Suamiku Duda Beranak Satu

Suamiku Duda Beranak Satu
Kembalilah Elina


__ADS_3

Isi Dari Surat Botol


Untuk Adikku yang paling Manja Zavzav


Zavzav aku mau bilang, nanti kalau kita ketemu lagi. aku akan membeli sebuah Boneka Pinguin buatmu. kau selalu merengek sama ibu Panti untuk menginginkan boneka itu, nanti aku belikan. dan aku mohon ingatkan aku,melalui tulisan ini. dan aku janji akan menemukan keluargamu yang selama ini kau cari.


Lihatlah aku menggambar sesuatu untukmu.


bayangkan aja Zavera melihat sebuah Gambaran orang orang yang dibuat lengkap seperti Keluarga.


Ini Zavzav, ini Ibu dan ini Zifa. aku sudah menyimpan bagianku dan ini bagian kalian.


aku sengaja gak buat wajahku karna kita akan pisah selama waktu yang ditentukan oleh Papa. Jaga Papaku Zavzav, jika nantinya aku dikirim Mama Xera jauh,Kau harus jaga Papaku. Dia satu satunya keluargaku yang tersisa.


Elina❤


Hati Dan Jiwa Zavera tersentuh, kenapa Elina menyuruhku untuk menjaga Papanya? bukankah Papanya selalu jahat padanya? itilah yang muncul dibenak pikiran Zavera.


Zavera menyimpan botol kesayanagannya itu didalam Tas mewah pemberian Andra buat Zifa. dia tersenyum dan menggenggam erat tangan Elina, dia tau Elina sangat menyayangi Papanya.


"Kak Elina, apa kau mau pergi menjumpai Mamamu?"


"Kak, dia sudah pergi jauh dari kita. kembalilah, disini kami menunggumu" lirih Zavera sambil menggurai Air mata.


🚫Peringatan buat kalian, Kalau ada yang penakut dengan hal Hal horor lebih baik Skip.


"Zifa" panggil Elina yang melihat Zifa duduk ditaman Indah.


Zifa melirik kearah yang memanggilnya dia mengulas senyum indah.


"Kau sudah datang?"


"Apa kau menungguku?" tanya Elina


Zifa mengulas senyumnya, sebenarnya dia tidak ingin Elina datang dengan waktu tidak tepat.


"Elina Kembalilah" ucap Zifa membuat Elina terkejut. Dia sangat merindukan sosok sahabat sejatinya itu, dan dengan mudahnya Zifa menyuruhnya kembali.


"Jangan Kembali" Larang Elvi


"Mama" lirih Elina


"Mama masih hidup? Kenapa kamu tidak mengatakan bahwa Mama bersamamu Zifa"

__ADS_1


"Kamu tidak ada didunia nyata Elina,kamu ada didunia Gaib. pulanglah, mereka membutuhkanmu"


"Kau jangan melarangnya"


"Aunty, Dia memiliki keluarga"


"Tapi keluarganya tidak mencintai dia..." ucap Elvi


"Aunty dia...


"Stop, Mama benar Aku tidak memiliki keluarga" ucap Elina


Saat perdebatan terjadi, terdengarlah suara anak kecil Zifa mendengarnya dia mengulas senyum Bahagia. dan Elina dia bingung dia merasa kenal dari suara anak itu.


"Mama, Mama gak rindu sama Kenzo? Kenapa Mama lama sekali ngambeknya sama Kenzo? Apa Karna Kenzo marahin Alya kemarin ya? Heheh Mama,Mama Bangun Ampuni Kenzo Ma... Kenzo gak mau jadi anak durhka. eh kok lari ke durhaka. Maksud kenzo,kenzo gak mau Mama seperti ini tertidur lelap. Atau jangan jangan Mama udah meninggal, ahhh Jangan pikir aneh aneh kau Kenzo. Kau masih kecil, Mama gak mungkin ninggalin kau." ucap Kenzo


Seketika Raut wajah Elina merasa Sedih. dia melupakan Putra yang menemani hari harinya selama ini.


"Kenzo" lirih Elina


"Ya,apa kau mau meninggalkan Putramu?"


"Kau mengenalnya?"


"Jangan memberiku teka teki... ucapana Elina terhenti ketika telinganya mendengar perdebatan Arya dan Kenzo.


"Kenzo sudahlah, kau buat Kepala Papa pening, Papa mau tidur"


"Papa, Papa mau tidur juga seperti Mama. jangan Papa, siapa dong Teman Kenzo, Kalau Papa Bobo kayak Mama" tanya Kenzo dengan Polosnya.


"Astaga Kenzoooo, kamu ini samaa seperti Mamamu" teriak Arya yang teringat sama Zifa yang sering membuatnya kesal, tapi kesal itu berubah menjadi Cinta.


"Ya, Samalah Pa, Mama kan yang lahirin aku. "Canda Kenzo


"Kenzooooooooo"


"Kaburrrrr" ucap Kenzo lalu pergi meninggalkan Papanya yang sedang duduk didekat brankar sang Mama.


"Lihatlah, Putramu menahan Rasa sedihnya" lirih Zifa


"Tapi dia bukan anak kandungmu" ucap Mama Elvi


"Tapi kau bergitu menyayanginya" ucap Zifa

__ADS_1


"Tidak sayang, kau jangan dengarkan dia..."


"Elina kembalilah, aku mohon"


"Tidak, aku sudah lelah menunggu Takdir Putriku" marah Elvi


"Aunty, Takdir Elina tidak sekarang,masih banyak yang harus dia lalui"


"Tidak jangan pergiii, apa kau tidak menyayangi Mamamu?"


"Ma...


"tidak Elina, dia hanya gaib yang ingin kau menyusul dengannya. aku juga begitu, kami sudah tiada Elina" bentak Zifa


"Kami Sudah Mati, percaya padaku. dia roh jahat yang ingin kau berada dialam ini selamanya. dia bukan Mamamu, dia dikuasai oleh Ego" ucap Zifa


Seketika Suasana Hening ketika Zavera menumpahkan semua isi Hatinya. Elina tertunduk, dia lupa akan janjinya itu. dia ingin sekali membelikan sebuah boneka pinguin buat Zavera dan mencari keluarga aslinya.


Elina mengangguk setuju untuk Kembali, Seketika Raut Mama Elvi murka dsn menarik Elina agar dia tidak pergi melalui Cahaya itu.


"Pergi lah Elina " teriak Zifa yang menghalangi langkah Mama Elvi.


"TIDAKKKKK"


"Kembalilah"


"Gimana denganmu Zifa?"


"Aku sudah Tiada Elina, aku akan selalu berada didekatmu walaupun kamu tidak pernah bisa melihatku"


"Kamu berjanji"


"Aku janji, pergilah. Nyawamu masih ada didalam tubuhmu." ucap Zifa


"Terimah kasih" ucap Elina lalu melompat melewati Cahaya terang itu.


Dan...


Tangan Elina bergerak, Zavera melihat Tangan Elina bergerak dia memanggil semua orang dan memencet Tombol untuk memanggil Dokter/Perawat.


Bersambung..


Cerita itu yang berada dihayalan Author. semoga kalian suka❤

__ADS_1


Jangan Lupa Dukung Author.👍🦄


__ADS_2