
"Ngapain Kakak kemari? bukannya kakak bangga sama putra kakak?" tanya Zavera dengan Wajah kesalnya.
"Ini kesalahannya,kenapa kau memarahiku?" tanya Elina dengan kebercandaaannya.
"Bukannya dia itu Putra kk?"
"Ya, memang dia itu Putraku. Tapi Darahnya bukan darahku" ucap Elina
"Maaa...." kesal Kenzo.
Bukannya ngebantu malah memperkeruh suasana.
"Heheh, Aku ingin berjumpa dengan Alya." ucap Elina
"Tidak Boleh, dia putriku." ucap Zavera
"Memang dia putrimu, tapi kau lupa Zav...
kau itu paling parah daripada Kenzo. Kau dulu mencuri Jambu Biji Rumah kami. Mama Xera selalu menghukummu? apa kau tidak ingat? Bahkan akupun ikut kena hukum" ucap Elina membuat Zavera Mengingat bagaimana dia ingin mengambil Jambu yang dibelakang rumah Elina.
Bahkan Elina Putri Keluarga itu, tidak bisa menyentuh Buah Dari Pohon itu.
"Kakak Sama aja,buat aku tambah kesallll" ucap Zavera
"Zav, Kenapa kau tidak hukum aja bocah nakal itu. Bukannya kamu ingin mrnghukum calon menantumu?" tanya Elina
"Iya ya! kita sudah menjodohkan mereka. saat nya aku mengkerjain Calon menantu Kecilku ini" ucap Zavera dengan Raut wajah Licik.
"Ma... aku sudah katakan, aku tidak akan menikah dengan wanita Jelek itu." ucap Kenzo marah.
"Kenapa? bukankah Putriku itu Cantik dan manis?" tanya Zavera
"Tidak, bahkan dia jelek dan keriputan seperti nenek nenek. Aku mau mencari wanita yang Cantik dan tinggi seperti Mamaku" ucap Kenzo
" Kau mau mencari seperti Elina??" tanya Zavera
"Iya, kenapa tidak? Mamaku Cintaku dia sangat menyayangiku. bahkan Mama akan memiliki seorang anak, dan aku akan mempunyai seorang adik yang sangat lucu. aku ingin memiliki adik Perempuan dan namanya akan kuberi Princes" ucap Kenzo membuat Raut wajah Elina Menampakkan kesedihan.
"Kak...
"Sudahlah Zav, kau tidak akan menghukum Putraku?? jika kau tidak menghukumnya. biarkan Alya yang menghukumnya" ucap Elina mengalihkan pembicaraan.
"Aku akan menghukumnya..." ucap Zavera
"Baiklah aku memberi kau waktu untuk menghukum putraku. Mas Arya sudah menunggu kami berdua. dan waktunya hanya 1 Jam" ucap Elina dan dianggukin oleh Zavera
__ADS_1
" Ayo anak Kecil" ucap Zavera sambil menarik Daun telinga milik Kenzo.
"Aduhhh tante Zavera kejam bangett, dasar Ibu dan anak sama aja" umpat Kenzo
"Hei hei hei, Kau kecil kecil sudah berani mrnghina orang didepannya." ucap Zavera dengan emosi meluap luap.
"Lebih baik saya menghina didepan daripada dibelakang." ucap Kenzo dengan tampang Coolnya.
"Anak Nakal, kau sama aja seprrti Kak Zifa. selalu memiliki Alasan yang bagus" ucap zavera.
"Tante mengenal Tante Zifa??" tanya Kenzo
"Iya, dia kakakku atau teman Senasib" ucap Zavera
" Baiklah aku tidak mau bahas Tante, yang aku ingin tau Tentang Tante Zifa" ucap Kenzo
" Ada apa? kenapa anak kecil ini ingin mengetahuinya? bahkan kalian belum bertemu. kalau sampai kalian bergabung membuat sebuah Tim. Wah gawatttt sekaliiiii, maka dunia peruntuhan Dari Zavera Mikha akan hancurrr" ucap Zavera dengan penuh dramatis. Zavera lupa kalau dia mengajak kenzo untuk dihukum bukan.
untuk Bercanda dan diajak Bercerita.
"Tantee Tolong Ceritakan" ucap Kenzo
"Aku akan menceritakannya ketika kau panggil aku Momy Cantik, imut dan Sexy" ucap Zavera dengan memegang Pinggul bagaikan Model yang sedang dipotret.
Karena dengan ingin rasa pengentahuan Kenzo, kenzo mau memanggil Zavera dengan sebutann itu, bahkan Kenzo disuruh memijat Bahu Zavera. Kenzo dengan sabar menuruti permintaan Zavera karna rasa ingin taunya meluap luap.
"Momy Kenzo, Momy" ucap Zavera
"Baiklah Momy, Ceritakanlah, aku sudah lelah" ucap Kenzo
" Hm, Taante akan menceritakannya Awal Mamamu bertemu dengan Tante Zifa dan bagaimana mereka memulai awal pertemanan" ucap Zavera
"Baiklah Tante, cepat ceritakannnn" ucap Kenzo dengan ketidak sabarannya.
Flashback On
"Dasar anak tidak tau diriiiii" teriak Xera yang melihat Elina membela Teman yang baru dia ketahui memanjat Pohon Dibelakang Rumahnya.
"Ma.. dia teman Elina" ucap Elina
"Kau mau melindunginya, Dasar Gadissss Anjj***" umpat Xera sambil mengeluarkan kata kotornya dan memukul Tubuh Elina dengan Sapu sampai Tubuh Elina Mengeluarkan darah.
Elina yang sudah terbiasa akan hal itu, dan dengan kebodohan Elina dia menolong Orang yang tidak dikenalnya. bahkan Orang yang tidak dikenalnya dihukum oleh Mama Xera hanya membersihkan Kamar Mandi. Sedangkan Elina, Elina dipukul habis habisan atas kesalahan orang lain.
"Siapa Orang lain itu Tante? Mama udah belain. dia dapat hukuman Setengahnya aja" kesal Kenzo membuat Zavera menelan ludahnya. karna orang lain itu adalah dirinya.
__ADS_1
"Ehm, lebih baik tante lanjutin ceritanya" ucap Zavera dianggukin oleh Kenzo.
"Awas kamu sekali lagi mencuri di rumah saya" ancam Xera dengan wajah seperti mau menerkam.
"Iiiya Mak Lampir" ucap Zavera tiba tiba
"Apa kau bilang???"tanya Xera membuat Zavera melarikan diri bagaikan kilat
"Dasar anak anak kampungan" umpat Xera lalu pergi keruang tamu dan melanjutkkan kegiatannya.
Didalam Kamar, dengan hati hati Elina mengobatin Luka diseluruh Tububnya karna pukulan keras dari Mama Xera. Dia mengobatinya dengan penuh ketelitian karna dia takut lukanya tidak sembuh dan apalagi Mama Xera selalu memperlakukannya dengan Kasar.
Dia ingin melawan dan dia berani melawan Xera. tapi Elina diancam oleh Mama Xera. Saat Elina memberontak atau ingin melawan Mama Xera akan berjanji akan membunuh Papa kandung Elina. karna Sejak kematian Mama Elvi Harta Mama Elvi ditarik oleh Opa dan Oma Elina. Dan Papa Wiliam bahkan mengatakan pada Opa dan Oma bahwa Putri mereka sudah tiada.
Begitu kejam sekali Papanya telah mengatakan dia sudah meninggal.
"Ma.. Elina akan membeli Bahan dapur dipasar" ucap Elina karna dia tau Sekarang Xiola akan pulang dari Dunia Modelingnya.
Xiola telah menjadi Model sejak dia masih Berumur 5 Tahun dan bahkan umurnya 9 Tahun, Kepopuleran Xiola dan bahkan Fans Xiola bertambah.
" Ini" ucap Xera melemparkan uang 50rb.
"Uang segini tidak cukup Ma" ucap Elina dengan nada takut takut.
"Kau carikan sendiri uang itu, dan jangan pulang sebelum Belanjaan itu lengkap untuk makanan kita 1 minggu" ucap Xera dengan kejam.
Elina masih berkutat dengan pikirannya, bagaimana dengan cara mengelola uang 50rb untuk makanan dalam waktu 1 minggu. bahkan dalam 1 hari uang itu tidak cukup. Elina sudah pulang dari pasar, bukannya langsung kerumah. Elina duduk Didekat pondok dan melihat kearah belanjaannya. Dia hanya Mampu membeli Beras dan Ikan saja, bahkan uang itu habis tanpa tersisa.
Hari sudah sore, elina yang belum makan siang dia hanya bisa menahan laparnya dan mengingat Ucapan Mama Xera. karna setiap ucapan Mama Xera membuat Elina Tertekan habis habisan.
"Hai" ucap Zifa dengan membawa 2 kotak makanan. Dengan keterkejutan Elina menumpahkan Satu kotak yang ada ditangan Zifa.
"Yahhh Tumpah deh" ucap Zifa
"Maafkan aku,maafkan aku" ucap Elina sambil berulang kali membunggkukkan badan.
" Tidak apa apa, ini makanlah" ucap Zifa memberikan satu makanan yang dia pegang.
"Tidakkn aku tidak bisa menerimanya. aku bukan pengemis" cicit Elina walaupun Tubuhnya ingin sekali menerima makanan itu.
"Apa aku pernah mengatakan kamu itu Pengemis?" tanya Zifa
"Tidak" ucap Elina dengan wajah menunduk.
"Kau sangat manis" gumam Zifa
__ADS_1
Bersambungg
Jangan Lupa dukung Author❤🌻