
**POV ELINA
Saat aku terbangun dari Komaku, aku membuka Mataku dengan perlahan. aku melihat seorang Dokter dan beberapa perawat yang memeriksaku. Aku ingin bicara untuk menanyakan keberadaanku.
Aku mengurungkan Niatku itu karna saat aku ingin bicara, Suamiku berbicara seakan khawatir padaku. menurutku Dia khawatir pasti karna aku Ibu Kenzo itulah yang muncul dibenakku.
Aku melihat Dokter itu berbicara dengan serius dengan Suamiku Mas Arya. Ya, dia tidak membiarkan aku menyebutnya Tuan. dia mengatakan aku adalah Suaminya bukan Bos yang menggajinya setiap bulan. itulah perkataan yang membuatku tertawa kecil.
Aku melihat dengan perlahan lahan mencari sosok kecil yang aku rindukan selama ini. aku sedih saat aku tidak melihatnya. aku menutup mataku dan menenangkan hatiku yang merasa sedih karna Putraku tidak ada disampingku.
Saat aku menutup mataku, aku mendengar Putraku yang aku rindukan memanggilku, aku membuka mataku dan Deg, Putraku mendekat dan berbicara padaku. Aku menyuruhnya duduk didekatku, tapi dia malah meminta izin pada Dokter itu.
Aku tersenyum melihat tingkah konyolnya ketika dia menceritakan bahwa Mamanya ngambek dan tidur beberapa hari.
Jadi Kenzo kecilku merindukkan diriku, itulah yang terlintas dibenakku. saat mendapat izin dari Dokter Kenzo mendekat dan memeluk diriku. ahhh aku memeluk dan membaringkan dirinya dekatku. aku mencium seluruh wajahnya, sunggu menurutku dia memang benar benar mirip dengan Sahabat ku Zifa.
Saat Kenzo menanyakan dan menceritakan tentang Debay yang diinginkan oleh Alya. dia malah memintanya padaku. Aku menatap Suamiku yang duduk dengan tenang di Sofa itu,aku menatap matanya seaakan Marah. ya aku marah padanya, apa dia gak bisa jaga Kenzo untukku, itulah pikiranku.
Suamiku hanya memberihkan acuhan bahu membuatku keinget kejadian dimana Mamaku memilih bunuh diri karna penghianatan sang Papaku.
POV ELINA OFF**
"Mamaaa, Kenzo mau Debay"rengek Kenzo
Elina bingung mau bilang apa kepada Putranya itu. Disatu Sisi dia ingin menwujudkan keinginan Putranya itu. tapi disisi lain dia masih takut untuk melakukan itu. dia mengingat gimana cara melakukannya karna kejadian langka itu bermain tepat di depan matanya saat dia masih kecil.
Sedangkan Si Arya biang kerok, eh kok biang kerok. Maksud Author si Papa yang akan membantunya hanya tersenyum simpul. dia membayangkan kejadian dimana Dia dan Zifa melakukan untuk membuat si Kenzo.
__ADS_1
"Emmmm...
"Papa akan membuatnya" ucap Arya membuat Elina melotot seketika mendengar perkataan Suami kurang kerjaannya itu.
Arya yang melihat lototan mata Elina,dia malah ingin lebih nekat lagi untuk menggoda Istrinya .
"Papa gak bisa buatkan Debay buat Kenzooo, Menurut Buku Ibu yang mengandung Debay" ucap Kenzo membuat Arya merutuki kesalahannya karna telah membiarkan Kenzo membaca Buku yang bukan Seusianya. seharusnya Kenzo membaca Buku, Komik dan Dongeng. tapi dia malah membiarkan Si Kenzo membaca Buku pelajaran Yang diatasnya.
Arya yang gelagapan ingin menjawab pertanyaan sang Putranya itu tapi niatnya dia urungkan karna dia tidak ingin otak polos anaknya rusak.
Elina tersenyum, lalu mencium kepala Putranya itu dengan penuh Cinta dan Kasih Sayang. Sungguh Arya Ifdal Zafano sekarang menjadi bisu karna pertanyaan putrannya itu.
Memang dia juga mengingkan seorang anak lagi hadir dikeluarga kecilnya, tapi dia takut untuk melakukan hubungan intim itu.
"Hei kalian biacara serius amat" goda Andra sambil menggendong Putrinya yang tidur dipelukannya.
"Kak Elina" Panggil Zavera lalu memeluk Kakaknya itu. Dengan Senang hati Elina membalas Pelukan hangat dari Zavera.
Elina yang melihat itu dia bersyukur, karna keluarga barunya baru tiba. Selama 7 tahun dia hanya memiliki Putra kecilnya, dan sekarang ditambah oleh kehadiran oleh Zavera.
"Aku tidak apa apa Zavzav" ucap Elina lalu menggelitik Perut Zavera membuat Kenzo turun dan pergi duduk disamping Papanya itu.
" Isss Geli kak" ucap Zavera membuat Elina menyudahi Gelitikannya.
"Aku merindukkanmu kak" ucap Zavera
"Oh Ya?"
__ADS_1
"Iya loh Kak, aku sangat merindukkanmu bahkan duniaku tidak berarti jika kehadiranku menghilang" goda Zavera membuat Elina tersenyum.
"Oya kak, ini Andra Suamiku sekaligus Dadynya Alya" ucap Zavera lalu mengambil alih Alya dan meletakkan Alya yang tertidur pulas disofa diamana Kenzo Duduk.
"Dasar Kebo" gerutu Kenzo lalu duduk Dipangkuan Arya karna dia merasa tidak nyaman duduk didekat Alya yang sedang tertidur.
"Elina" ucap Elina sambil mengulurkan tangannya.
" Andra" ucap Andra sambil membalas jabatan tangan Dari Elina.
" Dia manis sama seperti Alya" ucap Tiba tiba Elina yang membuat Arya geram. Sedangkan Zavera tertawa terbahak bahak.
"HAHAHAHAHAHAHAH, Yaiyalah kak kan dia Dadynya" ucap Zavera.
Elina jadi teringat perkataan kenzo bahwa Alya ingin mempunyai adik membuat ide muncul diotaknya.
" Zavera, bukannya kamu datang bulan? Lihatlah Kamu tembus" ucap Jahil Elina yang sebenarnya ingin mengerjai Si Andra.
"Tapi aku..."ucapan Zavera terpotong saat melihat Elina melotot kearah Zavera dan memberi kode untuk mengerjai Andra.
Andra yang ketakutan karnaa pasti malam ini dia akan bermain Solo. wah gawatttt.
Hehehe
Bersambung...
Halo semua yang mau kenalan sama Author SDBS ( SUAMIKU DUDA BERANAK SATU) ini Nama Ignya: Rahelpasaribu31.
__ADS_1
Saya salah satu ARMY... Saya sangat menyukai BTS.
Eittsss jangan lupa dukung Author biar Author bisa lebih giat membuat Cerita😄