Suamiku Duda Beranak Satu

Suamiku Duda Beranak Satu
Terharu....


__ADS_3

Disepanjang Acara Akhirnya Rencana Kenzo dan Arya berhasil, Kenzo ingin Mendapatkan Bagiannya. Dengan Menampilkan Wajah sedih Dia menampilkan Akting Terbaik.


Saat Tante Afyani ingin menyelesaikan Masalah tiba tiba Tante Afyani mendekat kearah Kenzo dan memberikan Sebuah Hadiah. Apakah ini Akhir dari Rencananya? Apa dia tidak mendapatkan Bagian sehingga dia berteman dengan Rehan yang membuat Hatinya Goyah?


"Lupakan, Aku malas berdebat samamu" ucap Afyani lalu ingin meninggalkan Pesta itu.


"Selamat Ulang Tahun Kenzo, Semoga jadi Anak yang Pintar dam Baik Kepada siapapun termasuk kepada orang tua Kamu." ucap Afyani lalu memeberikan sebuah Kado yang lumayan besar karna ini atas Nama Ketiga Anak Kembarannya.


"Tante Pulang Dulu ya" ucap Afyani gemash lalu mengacak acak rambut Kenzo.


"Jangan Pulang Dulu Afyani " ucap Arya yang tiba tiba lalu memberikan Kelvin kepada Afyani agar digendong Olehnya.


Kenzo bersyukur karna Ayahnya mendapatkan Ide agar Tante Afyani tetap berada dipesta itu. Dia hanya menunggu bagiannya yang akan datang.


"Tunggulah, Suamimu dia akan segera datang" ucap Arya sambil menikmati Minuman Anggurnya.


"Papa jangan Minummm" teriak Kenzo membuat Arya tersedak dan Para Tamu tertawa karna Arya Zafano Tersedak karna putranya Sendiri.


"Oh , Ayolah Ken. Kali ini saja" ucap Arya membuat Elina menarik telinga Arya.


"Cukup Mass Minumnya...


"Nanti Mas Mabuk" pinta Elina dengan wajah memelas membuat Arya tak tega dan berhenti Minum.


"Ohhh Minuman Maafkan Kau yang tidak jadi meminummu" gumam Arya


"Rupanya Kau ingin minta tolong lagi sama Pengusaha Kaya seperti Arya? Atau jangan-jangan Kau Ingin merebut Pengusaha Kaya itu untuk menjadi Milikmu? Hahaha kau snagat hebat Afyani! Kau sok sokan Menunjukkan Sikap Baikmu tapi Kelakuan mu Buruk. Kau... Kau... Kau saat Masih Menajadi Mahasiswi dicampus Suamiku kau merebutnya sehingga Aku ditinggalkan olehnya" ucap Sonya membuat Para Tamu lagi berbisik bisik.


Stevven yang sudah menahan malu karna ucapan Afyani apalagi Istrinya yang memulai perdebatan dia menarik Istrinya agar menjauh Tapi Sonya menolaķnya dan beralasan Tentang Bayi yang dikandungnya sehingga membuat Stevven harus menuruti keinginnan Sang Istri.


"Ini Pesta atau perdebatan sih Ayah? Kenapa Mereka menyebut Nama Bunda. Padahal Bunda ada dirumah" ucap Revan yang kesal karna Bundanya dari tadi sebagai Objek Perbincangan Pesta itu.


"Tante jangan menuduh ya! Om Jahat itu yang Rayu Bunda dan mau misahin Bunda dan Ayah" teriak Rehan yang susah kehabisan Sabar apalagi melihat setitik Air Mata lolos di Wajah Bundanya itu.


"Eh Anak Kecil diam kamu. Tau apa kamu? Kamu saja belum lahir" Geram Sonya membuat Reyan melepaskan Genggaman Tangan dari Arden dan lari menuju Bundanya.


Dia Yakin Pasti Bundanya yang berada ditengah kerumunan itu, Apalagi dia mengenal banget suara Saudara kembarnya itu.

__ADS_1


"Aku mendengar Suara Kakak Rehan" Ucap Revan lagi dan tidak menyadari jika Ayah dan Reyan sudah menghilang dari Sisinya.


"Bundaaa" lirih Reyan yang melihat Bundanya Menggeñdong sikecil Kelvin. Sedangkan Arya dia Ingin menyaksikan Lebih perdebatan itu apalagi Arden yang dia tunggu tunggu sudah hadir.


"Reyan" panggil Afyani yang agak terkejut dan apalagi saat melihat Suaminya yang ikut bersama Reyan.


"Bunda Kenapa ? Bunda kok diam aja? Lawan Bunda...


"Kata Bunda Layla harga diri kita tidak boleh diinjak injak" ucap Reyan yang ingat dengan Nasehat Bunda Layla.


"Afyani, Kamu gak apa apa?" tanya Arden dan dianggukin oleh Afyani.


"Rasanya Aku ingin menangis Mass...


"Aku gak kuat menghadapi mereka, Ntah kenapa keberanian ku Musnah! Apalagi saat Putraku teriak didepan semua orang" Batin Afyani


"Oh, Suaminya telah hadir rupanya?" ucap Sonya lagi


"Cukup Sonya, Sudah. ayo kita pulang jangan perpanjang Lagii" pinta Stevven yang menahan Rasa Malu.


"Nona, Tuan Muda" ucap Pelayan itu dan diiyakan Afyani lalu memberikan Kelvin kegendongan Pelayan itu.


"Afyyani, Kau merebutnya karna aku pergi saat itu. Kau menikah dengannya tapi dia sudah sadar kalau aku harus bersamanya. Karna cuman aku wanita baik baik" ucap Sonya lagi membuat Rehan geram dan mengigit Tangan Sonya.


"Ahkkkkkk"Ringis Sonya saat melihat Tangannya berbekas karna gigitan Rehan.


"Bagus Rehann" puji Revan yang sudah ada didekat Bunda dan Ayahnya.


"Dammm, Anak dan Ibu sama aja. Gak punya otakkk" geram Sonya lalu ingin menampar Rehan tapi malah Kenzo yang kena.


"Plakkk"


"Awwwww" ringis Kenzo yang menahan Rasa sakit dibagian Pipinya.


Dia Meraskaan Sakit dibagian Pipinya tapi dia tersenyum senang karna Rehan Mengobati Lukanya dengan tangannya sendiri. Kenzo mendekat kearah Rehan dan Rehan pun Tersenyum.


"Maafkan aku Kenzo, ini pasti karna aku" ucap Rehan yang merasakan Api Bersalah.

__ADS_1


"Tidak tidak ini bukan salahmu" kekeh Kenzo lalu mereka berpelukan seperti saudara. Akhirnya Kejadian Ini membuat keuntungan besar buat Kenzo. Dia akhirnya Berteman dengan anak Cool yang membuatnya Mati Penasaran.


"Dasar Brengsekkkk...


"Kau apakan Putraku? Disekolah aku diam karna kau menarik rambutku tapi aku tidak akan biaa diam saat kau menampar putraku" ucap Elina marah dan menyuruh Suster menggendong Kevin dan melemparkan Sepatu hak tingginya.


Kenzo terkejut melihat Mamanya yang secara langsung memebelanya. Dia tersenyum bahagia karna Mamanya sangat menyayanginya dengan penuh Cinta.


Dia menarik Lengan Bajunya yang Couple itu lalu mengikat Rambutnya bagaikan Seorang Tomboy.


"Kauuuu....


"Aku sudah bercukup sabar menghadapimu, Kau menghancurkan pesta Ulang tahun putraku dan kini kau menampar Putraku? Enak sekali kauuu" ucap Elina sambil menarik Rambut Sonya ddengan kencang. Jiwa Bar Bar Elina sudah keluar....


Plakkk.


"Ini karna kau menampar Putraku"


plakkk


"Karna kau telah menghancurkan Pesta Ulang Tahun Putraku"


"Aku diam bukan berarti aku gak berani melawan kalian semua...


"Kalian itu Manusia bukan sihh? Kenapa kalian masih Diam saja? Kalian melihat Seorang Wanita dihina tapi kalian diam saja dan Malahan Kalian malah ikut menghinannya!


"Dan kau Mas Arya! Kau sudah puas menyaksikan Tontonan Favorite kamu? Apa ini keinginan kamu untuk Merusak pesta ulang tahun Putraku? Enak saja ! Aku Pastikan kalian akan pulang dalam keadaan Lebam diwajah! Dan kauuu.... Aku berjanji akan Menarik Investor dari perusahaan Suamiku dari perusahaanmu." ucap Elina sinis kepada Stevven


"Kau melihat Istrimu menganggu Mantan Istrimu! Tapi kau tidak bertindak apapun! Malahan kau diam dan menyaksikan tanpa rasa bersalah. Kalian harus ganti rugi atas kerusakan Pesta Ulang Tahun Putraku. Aku akan meminta Kalian Rumah Perumah sebesar 100Jt" ucap Elina dengan keras sambil menunjukk Semua para Tamu yang hadir dalam Pesta itu.


Bersambunggg


Kalau mau lebih kenal lagi sama Afyani dan Arden, Sonya dan Stevven


Yok baca cerita Afyani dan Arden dalam Cerita berjudul: Cinta Palsu Suamiku


Yok Komennn

__ADS_1


__ADS_2