Suamiku Duda Beranak Satu

Suamiku Duda Beranak Satu
Kenzo Iri


__ADS_3

Arya melihat Elina yang dipenuhi oleh bantuan alat medis, dia hanya menghela nafas dalam dalam. dia gak tega melihat Wanita yang kini statusnya menjadi Istri terbaring Lemah dihadapannya. walaupun Arya tidak mencintai Elina tapi dia sangat bersyukur karena Elina menganggap Kenzo sebagai Anak Kandungnya walaupun Kenzo bukan lahir dari Rahimnya.


"Papa, Kenapa Mama lama sekali bangunnya? apakah Mama tidak lelah tidur selama 2 Hari?" tanya Kenzo


"Kemarilah" ucap Arya menuntut kenzo duduk di Paha milik Arya.


"Kenzo, Mama sedang tidur nyenyak.


kita harus berusaha membujuk Mama untuk kembali ke Dunia nyata ini. Jadi Papa minta Kenzo harus tetap Berusaha membujuk Mama dengan cara berbicara padanya" ucap Arya


"Emang Mama boleh dengar Pa? Bukannkah Mama tidur? Kalau Kenzo tidur, suara Papa yang pulang kerja aja tidak Kenzo dengar."


"Kenzo, tubuh Mama tertidur disini tapi Rohnya sedang pergi dari tubuhnya, Agar Mama mau bangun kita harus bicara pada Mama agar Roh Mama kembali lagi ketubuhnya" ucap Arya


"Roh? apa itu sejenis Hantu?" tanya Kenzo


"Aduhhh Anak Papa ini kok makin oon"


"Heheh, Papa Kalau itu yang bisa buat Mama bangun. Kenzo akan ajak Mama bicara aja" ucap Kenzo lalu mendekatkan diri didekat tubuh Elina dan berbicara layaknya Kenzo membujuk Mamanya yang sedang Marah.


"Mama, Mama gak rindu sama Kenzo? Kenapa Mama lama sekali ngambeknya sama Kenzo? Apa Karna Kenzo marahin Alya kemarin ya? Heheh Mama,Mama Bangun Ampuni Kenzo Ma... Kenzo gak mau jadi anak durhka. eh kok lari ke durhaka. Maksud kenzo,kenzo gak mau Mama seperti ini tertidur lelap. Atau jangan jangan Mama udah meninggal, ahhh Jangan pikir aneh aneh kau Kenzo. Kau masih kecil, Mama gak mungkin ninggalin kau." ucap Kenzo


Bukannya Nangis seperti anak Umumnya Kenzo malah memikirkan yang aneh aneh. itulah yang dipikirkan Arya.


"Kenzo sudahlah, kau buat Kepala Papa pening, Papa mau tidur"


"Papa, Papa mau tidur juga seperti Mama. jangan Papa, siapa dong Teman Kenzo, Kalau Papa Bobo kayak Mama" tanya Kenzo dengan Polosnya.


"Astaga Kenzoooo, kamu ini samaa seperti Mamamu" teriak Arya yang teringat sama Zifa yang sering membuatnya kesal, tapi kesal itu berubah menjadi Cinta.


"Ya, Samalah Pa, Mama kan yang lahirin aku. "Canda Kenzo


"Kenzooooooooo"


"Kaburrrrr" ucap Kenzo lalu pergi meninggalkan Papanya yang sedang duduk didekat brankar sang Mama.


"Uhh Selamat" ucap Lega Kenzo


"Kenzo"


"Eh Tante Zavera"


"Ada apa sayang?" tanya Zavera


"Em, Tadi Kenzo buat Papa marah tan, hihihi seruuu tau" ucap Kenzo cekikikan.


"Dimana Papa kamu?"


"Papa lagi jaga Mama yang sedang Bobo, Mama udah tidur 2 hari lamanya." jawab Kenzo dengan wajah lesunya.


Sebenarnya dia tadi ingin menangis, tapi niatnya dia urungkan, karna dia tidak mau terlihat Lemah dihadapan Papanya. dia ingin sekali memanggil-manggil Mamanya dengan penuh kepercayaan tidak seperti yang tadi yang diiringin dengan kejahilannya.


Dia sudah bersikap dewasa, walaupun Umurnya sudah 7 Tahun. Elina selalu mengajarkannya tentang kemandirian tanpa dibantu Orangtua, itulah yang selalu diingat Kenzo.


"Tante mau bicara dulu sama Papamu ya!"

__ADS_1


"Sayang tungguuuu" teriak seseorang yang setengah berlari mengikuti Sang Suami.


"Kamu sih lama" ketus Zavera


"Putri kamu nih, yang ngeyel mau foto foto dulu" ucap Andra


"Kok Dady malah nyalahin aku" ucap Alya yang gak terima jika disalahin oleh sang Dady.


"Ini emang kesalahan kamu Alya"


"Nggak, ini kesalahan Dady"


"Kesalahan kamu"


"Kamu"


"Dady"


"Kamu"


"Dady"


"Kamu"


"Momy huaaa, Dady jahat" rengek Alya


Kenzo yang melihat Kedekatan antara Alya Dan Dady nya dia merasa iri. baru tadi dia merasa dekat dengan Papanya. baru tadi dia mengalami krbercandaan dengan kejahilan bersama Papanya, itupun pada saat Mamanya terbaring lemah.


"Gak ada jatah nanti malam" ancam Zavera pada Andra


"Nggak, Dady harus minta maaf dulu" ucap Alya


"Em, Dady Minta maaf" ucap Andra


"Ini demi Jatahku, jangan sampai kehilangannnn"batin Andra


"Yaudah Alya maafin" ucap Alya


"Momy, Momy jangan marah lagi sama Dady. harus baikan" ucap Alya


"Nah kata Alya itu benar sayang" ucap Andra


"Baiklah, Ayo keruangan Kak Elina" ajak Zavera yang ingat akan tujuannya mengunjungi rumah Sakit.


"Ayo Kenzo" ajak Zavera


"Oh, kamu jadi punya kekasih bernama Kenzo" sela Andra


"Sayang, Kenzo itu teman sekelas Alya, ini Dia anak Kak Elina" ucap Zavera membuat Andra tertunduk malu karna salah mengira...


Ceklek


"Papa, Tante Zavera dan Om Andra mau ketemu sama Papa" ucap Kenzo


"Hm" deheman Arya langsung dimengerti oleh Kenzo

__ADS_1


"Kata Papa Hm " ucap Kenzo kepada Tante dan Om nya itu.


"Apanya hm?" tanya Alya


"Kamu diam aja gadis jelek" ucap Kenzo


"Hei hei anak Nakal, berani sekali anda bilang putri saya gadis jelek"


"Om, dia memang gadis jelek" ucap Kenzo Ketus


"Hei anak nakal...


"Siapa anak Nakal? apakah kau mengatai Putraku?" tanya Arya


"Iya , dia menyebut putriku gadis jelek" ucap Ketus Andra


"Sudahlah, Kak Nama kakak siapa?"


"Kau Masih bertanya? Apakah istriku tidak mdmberitahumu sebelumnya?" tanya Arya


"Dia menceritakanmu tapi dia tidak memberutahu Namamu" ucap Zavera


"Namaku Arya" ucap Arya


"Em, Kak Arya , Gimana keadaan Kak Elina? Kenapa kecelakaan itu bisa terjadi? Maaf pada hari itu aku tidak bisa menjenguknya, karna Mertuaku sakit" lirih Zavera


"Tidak apa apa, Dia Mengalami Kecelakaan, dari yang saya lihat dari CCTV, dia seperti terhipnotis dan menyebrang Jalan dengan Mata mengarah pada arah langit dengan tangan merentang" ucap Arya lalu dia mengingat kejadian itu.


Flashback On


"Makasih Jenn" ucap Arya lalu pergi dari Panti itu.


"Pak, saya boleh tanya, yang Namanya Pak Armin rumahnya dimana ya pak?" tanya Arya


"Dengan saya sendiri Pak, Ada apa ya?" tanya Pak Armin


"Gini Pak, kata Jennie anak Panti yang disebelah sana ada kecelakaan di sebrang jalan dan korbannya dibawa kerumah sakit. nahh Kata Jennie itu adalah Elina salah satu anak Panti dulu, dan dibawa oleh Ibu Panti kerumah sakit" ucap Arya


"Oh, korban tadi dibawa kerumah sakit terdekat Pak. emmm kalau gak salah Nama rumah sakitnya, rumah sakit A" ucap Pak Armin


"Oh terimah kasih atas info nya Pak" ucap Arya sambil memberikan uang merah 2 lembar ditangan Pak Armin lalu pergi.


"Cuman kasih info aja, udah dapat segini... apalagi beribu info wah Kaya mendadak nanti aku."Batin Pak Armin sambil mengkibaskan uang pemberian Arya.


"Carikan Penyebab terjadinya kecelakaan itu" perintah Arya melalui sambungan Telepon dengan anak buahnya.


BERSAMBUNGGG


Jangan Lupa Like, Komen dan Vote.


oh ya, berikan Author hadiah dongg.


kalau yang belum tau gimana caranya memberi hadiah atau komen boleh ditanya sama Author melalui komen yang tersedia...


Ini udah Author kasih Bonus panjang ya! Semoga suka😄💗

__ADS_1


seee you laterrr guysss!


__ADS_2