
"Mamaa... Papa....Bangunnnn" teriak Kenzo diluar ruangan.
"Stttt ini Anak gangguin bangettt" gumam Arya
"Papa...." teriak Kenzo lagi dan lagi.
"Mas... kok gelap mas... aku buta ya??" tanya Elina dengan raut wajah sedih.
"Sttttt, Ibu dan anak sama aja. Untung aku Sayang" gumam Arya
"Nahh, maata kamu tertutup" ucap Arya memberikan Syall ditangan Elina. karena Kelelahan Arya melanjutkan Tidurnya kembali.
"Aaaaaaa" teriak Elina saat melihat Arya telanjang bulat dan dengan enaknya dia tidur.
" Mama kenapa?? Papa bukaaa, jangan sakitin Mamaaaa papapaaaaaaa" teriak Kenzo dengan menggedor gedor pintu.
"Sttt ini anak dan Ibu sama aja pengganggu tidur"Gumam Arya
" Kenapa hem??" tanya Arya kepada Elina yang melihat Elina terlungkup dibawah Selimut.
"Mas Arya, Ke na pa gak pa kai Ba Ju?" tanya Elina gugup yang masih tetap dibalik selimut.
"Kan Semalam...
"Paaaapaaaaaaa" teriak Kenzo lagi sambil menggedor gedor pintu.
"Bu Bu kain Pintunya,Kenzo mau masuk" ucap Elina dengan wajah gugupnya yang tidak berani melihat Arya.
"Kalian sama sama pengganggu" ucap Arya membuat Elina mendecak kesal.
"Tungguuuu" teriak Elina
"Apa lagi???" tanya Arya yang sudah kesal sama Ibu dan anak ini. Tabiat yang sama yaitu suka Teriak teriak sampai kuping ingin Tuli rasanya.
"mas Belum pakai Baju dan Celana" ucap Elina yang segera memalingkan wajahnya.
"Astaaggaaa aku lupa dengan itu, untung kamu ingatin kalau tidak Sudah ternoda mata Putraku" ucap Arya membuat Elina menjadi Kesal.
"Mana mungkin Kenzo ternoda, sedangkan dia juga punya yang sama. Bedanya kecil dan besar aja" kesal Elina lalu beranjak menuju Kamar mandi untuk membersihkan Tubuhnya.
Ceklek
__ADS_1
"Maa Mamaa" panggil Kenzo yang tidak memperdulikan Papanya yang bengong didekat pintu.
"Heyy Kenzo Zafano, Kauuu"
"Apa??? Papa mau Marah? Marah aja... Papa jahattt tau. Mama tadi teriak teriak karna Papa kan. Pasti suara Mama sekarang menjadi Serak. " ucap Kenzo yang merasa Khawatir sama Mamanya.
"Kenn...
"Papa jahat tauuu, sekarang dimana Mama? papa sembunyiin Mama dimana?? Kok mama gak ada di Kasur??" tanya Kenzo dengan wajah selidik.
"Ada apa hem?" tanya Elina dengan memeluk Tubuh anaknya itu.
"Mama kenapa? Mama gak apa apa kan?? papa lakuin apa sama Mama?? Apa papa jahatin Mama?? Papa Jahat Tau... Ma, Apa suara Mama serak?? apa perlu Kenzo panggil Dokter Cantik?" tanya Kenzo dengan pertanyaaan bertubi tubi tapi tidak melupakan Pesona Dokter Cantik yang dikagumi Oleh anak kecil Kenzo.
"Kau genit sekali, sudah Mama Bilang. Dia lebih tua dari padamu, bahkan anaknya sudah sebesarmu" ucap Elina membuat Kenzo Tersenyum Kecil.
"Aku ingin mempunyai istri seorang dokter" ucap Kenzo
"Dan Cita Cita ku adalah Seorang Dokter" ucap Kenzo Lagi. Dan perkataan Terakhir Kenzo membuat Arya murka.
Dia tidak ingin Putranya menjadi Seorang Dokter, karna Arya ingin Kenzo menjadi pengusaha sepertinya bukan menjadi Dokter yang gajinya sedikit.
"Kennn, Papa gak izinin kamu menjadi Dokter" ucap Arya dengan wajah Murkanya.
"Tidak Ken.. kau Putra Papa. kau yang akan mengurus Perusahaan Papa saat Papa sudah tua nantinya" ucap Arya dengan wajah bersungguh-sungguh.
"Paa...
"Sudah Cukup, Kenzo masih kecil dan terserah Kenzo mau milih jadi apa? Kok mas Sewot sih" ucap Elina kesal yang melarang Cita cita Putranya.
"Bukan Sewot El, Jika aku tua nantinya siapa yang Ngurus perusahaan?? Tidak mungkin Orang lain sedangkan aku mempunyai Putra"ucap Arya
"Tapi Ken gak suka bidang Itu Pa..."ucap Kenzo
"Ken..." tatap Arya dengan mata yang tajam.
"Ken kan bentar lagi punya adik" ucap Kenzo membuat Elina tersedak
Uhuk uhuk uhuk
"Mama kenapa? Kan Mama udah janji akan kasih Ken seorang adik?"ucap Kenzo membuat Elina berdecak kesal. Tapi Ide berlian tiba tiba muncul dipikiran Elina.
__ADS_1
"Bukannya Kenzo mau adik Princess??" tanya Elina membuat Kenzo Menatap Kesal Mamanya. Memang Kenzo ingin seorang adik perempuan Agar dia ingin memanjakan adiknya itu.
"Kan Mama bisa ngandung Adik Twins" ucap Kenzo membuat Elina mebelalakkan Matanya dengan merasa omongan Kenzo itu tidak mungkin akan terjadi.
Arya yang diam hanya mendengar percakapan Ibu dan anak itu. Tiba tiba perkataan kenzo memunculkkan ide berlian di otak Arya.
"Baiklah, Papa dan Mama akan berusaha membuat adik untukmu" ucap Arya membuat Elina menginjak kaki Arya dengan kuat.
"Awww kamu gila El?"
"Ini salah Mas" ucap Elina membuat Arya menghela nafas dan mencoba untuk menetralkan suasana Hatinya.
"Jika Adik Kamu nantinya cewek, Papa tidak mengizinkan kamu untuk menjadi Dokter. tapi jika adikmu laki laki, papa akan memikirkannya" ucap Arya dan dianggukin oleh Elina setuju dan mendekat kearah putranya, sedangkan Arya dia pergi ke kamar Mandi untuk membersihkan tubuhnya. karena sebentar lagi dia akan berangkat ke Luar negeri untuk mengurus masalah Perusahaan.
"Ken, Kamu percaya sama Mama." Ucap Elina dianggukin oleh Kenzo dan mendekap kepelukan Elina.
Walaupun Kenzo terbilang masih kecil tapi pikiran dan sifat kenzo sudah dewasa sama seperti Zifa ketika dia masih kecil. Zifa anak panti tertua dan dia harus Mengurus adik pantinya. Zifa menjadi Ibu kecil buat anak anak panti walaupun umur Zifa terbilang anak anak.
"Kapan bagi raportnya hem??" tanya Elina untuk mencarikan suasana.
" Bulan Depan Ma" ucap Kenzo
"Kalau Ujian penaikan kelas kapan??" tanya Elina lagi
"Ntah lah, tapi kata Buk Guru Bulan ini kami akan melangsungkan Ujian untùk penaikan kelas" ucap Kenzo walaupun hatinya masih merasa sedih karna perkataan Papanya.
"Kenzo marah sama Papa??" tanya Elina yang melihat raut wajah Kenzo yang berbeda.
"Nggak Ma, oya tadi Mama diapaain sama Papa?"Tanya Kenzo walaupun pertanyaan itu tidak seheboh yang tadi.
"Mama tidak dijahatin Papa, tadi Mama hanya terkejut" ucap Elina yang tidak ingin bercerita masalah tadi.
"Kenzo bersiap siap dulu" ucap kenzo dan ingin pergi tapi dicekal oleh Elina.
"Kamu tanggung jawab Mama... Mama bantuin ya!" ucap Elina dianggukin oleh Kenzo.
"Kenn, jika libur nanti. Mama ingin mengajakmu Ke Korea tempat suami halu Mama" ucap Elina membuat Kenzo melotot dan bingung dengan perkataan Mamanya.
"Suami Halu? Di Korea??" gumam Kenzo yang masih berkutat dengan pikiran dan mencoba mencerna perkataan Mamanya.
Bersambungg...
__ADS_1
Jangan Lupa Vote, Komen, Like dan Kasih Hadiah buat Author.💙
Terima kasih atas dukungan kalian😶😘