
Hari Yang Dinanti Kenzo telah tiba. Kini Hari Dimana dia sah Berusia 8 Tahun. Dengan semangat Kenzo memakai Pakaian Cople dengan Jas Kecil sepatu Hitam Dan Kemeja Batik didalam Balik Jas itu. Dia tampak Tampan seperti Model Cilik yang terkenal dinegara Cina bahkan Model cilik itu sudah menjadi Model hampir diseluruh Dunia.
"Ken udah siap sayang? Kita mau berangkat nihh jangan kelamaan. Lihatlah Mama dan Papamu. mereka berdandan terlalu lama" kesal Anjani yang sudah menunggu kehadiran mereka. Bahkan Sikedua kembar dan sikecil princess Anjani yang mendadaninya.
"Sudah Nenek, Gimana penampilan Kenzo Macho gak?" tanya Kenzo dengan mengedipkan Matanya seakan menggoda Anjani.
"Sttt, Sudah ayo panggilkan Mama dan Papamu. Mereka terlalu Lama berganti pakaian" kesal Anjani sambil menyuapi Kue kemulut Princess yang tidak berhenti mengunyah makanan jika Anjani berhenti maka Princess akan menangis sekencang Mungkin.
Didalam Kamar...
"Papa...Mama..." teriak Kenzo dengan menggedor gedor pintu.
"Sttt, Anak itu membuatku harus menunda lagi" gumam Arya yang hampir Menerobos gawang Elina kesekian kalinya.
"Mas sudahlah, Kamu membuatku kwalahan. Ini Ulang Tahun Kenzo, Kita bisa melakukannya nanti Malam oke! Nanti aku beri Servis yang hebat oke!" ucap Elina mengedipkan Matanya lalu pergi ke Kamar Mandi untuk membersihkan Bekas Kissmark Nya Arya pada Tubuhnnya.
"Papa...Ayolah Papa buka pintunya jangan buat Kenzo penasaran" ucap Kenzo dengan menggedor gedor Pintunya lagi.
"Sttt, Asataga Zifa... Kenapa kita bisa memiliki Anak seperti dia? mungkin ini takdir" ucap Arya dengan mengusap Wajahnya dengan gusar.
Ceklek...
Pintu terbuka dengan lebar menandakan Bahwa Sang Pemilik kamar telah membukakan Pintu untuk menyambut sang pemasuk untuk memasuki Kamar.
"Kenapa Papa Lama sekali membhkakan Pintunya?" tanya Kenzo dengan menyombongkan dirinya sambil menunjukkan Kegagahannya.
"Wahh Anak Papa Tampan sekali" puji Arya yang ingin mengalihkan Pembicaraan dan menghindari pertanyaan Dari Sang Putra.
"Tentu dong...
"Kenzo lebih Tampan dari Papa" sinis Kenzo dengan Tatapan Tajam Nya membuat Arya menelan ludahnya dia pasti memastikan bahwa Kenzo akan bertanya lagi tentang tadi.
"Kenzo, Papa punya rencana? Apa kamu mau mengikuti semua permintaan Papa?" tanya Arya dan dianggukin oleh Kenzo. Kenzo mati penasaran karna Ucapan Papanya itu secara mengantung dan memiliki rencana yang akan melibati dirinya.
Arya dengan Hati hati dan lembut membisikkan Rencana yang dia susun selama beberapa hari ini. Dia akan Membuat rencana Totontonan yang begitu sempurna untuknya.
__ADS_1
"Apa kamu setuju dengan rencana Papa?" tanya Arya dan dianggukin Kenzo. Ini saatnya Kenzo akan berakting dan Ini saatnya Kenzo akan memulai Pendekatan Dengan Anak Baru itu.
"Papa Yakin rencana ini berhasil? Gimana kalau Tante Gendut itu gak datang?" tanya Kenzo dengan wajah Imutnya apalagi Penampilan Kenzo yang Cukup Tampan.
"Jangan Takut, Papa akan mengurusi semua hal itu. Kamu tenang saja, Ini demi acara Televisi atau siaran langsung tepat diacara Ulang Tahun Putra Papa ini" ucap Arya dan disenyumkan oleh Kenzo.
"Oke Pa" jawab Kenzo dengan membentuk tangan berbentuk O.
"Apa apaan ini? Ayah dan Anak kerja sama? Ayo Kenzo kasih Tau Mama" ucap Elina membuat Kenzo terkikik lalu meninggalkan Elina dam Arya.
"Kaamu ajarin apa Kenzo? Awas loh Mas...
"Jangan Racuni pikiran Anakku, Nanti aku akan buat Mas Puasa lagi" ucap Elina dengan tatapan Tajamnya.
"Dia sudah KB tapi tetap saja Galak...
"Aku pikir KB Itu Untuk kekekurangan seorang Wanita" gusar Arya lalu pergi mengganti Pakaiannya.
"Kenzo..." panggil Elina dengan Gaun Batik yang serupa dengan Kenzo dan Rambut yang habis dicatok apalagi dia meninggalkan Sedikit helaian Rambut dibagian Alisnya. Dengan Penampilan yang menawan membuat Kenzo dan Anjani berdecak Kagum. Dia sangat Kagum dengan Penampilan Mamanya itu.
"Kenzoo" teriak Arya dengan rambut basah dan Memakai Jubah Mandi dibadanya
"Dimana Pakaian Papa?" tanya Arya karna dia menyuruh Kenzo untuk mengambil Pakaian Couple itu.
"Eh, Tadi Kenzo lupa ngambil Papa" ucap Kenzo membuat Arya harus mengambil sendiri.
"Good Job Kenzo" ucap Elina dan Anjani bersama sama membuat Mereka Tertawa Bahagia.
......
Disini Dimana Tempat Kenzo akan merayakan Ulang Tahunnya. Kenzo keluar Mobil dengan menggenggam tangan Anjani dengan erat sedangkan Princess dengan Susternya dan sikembar bersama Arya dan Elina.
Karna Keakraban bahkan Baju sama membuat para tamu yang sudah hadir berdecak kagum. Mereka tidak menyangka rupanya Arya memiliki Kekuarga besar yang lengkap bahkan mereka melihat Anak kembar yang berada digendongannya dengan istrinya. Mereka menjadi iri dengan keharmonisan Keluarga itu.
"Kita ke Kuburan Zifa dulu" ucap Elina membuat Mereka pergi kekuburan itu.
__ADS_1
"Hallo Zifa, Aku sudah kembali lagi" ucap Elina dengan menaburkan Bunga melalui tangan sikecil Kevin yang berada digendongannya.
"Kenzo sini sayang" ucap Elina dengan mengajak kenzo agak mendekat dengan Kuburan Mama Kandungnya sendiri.
"Ini Mama Kenzo, Yang telah melahirkan kenzo" ucap Elina dengan menitikkan Air Matanya membuat Arya menmeluk Tubuh Elina dengan erat dan menyisahkan sedikit ruang Buat Kelvin yang masih berada digendongannya.
"Mama? Kenzo kan sudah punya Mama" ucap Kenzo walaupun dia mengerti apa yang dimaksud oleh Mamanya itu. tapi dia tidak ingin menyakiti perasaan Mamanya yang sangat dia sayangi itu.
"Ini Mama Kenzo sayang... Dia Mamamu yang melahirkanmu Bahkan dia rela kehilangan nyawa karna melahirkan Seorang Putra sepertimu. Dia adalah sahabat Mama...
"Taburkanlah Bunga ini di Makam Mamamu, Berikanlah kepada Mama doa dengan hati tulus agar Kedepannya kenzo bisa memimpikan Mama. Karna tepat dihari ini Mama telah meninggalkan Kenzo yang sudah melahirkan Kenzo" ucap Elina membuat Kenzo menurut dan memebrikan Doa panjat Syukur buat Mama Kandungnya yang telah melahirkannya kedunia, Bahkan mamanya rela melahirkan walaupun dia kehilangan Nyawanya.
"Kenzo sayang Mama, Walaupun Kenzo belum pernah melihat secara langsung wajah Mama.
"Mama aku bersyukur memiliki Papa, Mama, Adik Princess, Adik Kelvin, Dan Adik Kevin. Mereka keluarga Kenzo...
"Tapi jika Karna tidak pengorbanan Mama...
"Mungkin Kenzo tidak akan merasakan Kebahagiann Ini Ma" ucap Kenzo dengan nada serak membuat Elina menitikkan Air Matanya.
Bersambunggg
Hai Para Reader Maafin Author yang Gak Up selama 2 Hari terakhir ini...
Author lebih keseringan up di (Cinta Palsu Suamiku ) Heheh tapi jangan khawatir...
Author akan berusaha Up untuk nyenengin kalian...
Author tidak Up hari ini karna Author Vaksinasi Kedua kalau Semalam Author Gak up karna didesa Author Hujan yang deras dengan Petir yang menyambar nyambar. Mama Author marah karna Author main Hp dalam keadaan Hujan.
Maafin Author...
Jangan Tinggalin Authorr karna Author juga butuh semangat dari kalian.
yuk Komen dan Like cerita Author...
__ADS_1