Suamiku Duda Beranak Satu

Suamiku Duda Beranak Satu
Kenakalan Kenzo


__ADS_3

"Elina ayolahhhh" rayu Arya


"Aku Tidak akan pernah melakukannya" bentak Elina


"El, Kau tidak kasihan padaku?" tanya Arya


"Seharusnya Mas Arya yang kasihan samaku. Aku tidak mauu Mas..." ucap Elina dengan terisak isak.


"El.. jangan nangis. kalau kamu nangis Mas juga ikut nangisss" ucap Arya menenangkan Elina.


"Ini Semua karna Mas, Kalau Mas Arya gak maksa El. El gak bakalan nangis." ucap Elina


"Mas kan cuman ngajak, belum ngelakuin"


"Eh iya ya, itu sama ajaaaaa" ucap Elina


"Baiklah, Mas akan menunggumu" ucap Arya


"Ayo kita tidur" ajak Arya sambil menuntun El ke dalam kasur dan mendekapnya dengan pelukan hangat.


Dipagi Harinyaaaa


"Mamaa cepatt dong" ucap Kenzo


"Iya, Bentar sayang. Putra Mama ini makin hari makin cerewet" ucap Gemash Elina sambil mencubit Pipinya Kenzo.


"sakitt Ma"


"Heheh mama cuman gemash aja" ucap Elina dengan tawa kekehnya.


"Ini Bekalmu, makan dan jangan pernah membuangnya. Jangan pernah berbuat nakal dan jangan Ganggu Calon menantu Mama" ucap Elina


"Ma, Kau setuju aku dengannya?? Aku ini maish kecil Ma..." ucap Kenzo


"Kenapa Tidak? dari mulai kecil ini lah kalian akan dijodohkan"ucap Arya dengan gagah karena pakaian Kemeja indahnya.


"Papa dan Mama sama aja, aku tidak akan menikah dengannya di masa depan. karna aku tidak suka dengan sifatnya"ucap Kenzo


"Kenn


"Sudahlah, aku berangkat dulu" ucap Arya


"Mass bekalnya?"


"Setelah Kenzo pulang dari sekolahnya, datanglah ke kantorku. kita akan makan siang diluar" ucap Arya


"Tapi Mas, itu bisa memboroskan uangmu"ucap Elina


"Tidak apa apa El, Bayangkan saja kita merayakan Hari pernikahan kita yang kesatu harinya" ucap Arya menggoda


"Masss


"Iya,mas berangkat dulu" ucap Arya lalu memberikan tangannya, dengan senang hati Elina menyalam dan bahkan mencium tangan Arya seperti istri pada umumnya. Arya mengecup Kening Istrinya itu dengan penuh Cinta.


"Ken,kau harus belajar dengan giat. karna kau pewaris Papa selanjutnya ketika Papa sudah tua nantinya" ucap Arya dianggukin oleh Kenzo.


Setelah Kepergian Arya,Elina mengantar Kenzo kesekolahnya. setelah Elina mengantar Kenzo, Elina berinisiatif ingin menemui Xiola.


"Ola...


"Kak" ucap Xiola memeluk kakaknya.


"Apa kau bahagia? lihatlah penampilanmu... Kau bukan Xiola lagi" ucap Elina dengan nada kasihan.


"Kak, peganglah perutku"


"Ada apa? apa kau sakit perut? sini duduk lah biar aku obatin" tanya Elina yang sedang memegang perut Xiola.

__ADS_1


"Aku sedang mengandung kak, ini bayiku bersama Sersan. Sersan mencintaiku dengan tulus,walaupun kehidupanku sederhana, tapi aku bahagia." ucap Xiola


"Apa kakak tidak merasakan pergerakan dari Bayiku?"


"Dia calon Keponakanmu kak" ucap Xiola dengan nada kebahagian.


"Kalian baru saja menikah kemarin? kenapa kau langsung bisa hamil??" tanya Elina membuat Xiola terdiam


"Aku dan Sersan sudah menikah secara Siri 2 Bulan yang lalu. Semalam lah Sersan menikahiku secara resmi" ucap Xiola dengan wajah sedih.


"Kau jangan menangisss... yang penting anak mu itu anak sah. dia sah dimata agama"Ucap Elina


"Iya kak, ayo mari kak kita masuk. maaf rumahku begitu sederhana" ucap Xiola.


"Kak , Makasih. berkat kakak aku masih bersama dengan Sersan." ucap Xiola berterimah kasih kepada Elina.


Flashback on


"Aku mohon kak, Batalkan pernikahan ini. Kau mencintai Sersannnn" ucap Xiola.


"Nyonya, aku mohon biarkan aku menikah dengan Xiola" ucap Sersan memohon kepada Elina.


Karena permohonan Mereka berdua, Elina mengangguk dan akan membatalkan pernikahan. yang memang dia tidak setujui.


"Mas" panggil Elina yang melihat Arya mengenakan Kemeja pengantin.


"Kau? apa kau sudah puas? bentar lagi aku akan menikah lagi yang ketiga kalinya? kau pikir aku itu apa? barang? Aku juga punya perasaaan El" ucap Arya


"Mass...


"Apa? apa lagi maumu ? hah?" tanya Arya


"Aku minta maaf dan aku mohon batalkan pernikahan ini" ucap Elina


"Aku mencintaimu Arya Ifdal Zafano" ucap Elina memanggil Nama Arya dengan lengkap. Arya terkejut dan senyum kecil melukis di sudut bibirnya saat mendengarkan pengakuan dari Elina, dengan perasaan Bahagia Arya mencium Bibir Elina bahkan Melum***ya.


Dengan Nikmat Elina Membalas perlakuan Arya, ya! walaupun itu adalah ciuman pertamanya. tapi dia sudah melihat bagaimana adegan Saat Mencium di Drakor drakor yang dia tonton.


Teriak Elina saat Arya menggigit Bibir Elina


"Kau ingin memakanku ya?" tanya Elina geram.


"Lihatlah Bibirku sudah bengkak" ucap kesal Elina


"Heheh kau begitu manis saat berciuman"ucap Arya.


"Kau betul mencintaiku?" tanya Arya


"Apakah aku selalu mengatakan kebohongan? makanya pada hari ini kau tidak percaya padaku?" tanya Elina


"gak" ucap Arya


"Tapi aku takutt Mama Marah" ucap Elina


"Mama sudah merestuimu" ucap Anjani Secara tiba tiba.


"Mama sudah tau Xiola memiliki kekasih bernama Sersan. Maafkan Mama El, Mama Gak tau Kenapa Niat Jahat mama muncull." ucap Anjani dengan menggenggam tangan Elina.


"Ini Bukan salah Mama, Ini Salah Elina" ucap Elina


"Tidak el, ini salah Mama"


"Eittt kalian main salah salahan. Lebih baik kita menyaksikan pernikahan dari Xiola dan Sersan" ucap Aryà


"Mereka akan menikah?"


"Akhirnya rencana ku berhasil" ucap tiba tiba Kenzo.

__ADS_1


"Kennn, ngapain kamu disitu?" tanya Elina


"Em, anuh ma...


"Keenzo yang memberikan ide berlian ini semua. sebenarnya ini pernikahan kita, Xiola dan Sersan" ucap Arya membuat Elina terharu dan bangga pada Putranya itu.


" Tapi, aku tidak memiliki Gaun pernikahan" ucap Elina Sedu


"Kau tidak perlu memikirkannya El, itu Gaunnya gantilah pakaianmu" ucap Arya


Mata Indah Elina begitu Senang saat melihat Gaun pengantin yang begitu Indah. karna Pada awal pernikahan, itu adalah Gaun pengantinya. Arya mengetahui perasaan Elina dia menuntun Elina dengan perlahan agar Elina mau mendekati Gaun itu.


"Kau tidak ingat? Ini Gaun pengantin kita yang pertama" ucap Arya dianggukin oleh Elina.


"Gaun ini milik sahabatmu El, dia zifa... Zifa Ibu Kandung Putramu."batin Arya dengan kesedihan.


"Aku akan menggantinya" ucap Elina lalu pergi ketempat ruang pengganti pakaian.


Elina menampakkan senyumnya saat dia ingin menutup Tirai. Arya melihat senyuman hangat dari Elina, dia merasa sangat bahagiaaa.


Flashback Off.


"Ini sudah terlalu siang, Mati aku. aku lupa menjemput Kenzo" ucap Elina sambil melihat kearah Jam.


"Aku pergi Ya Ola, terimah kasih atas kebersamaan hari ini" ucap Elina lalu pergi.


Disekolah


"Kenzo, kau Ini Anak Nakalllll" teriak Guru sambil menjewer telinga Kenzo.


"Ada apa ini? kenapa anda dengan seenak Jidat menjewer anak saya. Kenzo ini anak baik baik, tapi Anda selalu menghukumnya" ucap Elina marah marah, karna dia tidak mau Jika Putranya di jewer. Karna Selama Kenzo bersama Elina, Elina tidak pernah melakukan kekerasan pada Kenzo.


"Maaa..." ucap Kenzo Takut karna dia dipuji oleh Mamanya tapi beda dengan kenyataan Kenakalannya.


"Calmer... Kenzo Jahattt" ucap Alya menangis lalu memeluk Tubuh Elina.


"Kau selalu membela putramu ini Kak, kau tau perbuatannya pada Alya. lihatlah, Alya penuh Lumpur karna perbuatan putramu ini" ucap Zavera marah


"Kenn


"Ayo Alya" ajak Zavera menarik tangan Alya dan terlepas dari pelukan Elina.


"Zav, Zav... Zavvvv" teriak Elina memanggil tapi tidak dihiraukan oleh Zavera.


"Maa, maafin Kenzo" ucap Kenzo menunduk


"Kau tau kesalahanmu? Sekarang masuk Kedalam Mobil. Mama akan mengadukan ini pada Papamu" ucap Elina membuat Kenzo menunduk dan Berjalan menuju mobil.


DIDALAM MOBIL


"Kenapa Putra Mama ini Nakal Hem?" tanya Elina didalam Mobil.


"Aku iseng aja Ma, Alya terlalu manjaaa"ucap Kenzo dengan wajah menunjukkan tanda Puas sama perilakunya.


"Ken..."Panggil Elina dengan tatapan Tajam.


"Iya, Ken akan minta maaf sama Tante Zavera" ucap Kenzo


"Bagus, kamu harus menerima akibat dari perbuatan kamu." ucap Elina


Bersambung...


Kali ini Aku Up Lebih Awal.


Dan Ini sudah panjangg ya! ceritanya😄


Jangan Lupa, Dukung Author❤

__ADS_1


Dukung Author dengan cara Like,komen, Kasih Hadiah dan jangan Lupa Vote🌻


Good Bye ke cerita selanjutnya🤗😘


__ADS_2