Suamiku Duda Beranak Satu

Suamiku Duda Beranak Satu
Bayi Kembar


__ADS_3

Disepanjang Koridor Rumah sakit, terlihat Ramai. Arya dengan berlari telantung karna ingin melihat Buah Hati secara Langsung. Dia berlari sekencang Mungkin sampai membuat semua orang keheranan dengan Arya.


Sesampainya Arya diruang Persalinan Istri, Dia kini menegang karna mendengarkan Jeritan Istrinya. Dia ingin sekali berada disisi itu dan mendukung Istrinya, tapi apa dayanya. Dia sudah terlambat untuk menemani sang Istri.


"Ahhh Ini sakittt sekaliii Buu" ringis Elina dengan mencoba menarik nafas dalam dalam sesuai arahan sang Dokter.


"Ayo, Ini Demi Bayimu. " ucap Anjani memberi Dukungan kepada Elina.


"Ayo Buu, mengejan dengan kuattt" ucap Dokter itu yang seakan memberi intruksi Kepada Elina.


"Ini sakitt Buu" ucap Afyani yang sudah tidak tahan lagi.


"El, Kuatlah" ucap Ajani membuat Elina melirik dan memejamkan Matanya.


"Jangan Buat Ibu Elina memejamkan Matanya Nyonya" ucap Dokter itu membuat Anjani menepuk nepuk Pipi Elina dengan kuat membuat Elina terbangun.


"Ayok Elina, ingat Kenzo. Kenzo sangat ingin memiliki adik Kembar" ucap Anjani yang seakan tau kelemahan Elina. Yaitu Kenzo, itulah kelemahan Elina. Jika Putranya di Hukum atau dihina, Elina lah Lawan dari orang tersebut.


"Ahhhhhhhhh" ringis Elina yang merasakan Peluncuran Bayi yang tiba tiba keluar dari Jenis Kelaminnya.


"Owek Owek Owek owek" tangisan Bayi membuat Arya yang berada diluar mengucapkan syukur sebanyak banyaknya.


"Ah, Haris sekarang aku menjadi Papa 3 Anak" ucap Arya yang merasa senang karna mendengar tangisan Bayi Pertamanya.


"Ayo lagi Buu, Bayi satu lagi belum keluar" ucap Dokter itu mmebuat Elina mengejan lagi dan keluarlah satu Bayi lagi.

__ADS_1


"Owek Owek Owek Owek" tangisan bayi membuat Arya menangis terseduh seduh Bahagia.


"Bayi Kedua ku Haris, Aku sekarang menjadi Papa 4 Anak" ucap Arya dengan rautan wajah bahagia yang tidak pernah luntur dari wajah Tampannya.


"Selamat Buu, Anak Ibu keduanya Laki laki" ucap Dokter itu.


"Terimah kasih Dokter"ucap Anjani lalu keluar dari Ruangan itu.


"Ma, Gimana keadaan Bayiku? Apa jenis kelaminnya tetap Boy?" tanya Arya dengan wajah serius yang seakan ingin pertanyaannya segera dijawab.


"Sabarlah, Anakmu lahir sempurna dan dia berjenis kelamin Boy. Kau Tau, Seharusnya kau yang berada disampinya anak Nakal" ucap Anjani lalu menjambakk rambut Arya


"Aduhhh, Mama kok kejam sih?" tanya Arya yabv agak kesal kepada Mamanya itu.


"Iya, Nanti arya transfer" ucap Arya yang masih kesal sama Mamanya itu. Sudah Lahir Cucunya tapi tetap aja Masih Matre.


"Huftt, Gini amat Punya MAma" gumam Arya yang masih kesal sama Mamanya.


"Apa kau mengatakan sesuatu?" tanya Anjani dengan Tatapan membunuh.


"Tidak, emh Arya ingin melihat Bayi Arya dulu" ucap Arya langsung masuk keruanagan Elina.


Ceklek


"Saya permissi dulu Bu" ucap Dokter itu karna suatu perintah dari Arya .

__ADS_1


"El" lirih Arya yang melihat Elina terbaring lemah diranjang.


"Ngapain Mas Arya pulang? Disana Aja teruss" ucap Elina dengan nada ketus.


"Eel bukan itu El, kamu salah paham" ucap Arya dengan mencoba menenangkan Ibu Anaknya itu.


"El, maafkan aku" lirih Arya dnegab menatap Wajah Ayu Elina


"Selama ini Mas Arya gak ada Buat El, Mas Arya udah ninggalin El 2 kali loh. Mas Arya ini suami El bukan sih? El selalu aja mendiamin keinginan El saat El ingin sekali Mas Arya mengelus perut El. Mas Arya hanya sebuah pion pengecuttr" ucap Elina yang mencoba tidak menangis.


Bersambungg


Hallo semuanya


Maafkan Othor seelama 2 hari gak Up🤗


Maklumi Othor, Othor juga manusia, punya Tugas😁


othor dah nyempatin nihh untuk Up🤗


semoga suka💙


selamat membaca💗


Jangan Lupa Komen dan kasih kritikan Bagus🐯

__ADS_1


__ADS_2