabar ini udah ujian buatmu" batin Elina menenangkan hatinya.
__ADS_1
"Jalan pak" ucap Elina yang sudah duduk di mobilnya.
"Kenapa cepat sekali Kak?" tanya Zavera
"Dimatikan sama dia, si cowok nyebelin" jawab Elina yang keceplosan mengejek suaminya sendiri.
"Nyebelin? hahaha nyebelin gitu kamu Cinta kan sama dia"
"Siapa yang Cinta, kalau gua sampai cinta sama nya batang hidung gua ini akan hangus lah"
"Jadi Mama gak Cinta sama Papa?" tanya Kenzo
"Jadi aku ini anak Pungut dong, huaaaa, pantesan Papa tinggal di Luar Negeri" tangis Kenzo membuat Elina bingung mau jelasin sejujurnya atau berbohong lagi.
Supir yang ada disitu hanya fokus kejalan, dia tidak peduli sama masalah yang dihadapi majikannya itu, dia hanya bekerja untuk menjadi supir dan itu yang akan dia laksanakan.
"Mama jahattt, jadi aku anak siapa?"
"Ehh kenzo sayang, em gini, Papa kamu hari ini sibuk jadi Mama kesal karna Papa kamu acuhkan Mama, Em kamu bukan anak pungut,kalau kamu anak Pungut, udah dari dulu mama tampar kamu seperti ibu tiri yang ada di filim" jawab Elina yang ngelantur ke filim Indonesiar.
"Betulan?" tanya Kenzo
"Ya iyalah, Kalau Kamu anak Pungut udah dari dulu mama kasarin kamu" jawab Elina
"Baiklah Kenzo Percaya" jawab Kenzo lalu melanjutkan membaca Buku
Zavera yang melihat raut Wajah Elina yang sementara memucat, dia hanya menghela nafas dalam dalam. karna Zavera tau, Elina akan berbohong lagi dan lagi. sedangkan Alya, dia tertidur dengan pulasnya dipangkuan sang Momy
Bersambungg...
Jangan Lupa
Likeš
Komenā
Voteš”
dan jadikan Cerita ini menjadi Favorite kalianš
__ADS_1