
Arya Membawa Elina menuju Butik dan menyuruh Butik mengambil pesanan atas Nama Nyonya Besar Zafano, Sang Butik itu mengerti dan mengambil pesanan itu dan memberikan Pada Arya.
"Ayo Pulang" Ucap Arya
"Kalau tau aku gini, lebih baik tadi Mas Arya pergi sendiri deh" Gerutu Elina dimobil
"Eh eh eh , Mau kemana Mas?" tanya Elina yang melihat jalur yang berbeda
"Kita akan Bulan Madu sayang" Ucap Arya
"Bulan Madu mass? Mass ingat anak anak mass! Kita bukan pengantin Baru lagi" Ucap Elina membuat Arya melirik sekilas dan menarik sudut bibirnya.
"Iya Mas tau, Mas pengen habiskan Waktu berdua hanya denganmu sayang. Tanpa ada yang Ganggu, walaupun itu Anak anak" ucap Arya lalu melajukan menuju Hotel
"Istirahatlah, dan Oya. Nanti Malam Kenakan Gaun ini! Sebenarnya mas yang nyuruh Mama mesenin ini" Ucap Arya
"Mas mau kemana?" Tanya Elina
"Mas ada urusan, Buat dirimu Nanti malam cantik oke! Nanti mas akan Menyuruh Haris menjemputmu" Ucap Arya lalu mengecup sekilas bibir Elina
Elina menuruti perkataan Arya, Dia beristirahat sampai tiba ada orang mengetuk ngetuk Pintu berulang kali dan hal itu membuat Elina geram dan ingin mencaci maki Yang beraniraninya mengganggu waktu istirahatnya.
"Selamat Sore Nyonya, Saya MUA, saya diutuskan oleh Tuan Arya untuk mempersiapkan Nyonya Untuk Malam ini" Ucap MUA itu membuat Elina tercengang.
Dia pikir Arya lagi Bermain Main, Rupanya Benar Benar Mengambil Kesempatan" Pikir Elina
MUA itu melakukan tugasnya, Dia Membantu semua Peralatan Dalam Hal Make Up, Memandikan Menggunakan Bunga Mawar, Mengganti pakaian Dengan gaun indah berwarna Putih dan hal itu membuat Elina Menjadi seorang Bidadari
Dia melihat pantulannya dicermin, Dia merasa Yang ada Dicermin ini adalah bukan dirinya. Dia Memegang salah satu MUA itu dan bertanya.
"Apa Ini Aku? Apa Ini Mimpi?" tanya Elina dan dijawab MUA itu dengan Menahan Tawanya.
"Pftttt, Ini Benar benar anda Nyonya" Ucap MUA itu, Dia meraskan Bahwa pertama kali dia melayani Seorang yang Polos bukan Main.
"Kami permisi Dulu Nyonya" Ucap MUA itu karna sudah melihat kehadiran sekertaris Haris yang siap menunggu
__ADS_1
"Mari Nyonya, Tuan sudah menunggu Anda" Ucap Haris dan Elina mengangguk karna dia sudah Yakin jika Perkataan Arya tadi siang adalah Benar
Haris melajukan Mobilnya menuju Tempat tujuan, Dia sesekali memeperhatikan nyonyanya yang asik berselfi riah, Haris hanya menahan Tawanya karna Nyonyanya itu begitu Kampungan, Bahkan Karna cuman Makeuppan itu membuatnya harus selalu berselfi dengan Gaya yang berbeda-beda.
Saat Tujuan sampai, Elina menghentikan Aktifitasnya. Dia Melihat kearah Asisten Haris, dan Asisten Haris memerintah seseorang wanita untuk menutup Mata Elina.
"Kenapa harus ditutul Ris?" tanya Elina mencoba meraba raba Sekitarnya karna tidak bisa melihat
"Ini perintah Tuan Nyonya" Ucap Haris lalu memberi perintah agar Menyurub sejumlah wanita untuk menuntun Elina pergi menuju Tuannya itu.
Saat sudah sampai, Para Pelayan pergi meninggalkan Elina dalam keadaan tutup Mata.
'Eh Kok ditinggalin sih? dasar Asisten Cabulll dia membohongin diriku" Ucap Elina kesal dan ingin membuka Penutup mata itu tapi ditahan oleh Arya.
Arya Membuka Penutup mata itu secara perlahan, Dan mata Elina mengerjap erjap berulang kali untuk melihat kejelasan Matanya
dan bennar, Jika dia sekarang Berada dipelukan Arya. Arya menarik Pinggang Elina dan mencium bibir itu dengan Penuh Ga*rah
"Sttt" umpat Arya yang Merasakan ketegangan di Bagian intimnya.
Elina Menikmati suasana Romantis Itu dengan Penuh kebahagiaan, Dia seskali Berdansa dengan Arya. Dan Arya menuruti semua permintaan Elina tanpa Protes dan Tepat Jarum sudah menunjukkan Pukul 9 Malam
Arya menarik Elina yang berselfi riah, Arya menarik pinggang itu dan membisikkan sesuatu ditelinga Elina
"Saatnya kau menuruti Permintaanku" Ucap Arya laku menggendong Elina ala ala Brdyal Stayl Menuju sebuah Villa yang dekat dengan Kejutan Arya
"Mau ngapain Mas?" tanya Elina dengan ketakutan
"Mau Makan lah" ucap Arya santai dan membuka pakaiannya
"Kan tadi udah Makan Hehehe" Ucap Elina cengiran kuda
"Kamu udah tau sayang" Ucap Arya melancarkan Aksinya sampai Beronde ronde yang tidak memberi Pengampunan Buat Elina.
"Astaga aku lelah" Gumam Elina lalu tertidur
__ADS_1
...
Sayup sayupp
Ayam Berkokok menandakan sudah pagi, Elina mengerjap ejapkan Matanya yang masih Menahan kantuknya. Dia melihat kearah suaminya yang sudah lelap Tidur dan dia merasakan suatu mengganjal jika milik mereka masih bersatuh, Elina mendengus kesal dan membangunkan pemilik itu dan Akhirnya pemilik itu Bangun dan Menuruti perkataan Elina yang sejurus dengan kata kata Ngambek.
"Kita Pulang Mass" Ucap Elina dan dianggukin Arya
"Gimana kejutan semalam Sayang? Kenapa aku tidak melihatmu terkejut ya?" tanya Arya
"Aku gak terkejut karna Mas udah beritahu Elina dan Elina udah tau tujuan Mas arya" Ucap Elina membuat Arya mendengus kesal
"Tapi aku suka Suaamiku yang romantis dan sangat pengertian ini" Ucap Elina sambil mencolek colek Hidung Arya
Arya mengulum senyum,walaupun Elina tidak terkejut tapi Arya senang jika Elina menyukai Hal Romantis itu.
TAMMAT
**Hai Readers Tersayang...
Terima Kasehh yang sudah mengikuti perjalan Awal mereka dari episode Pertama sampai Akhir...
Dan terima kasih yang buat Orang yang bersedia mengkomen Cerita Author. dan Author minta maaf jika Ada kesalahn dalam cerita,dan Maaf jika Cerita Author tidak masuk dalam eksepetasi kalian, Dan Terima kasih yang sudah bersediah kasih hadiah, Dan Vote buat Author.
Oya nanti Tahun 2022 Author Akan Buat Cerita Princess dan Kenzo ya! Apalagi Si Kembar, Kita akan lihat Gimana Jalan Percintaan Anaka anak Arya dan Elina nantinya...
Tunggu jangan Tinggalkan Author, Oke!
Oya, Baca Juga Cerita Author yang Judulnya
Cinta Palsu Suamiku
Yukk dukung, Ceritanya gak kalah menarik Kok! author usahakan Agar Up disana lebih banyak lagi !
Thannksss semuanya
__ADS_1
Gomawoooo💗💗💗💗💗💗💗**