
"Kenzo Jelaskan, Kenapa Kepala sekolah melaporkan kalau kau tidak hadir didalam kelas??" tanya Arya didalam sambungan Vidio Call.
"Em, Kenzo Bolos Pa" ucap Kenzo membuat Elina mendekat ke arah Kenzo.
"Tidak, itu tidak benar Mas. Ini semua kesalahanku. Aku bangung terlambat" ucap Elina dengan wajah tertunduk.
Arya yang melihat Elina dia hanya menghela nafas. Dia melihat Kalau anak dan Ibu itu saling mendukung dan menutupi kesalahan masing masing.
"Tidak Pa, ini salah Kenzo" ucap Kenzo
"Tidak mas, Ini tidak salah Kenzo tapi kesalahanku" ucap Elina
"Mama jangan bohong" ucap kenzo yang mulai aksi aktingnya.
"Sudahhhh cukupppp"teriak Arya yang dibalik Vidio Call. Kenzo dan Elina saling pandang dan Langsung Menunduk dan tidak berani menatap Arya di Vidio Call itu.
"Mass, Aku matikan ya!" ucap Elina langsung mematikan Sambungan Teleponnya.
Arya yang ditengah gusar karna Elina mematikan telepon dengan sepihak. Arya memutuskan untuk kembali Besok karna dia Sedang menghawatirkan Anak dan Istrinya itu.
Arya:Aku akan Kembali Besok
Itulan Pesan Yang Arya kirimkan Kepada Elina. Dengan wajah yang berbinar, Elina meloncat loncat kegirangan. Kenzo sempat Tertegun melihat Sikap Mamanya. Tapi Kenzo bahagia, Jika Mamanya Bahagia.
"Kenn" panggil Elina yang menetralkan kebahagiannya dan menatap Putranya itu.
"Mama Bahagia hanya mendapat Pesan dari Papa?" tanya Kenzo dan ingin menggoda Mamanya itu.
"Kenn, Ayolah. Kita tidur" ucap Elina dan dianggukin oleh Kenzo.
Dipagi Harinya...
"Rina, Kenapa kau begitu Cantik hari ini??" tanya Elina membuat Rina batuk.
Uhuk uhuk uhuk
"Kenapa? Kamu gak kenapa kenapakan Cantik??" tanya Elina dengan senyuman genitnya.
__ADS_1
"Jangan Membuatku Gila Nyonya..." ucap Rina yang menetralkan Degup Jantungnya.
"Apa Mama salah Ken? Mama hanya mengatakan Sebenarnya! Kenapa Dibilang Bisa membuat Gila?" tanya Elina dengan wajah sendunya.
"El...
"Iya Mama" ucap Elina dengan berdiri Tegak.
"Kenapa kau menggoda Rina??" tanya Mama Anjani
"El gak menggoda Ma, El hanya memujinya" ucap Elina membuat Anjani Heran melihat perubahan Elina.
"Ayo Ma" ajak Kenzo yang ingin bermain Bersama Mamanya. Karna Hari ini Kenzo libur, Guru sedang mengadakan Rapart untuk Ujian yang akan diadakan Seminggu lagi.
"Mbak Kau sungguh Cantik" puji Elina kepada Wanita yang memakai Baju Sexy.
"Mama...
Wanita itu hanya acuh kepada Elina dan meninggalkan Elina yang masih menatap dirinya.
Sepanjang Jalan jalan, Elina merayu semua wanita. Elina seperti Playboy Kakap yang selalu menggoda Wanita. Padahal Elina juga seorang Wanita.
"Mas Arya" teriak Elina dengan wajah girangnya dan Memeluk Arya dengan erat lalu menitikkan Air Matanya.
"Aku merindukkanmu Mas" ucap Elina yang masih setia memeluk Arya.
"El.. Kok Nangis sih??" tanya Arya
"Mas Arya lama Sekali Pulangnya" ucap Elina kesal tanpa melepas pelukannya.
"El...
"Papa,Mama memang udah beda! Tadi Mama ngeggoda...
"Ngeggoda apa??" tanya Arya menatap Serius Kepada Putranya dan menatap Tajam Istrinya.
Berani sekali Elina menggoda Pria diluaran sana, Dan apa ini dia hanya akting sok sokan rindu sama ku. Gumam Arya
__ADS_1
"Mama Ngeggoda Wanita luaran sama Pa... Mama bilang wanita luaran Sana Sexy lah ... Cantik lah, Kenzo bosan dnegarnya" ucap Kenzo lalu pergi menjauh Dari Kedua Suami Istri itu.
"El... Kau menggoda Wanita?" tanya Arya
"Aku hanya memujinya" ucap Elina
"Mereka benar benar Sexy" ucap Elina membuat Arya meletakkan tangannya di kening Elina.
"El, Kau sakit?" tanya Arya
"Aku gak apa apa Mas, Kenapa kau selalu memanggilku El? Panggil aku Sayang kau mengerti" ucap Elina menatap Tajam Suaminya itu.
"El..
"Sayang mas arya,sayang" ucap Elina dengan wajah Kesalnya.
"Baiklah Sayang, Apa kau sakit??" tanya Arya
"Aku tidak apa apa Honey" ucap Elina dengan senyuman menggoda.
"El, sudahlah jangan panggil aku Honey. aku jijik mendengarnya" ucap Arya
"Kau... Jadi Mas Arya gak cinta sama aku. Mas Arya jahatttt" ucap Elina langsung Lari Kekamar.
"Salah lagi nihh, Ntah kenapa Sikap Elina berubah? Apa lagi tadi Elina menggoda Wanita? Seperti Playboy Kakap aja" gumam Arya sambil menggelengkan kepalanya.
"El buka Pintunya" ucap Arya
"Kan,Mas Arya masih manggil El. Aku gak mau buka kalau mas Arya masih manggil El. Aku ingin romantis Mas" ucap Elina membuat Arya Mengalah untuk Istrinya itu.
"Sayang Buka Pintunya" ucap Arya yang masih merasa Geli dengan panggilan itu.
"Baiklah Honey, karna kau memaksaku" ucap Elina lalu membukka kan Pintu nya.
Bersambung...
jangan lupa dukung Cerita ini dan dukung authorđź’™
__ADS_1