Suamiku Duda Beranak Satu

Suamiku Duda Beranak Satu
Masa lalu Elina


__ADS_3

Dikediaman Rumah Arya.


"Wah Rumah Calmer besar, sama seperti Rumah Dady, tapi Rumah Calmer lebih besar" ucap Alya yang melihat bangunan besar itu.


"Eh Alya, dia bukan Calmer mu, siapa juga mau sama gadis jelek sepertimu" ejek Kenzo


"Sstttt Anak Mama gak boleh ngomong gitu" Peringatan Elina


"Maaf Mama" jawab Kenzo sambil menundukkan kepalanya


"Ayo Momy kita masuk" ajak Alya sambil menarik tangan Zavera


" eh gadis jelek, ini rumahku, jangan seenaknya kamu masuk" teriak Kenzo sedangkan Elina dia menepuk keningnya berulang kali, Menurut Elina sifat Zavera pada waktu kecil tidak seperti Alya, mungkinkah Alya Bukan Putri Zavera? atau mungkin Alya mengikuti tabiat ayahnya? Ahhh pusing kepalaku jika aku memikirkan itu


" Wah Rumahnya besar ya Momy, lebih besar daripada rumah kita." ucap Alya


"Alya, kita harus jaga tata krama jika kita sedang bertamu, ini bukan rumah kita, dan kita gak boleh seenak jidat keluar masuk rumah orang" peringatan Zavera


"Dengerin dasar gadis jelek" ucap Kenzo


"Kau selalu mengejekku dengan sebutan Gadis jelek, maka aku akan memanggilmu Cowok Bodoh" ucap Alya membuat Kenzo marah seketika


"Dasar gadis jelek"


"Dasar cowok bodoh"


"ehhh sudah sudah, ini mau debat atau mau..


" Mau apa Calmer?"


"Ahhh sudah lupakan"


"Rina" panggil Elina


"Ya, Nyonya ada apa Nyonya memanggil saya?" tanya Rina


"Ehm, hari ini aku gak masak, jadi tolong buatkan Makanan enak buat Mereka" ucap Elina sambil menunjukkan Zavera dan Alya


"Baiklah Nyonya" ucap Rina menunduk lalu pergi meninggalkan Nyonyanya itu.


"Aku mau Kekamar dulu Mama, Tante aku kekamar dulu permisi" ucap Kenzo sopan

__ADS_1


"Ehm, Mau Mama bantuin gak?" tanya Elina


"Gausah Ma, Kenzo bisa kok" ucap Kenzo


"Momy, Calmer, aku keliling dulu ya" ucap Alya


"Hati hati" teriak Zavera dan Alya membalas dengan membentukkan tangan berbentuk O.


"Kak gimana kabar kak Zifa?" tanya Zavera


"Itulah, Zav. dia tidak pernah menghubungi aku lagi selama 7 Tahun akhir ini" jawab Elina


"Sabarlah Kak, aku yakin Kak Zifa tidak mungkin melupakanmu. kalian itu seperti perangko dan Amplop yang selalu lengket."


"Em, mungkin kamu benar."


"Mama" panggil Kenzo sambil turun membawa sebuah foto ditangannya.


"Ini foto Mama waktu kecilkan, aku menemukannya di bawah lantai"


"Yaampun kamu masih punya foto itu? Foto aku ada gak? aku juga ingin menyimpannya"


"Heheh , tidak pernah ya! aku pikir pernah"


"Dimana gadis jelek itu Ma?"


"Aduhh kita melupakan Anak kesayanganku"


"Lebay Zav, lebayy, Kenzo pergilah lihat Alya. dia mengatakan dia hanya berkeliling aja."


"Dia menyusahkan aja" gumam Kenzo sambil pergi mencari gadis Jelek itu.


"Dia ketus sekali jika bicara dan apa tadi dia mengejek putriku secara terang terangan"


"Dia sama seperti ayahnya" jawab Elina


"Apa kalian saling mencintai? Kak ceritakanlah semua kehidupanmu, apakah kakak tidak percaya padaku? Kak, aku adalah adikmu, aku tau masalah mu dulu. kau dibuang oleh Tuann Wiliam. dan mana mungkin kamu bisa menikah, kamu aja trauma akan berhubungan badan" tanya Zavera membuat Elina mengingat masa lalu dimana Ibunya dan dia melihat dengan mata kepala sendiri bahwa Ayahnya dan Mama tirinya melakukan hubungan Badan tanpa memperdulikan orang lain.


Flashback on


Gadis kecil yang berusia 10 Tahun, yang sedang duduk bermain dengan Ibunya pada malam hari. karna sang Ibu berinisiatif untuk menunggu sang Suami.

__ADS_1


Jarum Menunjukkan pukul 10 Malam, Elina si gadis kecil sudah tertidur dipangkuan sang Ibu. saat Ibu ingin memindahkan Elina ke Kamar. dia mendengar pintu utama telah dibuka, dia tau pasti suaminya akan pulang, Dia meletakkan Elina tidur didalam Sofa dan membuat bantal sebagai pembatas agar Elina tidak terjatuh.


Lalu dia menghampiri sang Suami yang membuatnya Lama menunggu, sudah beberapabulan ini Sikap sang Suami berubah total padanya. dia tidak selembut seperti dulu lagi. itu yang dipikirkan sang istri pada suaminya itu.


"Mas, Mas sudah pulang?" tanya Elvi


"Diam dan duduklah, aku menunggu seseoranģ"


"Siapa? apakah rekan bisnismu?" tanyanya lagi karna penasaran, tidak ada tamu pada jam segitu


"Kamu bawel banget sebagai istri, ngocehhhmulu panas kuping mendengar ngocehan mulutmu" ucap Wiliam


Ahh sungguh hati Elvi terluka mendengar perkataan suaminya.


"Mas, lebih baik kita tidur"ajak Elvi


"AKU SUDAH BILANG AKU SEDANG MENUNGGU" teriak Wiliam membuat Air mata Elvi yang selama ini dia tahan akhirnya keluar juga.


"Sayang" panggil Wiliam


Deg..


Elvi sangat senang ketika Wiliam memanggilnya Sayang, karna jika kata kata itu sudah keluar Maka, dia akan membujuk Elvi.


Elvi yang pura pura ngambek dan membalikan tubuh membelakangi sang suami.


Dan Deg...


Suaminya bahkan tidak membujuknya, dia melihat Suaminya dan dia tekejut melihat wanita seksi menggunakan baju finim yang menampakkan bagian tubuh kewanitaan. dia melihat sang suami memeluk pinggang wanita itu dan mencium lehernya.


Bersambungg


jangan lupa


LikešŸ‘


komenāœ


votešŸ“”


dan jadikan cerita ini menjadi Fav kalian😊

__ADS_1


__ADS_2