
Pagi hari...
Dirumah yang seharusnya para manusia untuk mencari ketenangan Pribadi, tapi sang Putra Putri Zafano menajadi pelaku utama dalam keributan itu. Sudah 1 Minggu penuh mereka Berlibur di Kota Busan, dan sesuai eksepetasi Elina dia bisa menghadiri Konser Boy Band Favoritenya, dia bisa berselfi riah di Lokasi Syuting Artis kesukaannya Soo Jong Kii.
Dengan Keributan, Para Penghuni itu Membereskan barang-barang mereka karna mereka akan melakukan berpergian Atau Balik Ke Indonesia.
Dan Di Korea juga, Arya tidak pernah melepaskan dan selalu mengambil kesempatan dalam mencuri pandang Elin. bahkan Haris sang Asisten kelimpungan menjaga kedua Tuan Muda yang kembar itu, karna Mama dan Papanya selalu menjalankan Malam Panas mereka hanya dikamar dan anak-anak selalu dilupakan.
"Kelvin jangan nakal sayang" Ujar Elina saat melihat kondisi Princess yang basah akibat Susu Formula Kelvin ditumpahkan dikepala Princess.
"Mamamam" oceh Sikecil Kelvin yang berusaha Mencari Perhatian mamanya karna Elina fokus membersihkan ulah sang Putra.
"De Akal Ma..Huuuuu... Elvin Akal... Ahalt ia ahalt maa..." Tangisan sikecil Princess yang Ingin merengkuh gendongan Elina tapi dihalangkan sikecil Kelvin.
Mamanya hanya miliknya, tidak ada boleh yang mengambil termasuk Kevin. Itulah mungkin yang terlintas dipikiran sang Putra Elina dan Arya itu
__ADS_1
"Mas... Mandiin juga Kelvinnya" teriak Elina yang masih marah sama sikap kurang ajar anaknya itu. Kelvin adalah Bayi yang Nakal, bahkan Kevin sang adiknya selalu digangguin.
"Mamamamam, Nooo Papapapap." teriak Kelvin saat Haris mengambil Kelvin saat Arya Menyuruh mengambil Kelvin
"Cup Cup anak Mama jangan Nangis lagi ya sayang, Maafin saudara kamu itu. Dia emang gitu... Nanti kalau dia besar, Mama akan membuatnya menurut sama sikecil Mama ini. Oke!" ucap Elina sambil mencium Kepala Princess
"Nasibnya sama sepertiku, Dia gak boleh kekurangan kasih sayang. walaupun aku bukan melahirkannya dan dia seharusnya berstatus sebagai keponakanku,. Tapi sekarang dia tidak memiliki keluarga, dan akulah Mamanya kami memiliki Hubungan Darah yaitu Dari Papa. Aku merindukanmu Pa.." batin Elina sambil mencium Princess dan menggantikan pakaiannya.
"Udah siap Ma" ujar Kenzo lalu duduk Dikursi nya
"Mas Arya... Ayo sarapan dulu. Kita kan mau pulang?" Ujar Elina lalu masuk Kekamar dan yang dilihat Elina.
Kelvin yang Mengurung diri dibawah Selimut dan tidak mau menunjukkan dirinya. Mungkin Kelvin sedang dalam Mode Ngambek.
"Kenapa Mas?" tanya Elina, Dia memang sudah tau situasinya sekarang.
__ADS_1
Sang Putra sedang Merajuk, Mungkin karna Elina tadi tidak menghiraukan panggilan sang Putra?
Ahh dia sangat bingung sekali.
"Sayangnya mama kok merajuk sih?" tanya Elina menarik narik selimut
Sibayi Gembul itu ternyata sudah tertidur, Elina Menggulum senyum indah disudut Bibirnya. Ini yang paling Elina gemashkan, sang Putra akan Tertidur dan tidak akan lama lama mode ngambeknya.
"Masih berusia 7 1/Bulan aja udah pandai ngambek, apalagi dewasa ya?" batin Elina sambil Mengambil anaknya dan menggendongnya menuju Ayunan Bayi.
Dia sengaja Membuat anaknya di Ayunan agar Jika dia goyang, maka Ayunan goyang dan ayunan itu akan menjadi seperti tepukan indah buat anaknya.
"Uhhh gemesh deh, Nanti kamu akan jadi korban Nenek kamu. Uchhj, Gemesh nya anak Mama " geram Elina lalu mencium Kening anaknya dan menutupnya dengan Kelambu khusus ayunan agar tidak digigit oleh serangga, walaupun Apartement nya bisa dibilang Rapi dan Bersih.
Bersambunggg
__ADS_1