
"Kau bahagia dengannya?" tanya Rael sambil menatap Wajah cantik Elina.
"Apa urusannya denganmu?" tanya Elina dengan suara ketus.
"Kau berubah..."gumam Rael
"Apa kau tidak mencintaiku lagi?" tanya Rael yang tidak tau malunya.
"Diamlah" bentak Elina yang tidak ingin mebahas hal masa lalu.
"El, tatap aku. Aku sudah mencarimu...
"Aku tidak memintamu Untuk mencariku." ucap Elina dengan nada ketus.
"El, aku tidak tau kalau kau sudah menikah. dan apa ini, bahkan umurnya sama Saat kau keluar dari Asrama" ucap Rael.
"Katakan dia bukan anakmu" ucap Rael lagi
"Dia Putraku dan dia Anakku" ucap Elina sambil memeluk erat Kenzo
"Om ini siapa Mama?" tanya Kenzo
__ADS_1
"Om ini, Teman Mama sayang" ucap Elina
"El, maafkan aku bila aku egois. aku mencintaimu, 7 tahun aku mencarimu. dan akhirnya kita bertemu juga" ucap Rael lalu memeluk Elina dengan erat.
"Rael Kamu sudah menikah?"tanya Elina yang melihat Cincin melingkar dijari manis Rael.
"Lupakan, itu tidak berarti buatku." ucap Rael
"Rael, kau tidak boleh begitu." ucap Elina dengan Nada terkejut.
"Dimana Istrimu? aku ingin berteman dengannya" ucap Elina sedangkan Kenzo masih membiarkan Mamanya berbicara walaupun tubuhnya Lelah dan merasakan sensasi luar biasa kedinginan.
"Dia aku tinggalkan, sudahlah jangan bahas. aku menikah dengannya agar aku bisa keluar dari Asrama itu" ucap Rael sambil memandang Wajah Elina yang terlihat Gembul mungkin efek dari Ibu hamil.
"Baiklah, Rumah kalian dimana?" tanya Rael
"Ehm, Ken..." lirih Elina yang melihat Kenzo Kedinginan dan Tubuhnya bergetar hebat. Elina menyentuh kening Kenzo dengan kepanikan Elina menggendong Kenzo dan langsung masuk Ke Mobil mewah Real tanpa permisi terlebih dahulu.
"Ayo Rael... Putraku Demam. Cepat antarkan kami kerumah sakittttt. jangan bengongggg ajaaaaaaaa" teriak Elina dengan wajah khawatir kepada Putra kesayangannya itu.
"Baik Baik" jawab Rael yang masih sedikit terkejut dengan kemarahan Elina.
__ADS_1
Dengan kecepatan Tinggi, Rael membelah jalanan dengan Ngebut karna permintaan Elina. apalagi Elina Menangis sejadi jadinya membuat Rael menambah kecepatan tinggi.
"Sudah sampai"ucap Rael yang sudah Sampai di Rumah sakit***.
Elina inging menggendong Putranya tapi dia merasakan sakit Dibagian Perutnya, doa menahan dan tapi dia tidak bisa menahan rasa sakit ituu, dia teriak seteriak mungkin membuat Rael mengangkat Elina terlebih dahulu keruangan Dokter Kandungan, setelah Rael meletakkan Elina dia menatap wajah Cantik Elina. Elina merupakan Cinta Pertamanya tapi, Elina sudah menikah sama sepertinya. dia menikah karna syarat diberikan Ayahnya padanya, jika dia tidak menikah dengan teman bisnis nya maka dia tidak boleh keluar dari Asrama itu.
"Kau cantik El" gumam Rael sambil melihat wajah Elina, ketika Dokter sudah datang untuk memeriksa Elina. Rael baru ingat jika kedatangan dia datang ke Rumah sakit untuk mengantar Kenzo. dia kembali ke Mobil tapi dia tidak menemukan Kenzo, dengan perasaan khawatir Rael mencari Sekitar Rumah sakit, mungkin Kenzo terbangun dan dia mencari Mamanya. itulah yang dipikirkan Rael.
"Kennnnn" teriak Rael
"Mama kamu mencari kamu" teriak Rael lagi tapi dia tidak menemukan Kenzo.
"Bapak Suami dari Pasien? Pasien ingin bertemu dengan anda" ucap Suster yang mengira jika Rael adalah Ayah dari anak yang dikandung Elina.
"Dimana Kenzo?" tanya Elina dengan wajah kepanikan Rael, jika Rael berkata Jujur mungkin Elina tambah Stress membuat Bayi nya kenapa napa. tapi Jika dia berbohong dia takut ketahuan dan membuat Elina bertambah benci padanya
"Dia Baik Baik saja, dia ada diruang rawat. dia cuman demam biasa" ucap Rael membuat Hati Elina menjadi tenang. Dari tadi dia gelisah akan keadaan Putranya tapi ketika dia mendengar Ucapan Rael dia percaya tanpa curiga apapun.
"Aku ingin berjumpa dengan Kenzo" ucap Elina membuat Rael gelagapan. kenapa dia lupa dengan pertanyaan itu?
"Ahhhhkkkk" geram Rael, dia bingung mau jawab apa kepada Elina. wanita yang membuatnya harus menikah kepada orang lain agar dia terbebas dari asrama.
__ADS_1
Bersambunggg