
"El..."lirih Arya yang melihat Elina terbaring di rumah sakit.
"Mana Suratnya??" tanya Elina To the Poin.
"Jangan Gila El, Aku tidak akan pernah menceraikanmu" ucap Arya
"Mamaaaa" teriak Kenzo lalu memeluk Mamanya.
"Mama sakit apa?" tanya Kenzo dengan wajah sendu.
"Kenn, Jika Mama Berpisah Sama Papa. Ken sama Mama aja ya!" pinta Elina membuat Kenzo Bingung.
"Kau jangan mengajarkannya hal buruk El." Ucap Arya dengan nada meninggi
"Aku tidak mengajarkan hal buruk, tapi aku ingin anak Zifa bersamaku" ucap Elina
"Dia Putraku dan kau tidak boleh mengambilnya. kau gak ada Hak atas dia... Kau hanya ibu sambung buat dia" ucap Arya dengan nada meninggi membuat Hati Elina terluka.
"Jadi Selama ini kau menganggap ku hanya ibu sambung buatnya, Sudah Kuduga. Kau bahkan menikah lagi dengan karyawan kantormu. Jadi selama ini kau menduakan Zifa kan" ucap Elina dengan Suara meninggi.
"Kau jangan Sok tau, Jangan memfitnah. Siapa yang bilang kalau aku menikah lagi hah? Kau pikir pernikahan itu permainan. Jadi Selama ini Kau hanya menuduhku yang bukan bukan pada Kenzo kan" ucap Arya
"Papa Mamaaaa" tangis Kenzo tapi tidak diperdulikan Oleh Elina dan Arya.
"Diam kau, Selama ini aku yang merawatnya, aku yang membesarkannya. Sementara kau, Kau Bersenang senang diluar sana. Kau tidak pernah Melihat Kenzo saat dia berjalan pertama kali, kau tidak pernah melihat Kenzo telungkup, berjongkok bahkan ucapan pertamanya kau tidak mendengarkannya" teriak Elina membuat Arya terdiam.
"Aku mengatakan Hal Bohong pada Kenzo, aku memperbaiki Namamu yang selalu dihina Oleh orang yang mencoba menghancurkan Kenzo. Kenzo selalu bertanya, Kenapa Papa tidak Pulang? Kenapa Mama Menangis? Kenapa Kenzo Tidak pernah diantar Papa? Kenapa Kenzo hanya boleh lihat Mama? Kenapa Kenzo gak bisa tidur bareng sama Papa? Kita sudah Kaya, tapi Kenapa Papa masih bekerja. Apa kau tau, Setiap ribuan pertanyaaan Kenzo tentangmu, Aku selalu menjawabnya Kenzo kan anak Pintar, jadi Papa kerja dulu untuk buat Kenzo dan Mama bahagia. Itulah Jawabanku pada anak Yang Malang itu. Kau tau Betapa malang sekali hidup Kenzo, Dia sama sepertiku sama, Kehidupannya senasib denganku. Kami sama sama ditinggalkan oleh Ibu Kandung kami, dan kami tidak diperdulikan Oleh Papa Kandung kami sendiri. kau bahkan meninggalkannya setelah kau menikah denganku" ucap Elina dengan mengeluarkan semua Unek unek dihatinta yang dia tahan selama ini.
"El..
__ADS_1
"Sudah cukup, Mama dan Papa selalu bertengkar. Kenapa Keluarga kenzo jadi hancurr?? Kenapa keluarga Kenzo gak seperti keluarga Alya? Kenzo selalu cemburu pada Alya karna Alya disayangi oleh Papa dan Mamanya. Kenzo juga pengen Gitu.." ucap Kenzo sambil mengeluarkan air matanya.
"Ken" lirih Elina
"Kenzo sayang Mama dan Papa, Kenzo hanya butuh kalian" ucap Kenzo lagi.
"Mama dan Papa tidak akan pernah pisah ken" ucap Arya sambil memeluk Kenzo
"Papa Janji" ucap Kenzo sambil melihat wajah Papanya itu.
"Papa Janji" ucap Arya
"Mama Gimana? Mama mau berjanji buat Kenzo? Mama sayangkan sama kenzo, jadi mari berjanji Ma.." ucap Kenzo sambil menautkan Jari Kelingkingnya.
Dengan helaan Berat, Elina mengangguk dan menautkan jarinya ke jari milik Kenzo.
"Mama Janji" ucap Elina walaupun rasanya berat telah menjanjikan Kepada anak kecil, yang belum pasti.
"Kode??" tanya Elina
"Tanggal lahir Kenzo" ucap Arya lalu menggendong Kenzo untuk keluar.
Elina membuka Laptop milik Arya dan memasukkan Kode yang telah diberitahu Arya. dia melihat Walpaper Laptop itu.
"Zifa" lirih Elina yang meĺihat Walpaper Foto Zifa ketika Zifa masih Remaja.
Elina membuka Galeri dan dia melihat Foto foto Elina dan Zifa saat kecil, Foto foto Arya dan Zifa saat masih pacaran. Foto foto Zifa saat menikah dan Foto foto Kenzo dari mulai Bayi sampai umur 7 Tahun.
Selesai melihat Foto foto, Elina membuka Vidio dan terdapatlah Vidio Arya dan Zifa yang sedang Membuat Konten Tanaman dan lain lain. Dan di terakhir Elina melihat Vidio Zifa ketika Zifa dirumah sakit. Setelah melihat Vidio itu, Elina menjerit jerit menangisin Zifa walaupun suara tidak terdengar tapi hati Elina sakit mendengarnya.
__ADS_1
Betapa malangnya Zifa, Dia menunggu bertahun tahun ingin memiliki Keturunan dan setelah dapat dia menderita penyakit.
Flashback on
"Sudah siap" ucap Arya yang merekam dan menahan sesak didadanya.
Vidio Zifa...
"Hai Elina, Gimana Kabarmu? Semoga kamu selalu sehat. Elina, Kau tau... Aku sekarang sudah resmi menjadi Ibu" ucap Zifa diawal vidio, Zifa yang merasa kesusahaan Bernafas dan menarik nafas dalam dalam agar dia lebih kuat untuk berbicara.
"Zifa, kamu tidak apa apa kan??" tanya Arua khwatir.
"Lanjutkan Mas" lirih Zifa yang masih susah dalam bernafas.
"Tapi...
"Lanjutkan Masss" ucap Zifa yang setengah berteriak.
"Baiklah" ucap Arya melanjutkan merekam walaupun hatinya tak tega melihat sang Istri.
"El, Kau tau anakku ku beri bernama Kenzo. Kau tau El, Kenzo adalah nama Anak Halu kita sewaktu kecil. Kau sangat menginginkan sekali nama anakmu bernama Kenzo. Aku Aku Meminta Kau menerima Mas Arya ketika Kau tau kalau dia adalah Suamiku. Aku tau nanti kau bakalan benci padaku dan Mas Arya... Kau tau El, aku sudah pernah berjanji padamu. Aku yang akan memilihkan Suamimu dikemudian Hari. Dan aku memilih Arya sebagai suamimu, berarti Janji ku sudah ditepatin." ucap Zifa lagi yang masih tetap stay direkam oleh Arya.
"El, Dia akan menjadi milikmu dan ingat kau harus percaya padanya, karna kau tau aku sudah mengenalnya terlebih dahulu daripada kamu. El jika kau percaya padaku maka kau juga akan percaya padanya. Aku menitipkan anakku padamu. dan aku percaya Mas Arya akan menikah denganmu.dan aku ingin kalian menjadi keluarga bahagia , jika kalian bertengkar atau sampai bercerai maka Roh ku tidak akan tenang. Tapi jika kalian bahagia, aku janji akan melepaskan kalian dengan bahagia dan roh ku akan tenang. Jaga Mas Arya dan Jaga Putra Kita Kenzo" ucap Zifa lalu Arya mengakhiri Rekamannya.
Bersambungg...
kali ini aku Buat Cerita Sedih...
Eits jangan Lupa, Kasih Like dan Komen positif🦄
__ADS_1
tunggu kelanjutan cerita Bang Arya dan Kakak Cantik Elina🦄🦄🦄🦄