
"Raell wah Bro kau datang juga rupanya" ucap Moses yang memang mengenali Rael.
"Moses, Kau membuatku Iri saja melihat perut buncit istrimu itu" kekeh Rael walaupun sebenarnya dia sudah memiliki istri dan buah hati.
"Perkenalkan Ini Cinta istriku"
"Cinta nama yang unik mungkin Cinta hasil dari percintaan Ibu dan Bapaknya kali" kekeh Rael membuat Cinta malu.
Memang yang dikatakan Rael benar, Papa Cinta memberikan Namanya karna Orang tua Cinta saling mencintai dan Cinta adalah hasil dari pernikahan Cinta mereka.
"Ini Kay Istriku dan ini Putri kami Raisah" ucap Rael yang sudah fokus dengan Anak mereka.
"Wahh lucu banget mbak Kay, Ini putrinya mirip banget sama Mbak Kay. Untung aja tidak mirip sama Ayahnya. Doain ya Mbak supaya aku lahir anak perempuan juga biar mirip sama aku" ucap Cinta sambil melihat Raisah yang ditutupi dengan selimut.
"Amin" ucap Kay yang merasa gugup karna dia adalah wanita yang jarang bergaul.
"Arya fosesusa" geram Anjani yang membawa Princess yang terbangun karna teriakan dari Rael.
"ada apa Mama?" tanya Arya yang berusaha menenangkan Si Kelvin yang rewel mungkin karna kehausan atau rindu pada Ibunya, padahal Elina belum sadar.
"Loh Loh Moses, Cinta"
"Tante Anjani" rengek Cinta, Cinta memang sudah dekat dengan Mama Anjani. Bahkan Mama Anjani sempat ingin menjodohkan Cinta dengan Arya tapi karna Cinta Dan Moses sudah menikah jadi Pupus lah Harapan Mama Anjani.
"Cup Cup Cup, Kamu lagi mengandung Cin?" tanya Mama Anjani dan dianggukin oleh Cinta.
"Udah berapa bulan?" tanya Mama Anjani karna pernikahan Cinta dan Moses sudah Menjalani 4 Tahun tapi mereka tidak dikaruniai seorang anak selama 4 Tahun ini. Dan Syukurlah Tahun keempatnya Cinta mengandung.
"Berapa Mas? kan Mas dokternya"
__ADS_1
"Ehm, 100 Bulan" ucap Moses membuat mereka tertawa.
"Loh Loh Loh si Tampan dan sucantik ini teman Moses ya?" tanya Anjani tapi degelengkan oleh Rael.
"Mereka Nyasar Ma" ucap Arya ketus
"Astagaaa Arya, Kamu ini... Kalian Ngapain Nak?" tanya Anjani dengan lembut.
"Kami ingin berjumpa Elina Tante, tapi Itu tuh si Jabul gak bolehin kami ketemu sama Elina" ucap Rael dengan Tatapan Sinis mengarah ke Arya.
"Oma Oma, adik Princess nya sini. Kenzo mau gendong, mau bawa ke kamar Mama dan Papa" ucap Kenzo dengan merentangkan tanggannya ingin menggendong Adik kesayangannya itu.
"Baiklah, adik princess mu tadi terganggu karna suara Moster Papamu. Jadi jauhkan dari Papamu Oke" ucap Anjani dan dianggukin Kenzo
"Massa Tampan Tampan begini dibilang Moster? Tampannya Papa, Emang Papa ini seperti Moster?" tanya Arya dengan suara pelan.
"Ituu Baru sadar, Hahahaha" Tawa Moses
"Iya Tan, Em" lirih Kay dengan suara yang gugup.
"Putri kalian sangat Manis" puji Anjani yang suka melihat Pipi Merah dari Raisah.
"Hehehe, Tante bisa aja." tawa Kay
"Tante,Elinanya kok gak keluar?" tanya Rael yang ingin melihat Elina karna itu tujuannya, ingin berjumpa dengan Elina.
"Coba Tanya Arya" pinta Anjani yang fokus ke Bayi Raisah.
"Papa, Papa...
__ADS_1
"Mama, Mama cariin Paapa" teriak Kenzo membuat Arya panik dan Meletakkan Kelvin dipangkuan Anjani dan Kevin berada didekapan Sang Suster.
Dengan tergesa gesa dan hampir jatuh dari Tangga, Arya seakan tidak peduli dengan Kesakitan yang ada dilututnya. dia hanya ingin mendengar kejadian sebenarnya dari mulut sang Istri.
Memang Anjani sudah tau setengah kejadian dari Kenzo tapi Anjani seakan Tidak ingin memberitahu kepada Arya. Biarkanlah Arya tau sendiri, toh Arya Kan Suaminya.
"Mas Arya" lirih Elina lalu menangis kencang.
"Hei Hei, Kok nangis hem? dimana yang sakit? apa disini?" tanya Arya yang merasa kebingungan karna melihat Elina menangis.
"Papa mas Arya...
"Kenapa Elina Memanggil Papanya? Bukannya dia benci sama Wiliam? Pasti ada terjadi sesuatu ini" batin Arya
"Heii jangan menangis, Aku si kembar kenzo dan putrimu disini" ucap Arya
"Aku juga ada disini Elina, Raelmu ada disini" riang Rael membuat Arya melotokan Tatapan tajam. sedangkan Kay dia merasa malu atas sikap Suaminya itu.
Bersambunggg
**Hai para reader😁
Maafin Othor yang jarang Up ini, Othor selalu disuruh suruh. Bahkan kuota othor pun masih dibelikan Orang tua. Othor masih Remaja dan Othor masih Anak SMA.
Terimah Kasih atas kesetiaan kalian karna membaca Cerita ini😚
Bentar lagi Cerita ini mau Othor Tammat kan😄
Mungkin Tinggal Beberapa Bab lagi😁
__ADS_1
Yok Komen Guys😍**