
"Papa Kenzoo Pulanggg" teriak Kenzo dengan berteriak keriangan.
"Tumben Putra Mama Ini lagi bahagia?' tanya Elina sambil fokus menyuapi Kelvin yang asik dengan mainannya.
"Mama... Papa udah pulang belum?" tanya Kenzo dengan wajah sumringan yang tidak bisa Elina tebak.
"Ken.. Sembunyiin apa dari Mama?" tanya Elina membuat Kenzo terkikik.
"Rahasia Mama ku sayang..." tawa Kenzo
"Papa Udah pulang? Yessss. Akhirnya Kenzo akan jalan jalan" riang Kenzo membuat Elina sudah tau Maksud dan tujuan Ayah dan Anak itu.
"Papa udah kasih Tau Mama ya?" tanya Kenzo karna melihat Raut wajah Papa nya yang tidak bisa ditebak oleh dirinya.
"Kalian Punya rencana Apa Nihh! Kasih Tau Mama Dong" pinta Elina
"Mama Gak tau! Kok... Ehm Papa Mana tiketnya? Kenzo udah Ajuin Libur Seminggu Loh" ucap Kenzo membuat Elina menutup Mulutnya.
"Kelvin.." ucap Arya Dengan sangat lirih membuat Kenzo bingung.
"Kelvin kan Sama Mama? Iss Kenzo minta Tiket pesanan Ke Korea itu lohh Pahh. Mama kan Pengen sekali Ke Korea! Iya Kan Ma?" ucap Kenzo dan dianggukin Oleh Elina.
Dia memang Benar Benar ingin Kekorea, Dia ingin melihat Secara Langsung Konser Konser Boy Band Favoritenya. walaupun Mahal tiketnya.
"Pa..." panggil Kenzo lagi membuat Arya menunjukkan Serpihan Kertas yang sudah robek dan Dikelilingi Air Liur.
"Iss, Papa Ngences?"
__ADS_1
"Bukan Papa Kenzo ku sayang, Tapi Tuhh Adik Kamu. Dia yang Ngotorin" ucap Arya sambil menunjuk Kelvin yang Asik memainkan Rambut Elina.
"Yaudah Pesan lagi Pa... Iss Tadi Kenzo udah ajuin loh, Sesuai permintaan Papa"
"Handphone sayang?" pinta Arya kepada Elina dan Elina memberikan Handphone Yang terletak dimeja.
"Haris Pesankan 5 Tiket Ke Korea-Busan" ucap Arya lalu menutup Handphonenya.
"Ayah Gak sekaya Tuan Saga... Tuan Kenzo... Dan Tuan Dafa... Tuan Dimitri" ketus Kenzo
Memang Ayahnya gak Punya Zet Pribadi atau Pesawat Pribadi gitu?
"Bukannya Gak Punya Ken, Papa sanggup Kok membeli khusus untuk keluarga kecil Papa. Tapi papa tidak membutuhkannya, Lebih Baik Uangnya kita Simpan. Dan bisa saja Dengan uang itu kita bisa membuka Usaha lagi" ujar Arya dan dianggukin Kenzo
memang Benar apa yang dikatakan Papanya dan kenzo setuju akan Hal itu.
"Kelvin Jangan Gitu sayang..." pinta Elina pada Anaknya itu.
"Acit Amaaaa" tangisan Princess yang menangis karna Rambut pendeknya ditarik oleh Kelvin.
"Hahahahahah" tepuk Kelvin karna dia suka sekali mengganggu Princess dan Kevin.
"Kelvin... Ini Kakak Lohh sayang. gak boleh gitu ya... Cup Cup Cup Anak Mama. Jangan Nangis lagi! Oke! nanti Mama beli Gaun Peri Mau gak?" ujar Elina kepada Princess sambil memperbaiki Rambut Princess yang Gurgar karna perbuatan Sikecil Kelvin
Kini Usia Princess 1 Tahun dan Tepat dimana Xiola dan Sersan Mati. Apalagi Sersan, Dia Baru saja Melihat Putrinya melalui USG tapi Saat Pulangnya Takdir berkata lain, Dia kehilangan Nyawanya.
"Huaa Owekkk" tangisan Kelvin membuat Elina Mendudukkan Princess kembali ketempat permainannya. Karna Elina sudah tidak menggendong Princess lagi, Kelvin tertawa dengan keras dan merangkak Menuju Mamanya dan Merentangkan tangannya meminta Bahwa dia ingin digendong.
__ADS_1
"Dasar Anak Nakal... Ini anak siapa sih?" lucu Elina sambil mengacak acak rambut Putranya dengan Gemash.
"Udah siap Ken?" tanya Elina dan dianggukin Kenzo
"Adik Princess Main Apa?" tanya Kenzo yang melihat Princess menyendiri di Kolam Bermainnya.
"Vinvin Huaaaa... Vinvin Atta" tangisan Princess yang mengadu adu kepada Kenzo perbuatan Kelvin.
"Ini buat Kelvin atau Kevin si Ma?" bingung Kenzo karna Nama Panggilan Mereka Sama. Vin dan Vin
"Kelvin Ken.. Mama Beresin Baju Adik Kamu dulu Ya. Jagain Mereka Bertiga Ya.." ujar Elina dan dianggukin oleh Kenzo.
saat Elina ingin meletakkan Kelvin, Dengan sekuat Tenaga Kelvin Menangis karna tidak mau ditinggalin Oleh Mamanya.
"Kelvin gak Mau Maa.. Udah Bawa aja"
"Dasar Anak Manja" gumam Kenzo karna Kelvin selalu tidak mau lepas Dari Elina .
"Kevin main Apa dek?" tanya Kenzo yang melihat Kevin suka sekali Memainkan Squisi Superhero.
Kevin melihat kearah Kenzo dia sesekali menatap Wajah Kakaknya itu, lalu dia kembali Fokus pada permainannya tanpa menghiraukan Kenzo yang berusaha mengajak Kevin Bermain.
"Satunya Manja.. Satunya pendiam... dan satunya lagi cerewet" gumam Kenzo, Dia merasa Adiknya sudah lengkap karna Ketiga Adiknya memiliki Sifat Yang Berbeda.
Bersambungg
Yukk Komen Dan Like Cerita Authorr
__ADS_1